RIAUBOOK.COM - Menggapai kesuksesan bukanlah sesuatu yang mudah bagi setiap orang. Banyak rintangan yang menunda kita untuk mencapainya. Namun ada juga beberapa hal yang dianggap ampuh untuk bisa lebih mudah mendapatkannya.
Wakil Bupati Indragiri Hilir terpilih, Syamsudin Uti mencoba berbagi pengalaman dan mengungkapkan ada 3 hal yang menjadi kunci untuk mencapai kesuksesan. Yaiyu Tekad yang kuat, gigih dan doa.
Tanpa tiga hal ini menurutnya sangat kecil kemungkinan seseorang dapat mencapainya.
Penegasan itu disampaikan Syamsudin Uti memberikan motivasinya pada acara halal bi halal dan silaturahim Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Provinsi Riau di Hotel Furaya.
Diantara bentuk tekad dan kegigihan yang dilakukan Syamsudin Uti dengan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tanpa henti di Inhil selama tiga periode berturut-turut.
Bukan berambisi mengejar kekuasan semata, tetapi lebih bagaimana ingin berperan dalam proses pembangunan di negeri seribu parit tersebut.
"Selama 15 tahun, saya termasuk orang tak pernah putus asa mengikuti Pilkada. Alhamdulillah, setelah berbagai proses saya yang mendampingi pak Wardan akhirnya sukses, terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati di Inhil," kata Syamsudin di hadapan undangan yang hadir.
Syamsudin yang juga tokoh masyarakat Banjar Inhil ini lalu mengutip satu pepatah yakni Haram manyarah waja sampai kaputing. Pribahasa masyarakat Banjar ini bisa diartikan pantang untuk menyerah, terus berusaha sampai berbuah hasil, adalah motivasi yang selalu dipegangnya.
Hal ini menurutnya, perlu ditanamkan jika masyarakat Banjar ingin sukses, dalam bidang apa pun, termasuk dalam urusan politik. Syamsudin Uti sendiri berlatar belakang pengusaha dan pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Inhil.
Selain itu, Syamsudin juga berharap ke depan keterlibatan masyarakat Banjar dalam hal pembangunan bisa lebih berperan lebih banyak lagi. Dengan tekad, gigih dan doa diyakini akan mampu menjadikan Riau, khususnya Inhil menjadi daerah yang maju ke depan.
Selain itu, Syamsudin juga berharap kepada masyarakat Banjar agar dapat memberikan dukungannya kepada HM Wardan dan dirinya nanti setelah dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Inhil.
Diharapkan pembangunan dengan didukung mayoritas masyarakat Inhil, akan mampu menjadikan daerah yang lebih maju dari pada saat ini.
"Insya Allah Wardan-Syamsudin Uti akan lebih baik lagi dalam memimpin Inhil ke depan. Karena itu, saya mohon dukungan kepada seluruh masyarakat Inhil termasuk masyarakat Banjari," ujar Syamsudin.
Sementara Sekda Inhil Said Syarifuddin yang juga hadir pada acara halal bi halal dan silaturahim masyarakat Banjar di Hotel Furaya Pekanbaru ini mengatakan, berada di tengah-tengah masyarakat Banjar tentunya bukan sesuatu yang asing baginya.
Tidak hanya di Tembilahan yang sudah terbiasa menggunakan bahasa Banjar. Ditempat kelahirannya, Lahang Inhil juga masyarakatnya banyak bersuku Banjar. Suatu hari ketika dirinya melakukan kunjungan kerja ke Martapura Inhil, tidak ada merasa seperti orang asing.
Pasalnya, mulai dari bahasa, budaya termasuk kulinernya persis seperti di Inhil. "Saya walu pun bukan orang Banjar, tapi ketika berada ditengah. Masyarakat Banjar saya tak merasa asing. Begitu dekatnya saya dengan masyarakat Banjar ini," ungkap Said Syarifuddin. (RB/MC)



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…