Lima Masalah Ekonomi Indonesia yang Tidak Boleh Terulang di Tahun 2016

Riau Book - Ekonom Indef, Berly Martawardaya mengatakanm ada 5 masalah besar ekonomi yang terjadi di tahun 2015. Hal tersebut harus diperhatikan serius oleh pemerintah karena berpotensi untuk terulang di tahun 2016.

Persoalan pertama, adalah masalah penyerapan anggaran tahun 2015 yang terlambat. Hal ini, kata Berly disebabkan oleh susunan kabinet yang berganti-ganti.

"Sehingga program tak berjalan di waktunya semestinya," ujar Berly di Jakarta.

Persoalan kedua, adalah suku bunga The Fed yang kerap menghantui ekonomi Indonesia. Walau pada akhirnya, menurut Berky masalah suku bunga The Fed ini ternyata tidak berdampak mengerikan yang diduga sebelumnya.

"Kita takut kalau naik. Tapi pada akhirnya sehari setelah suku bunga naik, saham dan obligasi Indonesia malah merespon positif. Malah kedua se-ASEAN," ujar Berly.

Persoalan ke tiga, kata Berly adalah soal kebakaran lahan. Di tahun 2015 dia melihat kebakaran mengakibatkan masalah ekonomi yang serius.

Mengutip laporan triwulan III yang dikeluarkan Bank Dunia untuk Indonesia, Berly mengatakan kerugian dari kebakaran hutan ini mencapai Rp 200 triliun atau 10 persen dari APBN.

"Seharusnya pertumbuhan ekonomi kita tahun ini bisa lebih tinggi jika kebakaran dan asap itu bisa diantisipasi lebih baik," ujar dia.

Solusi untuk kebakaran hutan, kata Berly harus segera ditemukan secepatnya. Karena, kebakaran berpotensi untuk terjadi setiap tahun.

"Jangan hanya karena sudah hujan kita merasa masalah selesai, harus ditemukan solusinya agar tidak terulang tahun depan," katanya.

Persoalan keempat adalah soal pengurangan impor beras. Dia mengatakan, pemerintah tidak perlu tergesa-gesa untuk mengurangi impor. Karena hal tersebut berdampak besar pada masyarakat, khususnya untuk masyarakat menengah ke bawah atau miskin.

Menurut dia, untuk masyarakat miskin, beras menjadi komponen yang sangat vital. Beras merupakan 30 persen belanja orang miskin dan menjadi komponen terbesar belanja mereka.

Apalagi, tambah Berly, tahun ini ada keterlambatan pencairan angaran sehingga program irigasi, bibit dan program-program pertanian lainnya juga ikut terlambat.

"Swasembada memang bagus tapi butuh waktu, program seperti irigasi, pemupukan untuk bisa efektif minimal butuh 3 tahun. Kalau dipaksakan malah jadinya nyungsep," kata Berly.

Terakhir, adalah soal kegaduhan pejabat negara. Dia menyindir sikap Rizal Ramli yang dia sebut dengan "menambah kegaduhan".

Menurut dia, munculnya permasalahan dan perbedaan dalam satu kabinet adalah hal yang wajar. Namun, kata dia, masalah-masalah seperti itu tidak perlu dibawa ke ranah publik. Kata Berly, hal seperti ini hanya akan menambah permasalahan baru.

"Menteri yang seharusnya membantu presiden menyelesaikan masalah, malah menambah masalah buat presiden," ucap dia. (kompas.com)

foto

Terkait

Foto

Inilah yang Dilakukan Pemko Pekanbaru Antisipasi Ledakan Tenaga Kerja Asing Saat MEA

Riau Book - Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tidak lama lagi. Untuk menghadapinya, Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, akan memiliki peraturan…

Foto

Tahukah? Harga Gas Elpiji Subsidi Sudah Naik di Pekanbaru

Riau Book - Dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau ternyata baru Kota Pekanbaru yang tentukan kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET)…

Foto

Impor Pakaian Bekas Bikin Industri Tekstil RI Lesu Tahun Ini

Riau Book -Data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebutkan hingga kuartal III-2015, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional tumbuh negatif sebesar…

Foto

LPG Jenis Baru Berhasil Rebut Hati Masyarakat Riau, Ini Buktinya

Riau Book - Pemasaran produk Liquefied Petroleum Gas (LPG) jenis baru bermerek Bright Gas ukuran 12 kilogram telah berhasil menarik…

Foto

Setelah 4 Tahun, Penduduk Miskin di Riau Kini Meningkat

Riau Book - Setelah selama empat tahun jumlah penduduk miskin di Riau terus menurun, namun mulai 2015 justru terus meningkat…

Foto

Chevron Buka Pusat Belanja Oleh-oleh di Rohil, Ini dia

Riau Book - PT Chevron Pacific Indonesia (Chevron) meresmikan pembukaan toko pondok oleh-oleh di Rokan Hilir (Rohil) Provinsi yang merupakan…

Foto

Haah, Indonesia Telan Kerugian Rp 227 Triliun Akibat Kebakaran Hutan

Riau Book -Bencana kebakaran hutan dan kabut asap membuat Indonesia mengeluarkan biaya yang jumlahnya "lebih dari dua kali" biaya rekonstruksi…

Foto

Pertumbuhan Ekonomi Kampar Melebihi Nasional, Mata Rantai Kemiskinan Diputuskan

Riau Book - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kampar, Riau, melebihi pertumbuhan ekonomi nasional. Perhitungan ini berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)…

Foto

Ini Kerugian Indonesia Ikut Masyarakat Ekonomi Asean

Riau Book -Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang terwujud pada 2016 memberi peluang masuknya tenaga kerja dari Asia Tenggara ke Indonesia.…

Foto

MEA Bukan Untuk Ditakuti, Ini Kiat Irvandi Gustari Buka Peluang Pasar Tunggal

Riau Book - Sejauh ini masih bayak kalangan masyarakat takut akan kehadiran pasar tunggal atau pasar bebas pada pemberlakuan Masyarakat…

Foto

Jelang Natal, Awas Harga Kebutuhan Pokok Melambung

Riau Book - Jelang Natal dan Tahun Baru 2016 biasanya harga berbagai kebutuhan pokok akan melambung. Untuk mengantisipasinya, Dinas Perindustrian…

Foto

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Tangguh Dibanding Tiongkok, Akan Dikupas Dalam Seminar Nasional Kadin-BRK

Riau Book - Bank Dunia mencatat dalam laporan triwulan pada Oktober 2015 adanya ketidakpastian global yang membuat manajemen ekonomi makro…

Foto

Ini Dia Lokasi Paling "Hot" Untuk Berinvestasi Tahun Depan

Riau Book -Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda memprediksi kawasan-kawasan panas (hot) sebagai destinasi investasi yang paling diburu…

Foto

Hore... Sawit Riau Kembali Baik, Berikut Daftar Harganya

Riau Book - Memasuki pekan ketiga Desember 2015 harga tandan buah segar kelapa sawit di Riau menunjukkan tren positif. Pihak…

Foto

BOB Perusahaan Minyak dengan Penghasilan Buruk di Riau Coba Efesiensi Beban Operasional

Riau Book - Badan Operasi Bersama (BOB) yang merupakan perusahaan minyak dengan penghasilan terburuk di Riau mencoba untuk menekan pegeluaran…

Foto

Jelang Natal dan Tahun Baru Biasanya Harga Sembako Melambung, Namun di Dumai Aman

Riau Book - Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Dumai, Riau intensifkan pengawasan persediaan bahan pokok masyarakat jelang perayaan…

Foto

Luhut Akui Ada Pihak Tertentu yang Ingin Kontrak Freeport Dibahas Secepatnya

Riau Book - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengakui ada upaya dari pihak-pihak tertentu untuk…

Foto

Apindo Kumpulan Orang-orang Kaya, Jefry Noer: Berfikirlah Untuk Masyarakat

Riau Book - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) merupakan satuan organisasi miliknya orang-orang kaya. Untuk itu organisasi yang dibentuk oleh orang-orang…

Foto

Lagi, Presiden Jokowi Bantu Ahok Membangun Jakarta

Riau Book - Presiden Joko Widodo kembali membantu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam hal pembangunan Jakarta.Kali ini,…

Foto

Malaysia "Dipaksa" Terima Kehadiran Bank dari Indonesia

Riau Book - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) "memaksa" Bank Negara Malaysia untuk memberi ruang bagi perbankan asal Indonesia hadir ke…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan