RIAUBOOK.COM - Setelah selesainya Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pelalawan, Riau, Nomor 6 Tahun 2016, Tentang Bangunan Gedung yang saat ini tinggal menunggu Peraturan Bupati untuk teknis pelaksaannya, membuat Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pelalawan mulai tancap gas.
Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pelalawan untuk tahun ini, yang digadang-gadang pemerintah sebesar Rp 3 Milliar, naik menjadi Rp 9 Milliar. "Hingga priode kedua, target awal Rp 3 Milliar telah kita lewati. Saat ini kita telah mendapatkan pemasukan sebesar Rp 5 Milliar," ujar Kabid Perizinan dan Non Perizinan DPMPTSP Kabupaten Pelalawan Zulkarnaen pada Riaubook.com di Ruang Kerjanya, Rabu (20/09/2017).
Masih menurutnya lagi, target tersebut akan dapat tercapai dari perizinan IMB yang akan dibayar pihak perusahaan baik itu RAPP maupun Perusahaaan Perkebunan lainnya. "Rencananya dari PT SPI anak perusahaan PT RAPP maupun PT MOP Asian Agri target tersebut dapat terpenuhi," jelas Zulkarnaen.
Selain dari itu juga, DPMPTSP akan melakukan pemutihan IMB terhadap bangunan yang berdiri di Garis Sempadan Bangunan (GSB). "Kita akan coba memberikan perjelasan bagi pemilik bagunan Rumah Kost dan Rumah Toko agar membayar IMB, karena ini merupakan PAD Kabupaten Pelalawan dalam menopang 7 program unggulan pembangunan " ungkapnya lagi.
Tidak hanya itu saja, DPMPTSP juga akan meminta kepada suruh pengusaha perkebunan agar diberikan Site Plane bangunan, baik iru Kantor, Perumahan Karyawan hingga Gudang serta bangunan sosial lainnya.
"Jangan karena IMB tidak ada ataupun belum adanya anggaran untuk itu membuat pihak perusahaan enggan berkoordinasi. Saya tegaskan, semua itu bisa dikoordinasikan asal ada kesepakatan. Jadi kita harapkan kerjasamanya," Kata Zulkarnaen mengakhiri. [RB/ton].
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…