RIAUBOOK.COM - Melihat kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih mulik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan yang sunyi dan kurang diminati pasien warga Pelalawan membuat orang nomor satu di Kabupaten Pelalawan HM Harris prihatin.
"Saya merasa prihatin dan kecewa dengan kinerja Dinas Kesehatan (Diskes) begitu juga pihak menejemen RSUD," kata Harris.
Hal ini diungkapkan beliau saat coffee morning seusai libur panjang lebaran Idul Fitri 1438 H dengan unsur Kepala OPD dab Kabid dilingkungan Pemkab Pelalawan di Aula Auditorium lantai tiga Kantor Bupati, Senin (03/07/2017).
"Bagaimana bisa pasien lebih memilih dirawat ke Rumah Sakit Swasta dibanding RSUD Selasih," ujar Bupati dengan wajah yang terlihat resah.
Ditambahkannya lagi semua ini tentunya berawal dari kurangnya pelayanan dan keinginan pihak menejemen memajukan RSUD Selasih sehingga dapat menjadi Rumah Sakit rujukan bagi Pelalawan maupun Kabupaten lain.
Hanya dalam hitungan jam, keluh kesah bupati yang punya keinginan maju sebagai Bakal Calon Gubernur Riau (Bacagubri) 2018 tahun depan, diaspresiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan melalui Komisi I saat melakukan hearing.
Disaat hearing tersebut terlihat Dinas Kesehatan maupun pihak Menejemen RSUD Selasih saling tuding terkait dugaan adanya isu dari menejemen RSUD Selasih yang menyebutkan Kepala Puskesmas (Kapus) mengeluarkan rujukan tidak ke RSUD Selasih malah ke Rumah Sakit Swasta. Yang lebih parahnya lagi, supir ambulan dari puskesmas kecamatan berani membelokan tujuan tersebut ke RS Swasta akibat adanya fee yang diberikan.
Menjawab tudingan yang tidak mendasar tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan Dr Endid R Praktiknyo yang didampingi Sekretaris Diskes Asril beserta 12 Kapus, menjamin tidak ada fee bagi Kapus dan supir ambulance oleh Rumah Sakit Swasta.
"Saya tegaskan disini bahwa tidak ada pihaknya melakukan hal tersebut. Semua Kapus dan jajarannya berkomitmen memajukan RSUD Selasih," jelasnya dengan mantap.
Kembali Dr Endid menerangkan RSUD Selasih saat ini dibawah koordinasi dari Diskes. Tentunya segala masukan dan pembahasan ini akan menjadi evaluasi kedepannya.
"Dengan satu koordinasi tentunya kita berharap semua pihak untuk dapat bekerja sama dalam.menciptakan pelayanan yang prima.terhadap pasien," harap Dr Endid.
Direktur RSUD Selasih Dr Ahmad Krinnen yang juga didampingi Kabag Tata Usaha RSUD Selasih Kasmianton dan staff dalam penyampaian pendapatnya juga dengan tegas membantah adanya pernyataan tersebut. "Pihaknya tidak pernah melontarkan isu demikian, namun kita berharap tingkat koordinasi dengan Diskes akan ditingkat demi memberikan pelayanan yang prima.bagi pasien RSUD," kata Dia.
Menyikapi fenomena yang terjadi di ruang rapat hearing tersebut membuat Anggota Komisi I DPRD Pelalawan Abdullah merasa heran bagaimana RSUD Selasih yang dibawah koordinasi Diskes bisa saling curiga-mencurigai. Padahal pelayanan RSUD Selasih sudah mulai meningkat dan dimana setiap tahunnya ada pertambahan pendapatan .
"Kita minta agar persoalan ini bisa diselesaikan secara internal secepatnya dan diharapkan tidak sampai mengganggu pelayanan terhadap masyarakat," pinta Abdullah.
Selain itu Abdullah juga meminta agar pelayanan RSUD lebih ditingkatkan sehingga pasien dan masyarakat lebih memilih dirawat di RSUD selasih.
"Semua harus kembali pada fungsinya masing-masing . Buang jauh-jauh sifat mis komunikasi karena kedepannya persaingan dengan rumah sakit.yang dikelola pihak swata akan semakin ketat," kata Abdullah mengakhiri. [RB/ton].
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…