RIAUBOOK.COM- Seusai lebaran Idul Fitri 1438 H hampir dipastikan para Ibu Rumah Tangga (IRT) mulai merasa betapa.pentingnya keberadaan Asisten Rumah Tangga (ART) didalam membantu untuk meringankan beban pekerjaan seperti membersihkan rumah, menjaga anak hingga urusan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Dalam kondisi ini akhirnya menimbulkan kekawatiran bagi IRT terkait dengan kembali atau tidaknya para (ART) mereka pasca lebaran.
Ningsih (35) warga Medan keturunan Jawa, salah seorang yang sering menyalurkan ART bagi IRT yang membutuhkan mengatakan, permintaan akan ART disaat usainya lebaran terus meningkat. Ini juga akan terus bertambah seiringnya waktu dimana para ART tersebut tidak kembali. "Saya baru dua hari disini pesanan akan ART sudah demikian banyak," ujarnya. pada Riaubook.com saat ditemui di Pangkalan Kerinci, Sabtu (01/07/2017).
Hingga saat ini jelas Ningsih, ibu-ibu yang memintanya menyediakan ART hampir rata-rata didominasi para keluarga suami istri yang bekerja, baik itu sebagai PNS maupun Pegawai Swasta. "Begitupun banyak juga dari kalangan para pengusaha maupun pedagang," jelas Ningsih.
Biasanya Ningsih mendatangkan ART yang berasal dari Sumatera Utara maupun Pulau Jawa. Meski demikian, dia mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum melakukan pencarian dikarenakan masuh dalam suasana lebaran. "Paling dua minggu setelah lebaran baru dapat dipastikan apakah mereka bersedia menjadi ART," terang Ningsih lagi.
Namun melihat dari yang sudah-sudah Ningsih menyebutkan rata-rata para Ibu Rumah Tangga (IRT) mempunyai kriteria permintaan. "Yang penting jelas statusnya, jujur dan giat dalam bekerja," sebutnya.
Salah seorang IRT pengguna jasa ART, Hermawati (32) PNS salah satu Instansi Pemerintah di Kabupaten Pelalawan mengatakan, pasca lebaran memang sulit untuk mendapatkan ART karena cukup bamyaknya IRT yang membutuhkan. "Kita terpaksa harus cepat mencari, karena kebutuhan akan tenaga mereka," kata Hermawati.
Bagi Hermawati mudiknya ART sudah menyisyaratkan bahwa mereka tidak lagi kembali. "Saya sudah beberapa kali kehilangan ART yang mudik dan tidak kembali. Biasalah alasannya. Ada tentang kesehatan dan ada juga soal gaji maupun tentang tidak diberi ijin keluarga," ucapnya.
Padahal menurut Hermawati lagi, dirinya sudah sangat mempercayai mereka. Dan rasanya sulit harus kembali mempercayai seseorang yang baru dikenal. "Makanya terpaksa kita memakai jasa penyalur untuk mendapatkan kepastian status mereka dan juga yang benar-benar sesuai," kata Hermawati menutup pembicaraannya dengan media ini. [RB/ton].
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…