RiauBook - Bupati Herliyan Saleh berpesan agar Camat Bengkalis yang baru dilantik, Jamaludin, untuk rajin-rajin berkoordinasi dan komunikasi, terutama dengan SKPD teknis di tingkat kabupaten.
Itu dirasa penting mengingatkan Kecamatan Bengkalis memiliki kekhususan tersendiri, yakni sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota kabupaten.
“Kecamatan Bengkalis ini juga ibu kota Kabupaten Bengkalis. Maka itu kegiatan yang menjadi kewenangan Kecamatan Bengkalis, harus diselaraskan dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan SKPD teknis di tingkat kabupaten,” ujar Bupati Bengkalis Herliyan Saleh saat melantik Jamaludin sebaga Camat Bengkalis, di aula kantor kecamatan.
Jamaludin menggantikan Rusli yang dipromosikan menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis, yang dilantik pada 28 Januari 2015 lalu.
Herliyan mencontohkan, salah satu kegiatan di tingkat kabupaten yang setiap tahun dilakukan adalah menjadikan Kota Bengkalis ini bersih dan mendapat penghargaan Adipura. Berkaitan dengan itu, Camat Bengkalis harus dapat menggerakkan seluruh perangkat kecamatan, baik itu lurah, kepala desa, ketua RW maupun RT serta seluruh lapisan masyarakat di Kota Bengkalis ini bergerak dan berbuat bersama-sama.
“Sehingga penghargaan Adipura yang sejak beberapa tahun lalu diraih Kota Bengkalis ke depan tetap dapat pertahankan,” ujarnya.
Selain secara rutin melaksanakan kegiatan gotong royong, melakukan sosialisasi arti penting lingkungan yang bersih secara berkesinambungan kepada masyarakat. Begitu pula dengan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Apalagi saat ini dan diperkirakan hingga Juni mendatang, Kabupaten Bengkalis mengalami musim kemarau.
Sesuai peraturan perundang-undangan, camat sebagai pemimpin satuan kerja perangkat daerah (SKPD), mengurusi secara teknis fungsional kewilayahan. Ini bermakna, seorang camat harus dapat memainkan dua peran dan fungsi dalam waktu yang bersamaan, yaitu sebagai seorang pemimpin organisasi dan pemimpin sosial.
“Sebagai pemimpin organisasi, camat dengan kemampuan manajerialnya harus dapat memberikan pencerahan bagi organisasi yang dipimpinnya. Menciptakan situasi dan kondisi kondusif serta memungkinkan berlangsungnya proses-proses manajemen secara optimal,” ujar Herliyan.
Lebih lanjut Bupati Bengkalis mengatakan, sebagai pemimpin sosial, seorang camat harus menjadi panutan. Perilaku dan kepribadiannya, harus dijadikan kekuatan dan mampu menggerakkan pemberdayaan masyarakat yang ada di kecamatan yang dipimpinnya, sehingga secara nyata masyarakat dapat ikut serta berperan aktif dalam pembangunan. (mc)



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…