RIAUBOOK.COM - Gerakan Anak Muda Riau (GAMA) Riau mengkritik wacana pemilihan rektor oleh presiden langsung. Menurut Gama Riau hal itu kurang pas, disebabkan bahwa jabatan rektor adalah jabatan stuktural di akademis bukanlah jabatan politik. Demikian dikatakan Darussalim, SH, sekjen Gama Riau.
Menurut Darus, jabatan presiden merupakan jabatan politik jadi dikhawatirkan rentan dengan kepentingan jika presiden memaksa untuk ikut menentukan pemilihan rektor.
"Kalau disamakan pemilihan rektor dengan pemilihan gubernur tentunya dipandang kurang pas. Jika rektor juga dipilih oleh presiden secara otomatis rektor langsung melapor ke presiden, tidak lagi lewat Mendikti. Ini membuat tugas presiden semakai banyak dan tugas bapak Mendikti justru berkurang," ungkap Darus, yang juga mantan ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Riau, ketika dimintai keterangannya oleh Riaubook.com, di Pekanbaru, Jumat (2/6/2017).

Disamping itu, tambah Darus, kalau pemilihan rektor langsung oleh presiden tentunya juga memakan anggaran cukup banyak karena jumlah Universitas baik negeri maupun swasta sangat banyak.
"Biarlah seperti sekarang ini, pemilihan rektor melalui mekanisme yang ada saat ini. Itu menjadi tugasnya menteri sebagai pembantu presiden," tegas Darus.
Gama Riau berharap pemiihan rektor tak perlu dirubah. Yang perlu diperhatikan adalah kesejahteraan para dosen baik dosen PNS maupun dosen Non PNS/swasta berupa gaji, penelitian dan lain sebagainya. Karena dosen merupakan ujung tombak peningkatan mutu SDM di negeri ini. (RB/yopi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…