Gila! Pemprov Riau Rugikan Negara Rp2,3 Triliun, BPK Tetap Berikan WTP, Ini Buktinya

Riau Book - Pemerintah selayaknya menjadi panutan untuk taat terhadap undnag-undang. Namun fakta itu berbalik. Ketika masyarakat diwajibkan membayar pajak, aparatur malah seenaknya membuat program-program siluman yang akhirnya mendatangkan kerugian negara. Negara itu adalah rakyat.

"Hasil Audit Badan Pemeriksaaan (BPK) tahun 2014 menunjukan ketidakpatuhan Pemerintah Provinsi Riau terhadap peraturan perundang-undangan berdampak pada kerugian Negara sebesar Rp2,3 triliun akibat dari 25 temuan BPK.," kata Koordinator Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau, Usman lewat pesan elektronik yang diterima, Rabu (28/10/2015) malam.

Dari angka itu, lajut dia, adanya potensi kerugian sebesar Rp69,6 miliar akibat dari 20 temuan. Selain itu, adanya penyimpangan administrasi yang berdampak pada kerugian negara sebesar Rp2,2 triliun akibat dari 5 temuan.

Selanjutnya, kata dia, BPK juga melakukan audit kepatuhan terhadap 11 pemerintah kabupaten/kota se- Provinsi Riau kecuali Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), ditemukan senilai Rp497,1 miliar akibat dari 107 temuan.

"Dari angka itu, potensi kerugian negara sebesar Rp293,3 miliar dari 71 temuan, kemudian adanya penyimpangan administrasi sebesar Rp163,4 miliar akibat dari 17 temuan. Selain itu, adanya kekurangan penerimaan sebesar Rp44,9 miliar dari 19 temuan," katanya.

Akumulasi dampak kerugian negara yang disumbangkan pemerintah Provinsi Riau dan kabupaten/kota se- Riau sebesar Rp2,8 triliun akibat dari 132 temuan BPK.

Angka itu menurutnya menunjukan potensi kerugian negara sebesar Rp362,9 miliar akibat dari 92 temuan BPK. Selain itu, ada kekurangan penerimaan mencapai Rp44,9 miliar dengan jumlah persoalan sebanyak 19 temuan dan paling memprihatinkan atas penyimpangan administrasi senilai Rp2,4 triliun dari 92 temuan BPK.

Persoalan ketidakpatuhan berdampak pada kerugian negara paling besar disumbangkan Pemerintah Provinsi Riau sebesar 82 persen, kemudian pemerintah kabupaten/kota lainnya sebesar 18 persen, dengan rincian Kabupaten Bengkalis dan Inhil paling tertinggi menyumbangkan kerugian negara, masing-masing sebesar Rp136,5 miliar dan Rp121,4 miliar.

Kemudian Kabupaten Siak sebesar Rp56,6 miliar, Inhu sebesar Rp.45,1 miliar, Rohul sebesar Rp46,7 miliar, Pelalawan sebesar Rp35,1 miliar dan Kota Pekanbaru sebesar Rp28,5 miliar.

Selanjutnya yakni Kabupaten Kepulauan Meranti sebesar Rp15,1 miliar, Kuansing sebesar Rp9,7 miliar, selanjutnya Kota Dumai dan Kabupaten Kampar paling rendah mengalami kerugian dengan masing-masing sebesar sebesar Rp3,7 miliar dan Rp3,1 miliar.

Tanda Lemahnya Kinerja

Menurut Usman, banyaknya temuan BPK menandakan bahwa lemahnya kinerja pemerintah daerah dalam tata kelola keuangan. Untuk Bengkalis, Inhil, Meranti dan Pelalawan masing-masing terdapat 12 temuan, Kota Dumai dengan 10 temuan, Inhu, Siak, Kuansing dan Kampar masing-masing dengan 8 temuan dan Kabupaten Rohul dengan 7 temuan.

"Atas dasar temuan BPK pada tahun 2014 terhadap pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota se- Riau, BPK RI tetap memberikan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sehingga atas rekomendasi yang diberikan seakan tidak menjadi catatan buruk terhadap kinerja pemerintah daerah dan hanya Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Inhil, Inhu dan Kampar mendapatkan penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP)," katanya.

Korup

Terhadap pemerintah daerah berdampak merugikan negara, kata dia menandakan bahwa kinerja pemerintah daerah sangat buruk, beberapa persoalan menjadi temuan BPK seperti; kegiatan pemerintah yang tidak bisa dipertanggung jawabkan/fiktif, kelebihan bayar pada setiap kegiatan dan kekurangan volume atas pengerjaaan fisik, sisa kegiatan terlambat disetorkan.

Kemudian, lanjut dia, kegiatan yang belum dipertanggung jawabkan dan potensi penerimaan yang tidak dibuat payung hukum serta bantuan hibah secara berturut-turut dalam 3 tahunan.

Akan tetapi, katanya, sampai saat ini atas kesalahan tersebut belum dilakukan perbaikan oleh pemerintah daerah, tampak pada postur anggaran tahun 2015 yang hampir sama dengan tahun sebelumnya, sangat berpotensi mengalami kerugian negara.

Selain itu, lanjutnya, temuan BPK yang paling mengejutkan yaitu hampir seluruh pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota ditemukan permasalahan pada sektor hibah yang berpotensi mengalami kerugian sebesar Rp195,8 miliar, kecuali Kabupaten Kuansing tidak ditemukan persoalan hibah.

"Angka itu sudah termasuk dalam total Rp2,8 Triliun ketidakpatuhan terhadap Undang-undang," katanya.

Berdasarkah catatan BPK dalam dua tahun terakhir (2013-2014) atas kesalahan terhadap tata kelola keuangan, kata Usman juga ditemukan berulangkali seperti persoalan hibah, artinya pemerintah tidak pernah mendapat sanksi tegas dan sama sekali tidak mematuhi apa yang menjadi catatan BPK. Sehingga kalimat penjelas yang diberikan BPK tidak menjadi acuan pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan.

"FITRA membuat dan menyampaikan kajian untuk keperluan transparansi dan akuntabilitas publik," katanya. (RB/rls)

Ikuti berita paling hangat dari kami dengan "Like" ke link RiauBook

foto

Terkait

Foto

Pemadaman Listrik di Inhil Kian Parah, Kedip Berkali-kali Bahaya Kebakaran

Riau Book - Nasib malang dialami sebagian besar warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Pemadaman tanpa pemberitahuan yang dilakukan PLN…

Foto

Kampar Contoh Nasional, Gubernur: Jalankan KB Kalau Tak Mau Kewalahan

Riau Book - Pertumbuhan penduduk di Provinsi Riau khususnya di Kabupaten Kampar kian pesat sehingga pemerintah termasuk masyarakat harus berkomitmen…

Foto

Legislator Sayangkan Zaini Ismail Dicopot, Yafidz Berjanji Akan Lebih Baik

Riau Book - Legislator Riau yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau, Taufik Arrakhman sangat kaget dan…

Foto

Ayo... Awasi Dana Desa di Rohul yang Dipangkas Karena Kalah Pilkada

Riau Book - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, diminta untuk memeriksa anggaran Dana Desa (DD) APBN di Desa Pematang…

Foto

Seandainya Ahok Larang Mobil Melintasi Jakarta Layaknya Kota ini

Riau Book - Jika pernah ke Jakarta tentu sudah merasakan pusingnya kemacetan Ibu Kota Negara itu. Nah, bagaimana jika Gubernur…

Foto

Jadilah Petani, Bela Negara asal Jangan Jadi Pengangguran

Riau Book - Banyak cara untuk Bela Negara, salah satunya dibidang pertanian. Dengan menjadi petani yang baik, maka itu sudah…

Foto

Belum Bekerja, Atau Mau Cari Peluang Lain! Ini ada 1.500 Lowongan Kerja

Riau Book - Tingkat pengangguran di Ibu Kota Riau, Pekanbaru setiap tahun terus meningkat. Pemda setempat mencoba berbagai cara untuk…

Foto

Nasib Tinggal di Negeri Kaya, Sampai Kekurangan Ruang Sekolah

Riau Book - Kenal dengan Riau? Daerah dengan sumber kekayaan berlimpah, mulai hasil minyak bumi hingga perkebunan dan hutan tanam…

Foto

Ada Dana untuk Perkampungan Siak, Ini Tips Mendapatkannya

Riau Book - Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Siak, Riau, Fauzi Asni membuka Pelatihan Aparatur Pemerintah Kampung Dalam Penyusunan…

Foto

Jefry Noer Juga Bela Negara, Bahkan Tetap Bisa Kaya Raya

Riau Book - Bupati Kampar, Riau, Jefry Noer menyatakan sudah sejak lama menerapkan program untuk "Bela Negara". Bela Negara tidak…

Foto

Cinta Dewi Sandra untuk Jokowi

Riau Book - Banyak sebab mengapa Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) sampai saat ini menjadi salah satu sosok yang disorot…

Foto

RTRW yang Rumit, Plt Gubernur Riau Bersurat ke Siti Nurbaya

Riau Book - Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sampai hari ini tak kungjung tuntas. Berkaitan hal itu, Pelaksana Tugas (Plt)…

Foto

Siapa Sangka, Ternyata Jokowi Lebih Kejam Dibanding Zaman Soeharto, Ini Faktanya

Riau Book - Pemerintah telah mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV yang dirilis pemerintah pada Kamis (15/10/2015). Namun kebijakan itu…

Foto

Jefry Noer Ingatkan KKPE Bukan Dana Hibah

Riau Book - Bupati Kampar, Riau, Jefry Noer mengingatkan bahwa dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) yang dikucurkan Bank…

Foto

Konon Katanya, Gedung PGRI Termegah Indonesia ada di Pekanbaru

Riau Book - Pihak Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau kini telah memiliki gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) termegah di…

Foto

APBD Inhil sudah Habis Setengah, Bisakah Separuh Lagi Gelontorkan dalam 2 Bulan?

Riau Book - Hasil rapat evaluasi pihak-pihak berwenang menyatakan untuk realisasi progres fisik dan keuangan pos Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Foto

Tahukah Anda Dimana Percontohan Pembangkit Listrik Biogas Nasional? Ini Jawabannya..

Riau Book - Pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) menjadi yang pertama dan ini alternatif untuk mengatasi krisis listrik nasional…

Foto

Rp5,2 Miliar untuk Masyarakat Miskin Inhu Miliki Rumah Layak, yang Kaya Minggir

Riau Book - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, tahun ini menganggarkan dana sebesar Rp5,2 miliar untuk Program Pembangunan Rumah…

Foto

Sah, APBD Perubahan Rohil Rp2,7 Triliun

Riau Book - Setelah menempuh perjalanan panjang, akhirnya Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau bersama DPRD setempat menemui kesepakatan dna…

Foto

Ini Kue Paket Proyek Disdik Bengakalis, Nilainya Puluhan Miliar

Riau Book - Banyak pihak menyatakan dana rakyat atau ABPD merupakan "kue" bagi sekelompok orang. Dan itu juga ada di…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan