Mau? Paket Hemat untuk jadi Kaya Raya, Jalankan Program ini

Riau Book - Pihak Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau belajar program ketahanan pangan dan energi dari Pemkab Kampar sebagai upaya membangun perekonomian masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

"Kami sudah banyak dengar tentang program ketahanan pangan dan energi yang dilaksanakan Pemda Kampar sejak lama dan ingin melihat dna belajar langsung di sini," kata Staf Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kuansing, Sujarwaji kepada pers saat berkunjung ke Desa Kubang Jaya, Siak Hulu, Kampar, Jumat (12/9/2015) siang.

Ketika itu, Sujarwaji berkunjung bersama seorang Staf Bappeda lainnya, Indratno, dengan di dampingi Bupati Kampar Jefry Noer dan Kepala Badan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan (BPPKP) setempat Aliman Makmur.

Sujarwaji mengatakan, dirinya bersama seorang temannya sengaja diutus oleh Pemkab Kuansing untuk melihat langsung Program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) yang telah dijalankan Pemkab Kampar.

"Kami melihat ada kesamaan baik geografis, adat maupun budaya antara Kampar dengan Kuansing. Kami juga memiliki lahan yang cukup untuk mengembangkan RTMPE," katanya.

Setelah tinjauan ini, lanjut dia, Bappeda Kuansing akan membuat kajian kemudian melakukan studi kelayakan hingga kemudian ditunjuk pelaksananya dari satuan kerja terkait.

Menurut dia, RTMPE merupakan program yang tepat untuk ketahanan pangan dan energi. "Kalau selama ini pemerintah hanya mengitegrasikan ternak pada perkebunan, RTMPE justru lebih dari itu. Semuanya telah ada di dalamnya mulai dari pertanian, energi dan peternakan serta perkebunan," katanya.

Menurut dia, program tersebut adalah progam "paket hemat" yang sangat potensial untuk membangun perekonomian masyarakat serta mendukung pemerintah dalam upaya ketahanan pangan dan energi.

"Bayangkan saja, dengan hanya mengelola lahan yang luasnya 1.000 meter persegi, masyarakat per keluarga bisa memelihara enam ekor sapi yang justru limbahnya menjadi sangat berharga, lebih berharga dibandingkan daging atau sapi itu sendiri," katanya.

Bupati Kampar Jefry Noer menjelaskan, Program RTMPE tidak hanya mampu untuk menekan kemiskinan, namun juga membuat masyarakat yang menjalankannya menjadi kara raya.

Selain itu, demikian Jefry, masyarakat juga bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan hingga menjadi kepribadian yang lebih agamis. Lewat program ini, masyarakat akan memiliki waktu banyak untuk beribadah.

RTMPE merupakan program Pemkab Kampar yang dijalankan sejak beberapa bulan lalu dengan target daerah itu akan bebas dari kemiskinan, pengangguran dna rumah kumuh pada akhir 2016.

Lewat program ini, Jefry Noer mengajarkan masyarakat tentang pentingnya integrasi peternakan dengan pertanian dan perkebunan serta perikanan serta energi yang menjadi satu paket tak terpisahkan.

Melalui pemeliharaan enam ekor sapi, masyarakat bisa mengelolah limbah atau kotorannya menjadi biogas, bubup organik cair dan padat serta biourine.

Biogas dapat digunakan untuk energi kelistrikan dan memasak bari rumah tangga mandiri yang menjalankan RTMPE, bahkan juga tengah dikembangkan untuk menjadi bahan bakar kendaraan.

Sementara itu, pupuk organiknya digunakan untuk menyuburkan berbagai jenis tanaman sayuran yang ada di pekarangan RTMPE seperti cabai dan bawang merah yang hasilnya bisa untuk menutupikebutuhan pangan sehari-hari dan selebihnya bisa untuk dijual.

Kemudian biourine juga dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman perkebunan kelapa sawit yang sejauh ini masih mendominasi pengelolaan lahan gambut di Kampar. Selain juga bisa dijual dengan harga per liternya Rp15.000 hingga Rp25.000.

Untuk pemeliharaan enam ekor sapi tersebut masyarakat juga tidak perlu capek-capek mengangon, cukup dikandangkan saja dengan sumber makanan adalah pelepah sawit yang telah diolah menggunakan alat penghalus buatan pabrik.

Limbah sisa olahan pupuk organik padat juga dapat diolah menjadi pakan ikan lele yang juga diterapkan dalam lahan RTMPE bahkan hingga mampu menghemat sumber pakan sebesar 50 persen.

"Untuk enam ekor sapi yang dipelihara, akan menjadi tabungan masa depan yang juga bisa dikembangkan dengan hasil setiap tahunnya enam ekor anak. Kalau tiga tahun sudah bertambah 18 ekor. Bisa dijual untuk naik haji atau berangkan Umroh keluarga RTMPE," kata Jefry.

Dalam kawasan RTMPE Jefry Noer juga menganjurkan masyarakat untuk memelihara seratus ekor ayam alpu yang dikawinkan dengan sepuluh ekor pejantan bangkok sehingga telurnya bisa ditetaskan dan ayam dapat terus dikembangkan dnegan hasil yang lebih besar.

Menurut Jefry, untuk membangun RTMPE dibutuhkan modal Rp120 juta. Namun dana sebesar itu akan sangat ringan karena pemerintah akan mengalokasikan APBD tahun ini untuk 1.200 keluarga.

Perusahaan-perusahaan juga diarahkan untuk menyalurkan dana bantuan sosial (CSR) untuk Program RTMPE, sementara perbankan diminta untuk menyalurkan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) yang bunganya sangat kecil. (fzr)

foto

Terkait

Foto

Harga Minyak Sawit Kembali Naik, Intip Tren Positifnya

Riau Book - Beberapa pekan ini ada gejala kelapa sawit nasional kembali bergairah. Kali ini potensi penurunan produksi menopang tren…

Foto

Benar tuh.., Banyak Perusahaan di Siak Utamakan Keselamatan Kerja

Riau Book - Bupati Kabupaten Siak, Riau, Syamsuar MSi dianugerahi penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan penghargaan Sistem Manajemen…

Foto

India Banyak Minta CPO, Harga Sawit Mulai Naik, Berikut Tabel Harganya

Riau Book - Minyak mentah atau CPO yang merupakan turunan pertama dari kelapa sawit meneruskan penguatan harga pada Rabu (9/9/2015).…

Foto

Hore.... Setelah Berbulan-bulan Terpuruk, Akhirnya Harga Sawit Riau Bergairah

Riau Book - Beberapa bulan harga Tandan Buah Sega (TBS) sawit di Riau terus terpuruk. Namun pekan ini dikabarkan mulai…

Foto

Bencana Asap Sebabkan Nelayan Rohil Rugi Besar

Riau Book - Bencana kabut asap yang melanda Riau akhir-akhir ini ternyata sangat berpengaruh terhadap aktivitas penangkapan ikan para nelayan.…

Foto

Saatnya Berhenti Merokok, Cukainya Mahal

Riau Book - Kalangan industri rokok kembali pusing setelah pemerintah melontarkan rencana kenaikan cukai sebesar 23 persen dalam Rancangan Anggaran…

Foto

Walah! Inhil Jadi Pintu Gerbang Sapi Luar Daerah, Pejabatnya Malah Bangga

Riau Book - Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, memastikan pasokan daging sapi di daerah…

Foto

Tenaga Kerja Tiongkok Mulai Masuk Riau, Pejabatnya di Bengkalis Malah Tak Tahu

Riau Book - Jelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan marak pekerja asing yang datang ke Indonesia, termasuk ke Riau. Bahkan…

Foto

Siapa Bilang Kemarau Tak Untung, Tukang Sumur Bor Dapat Rp70 juta

Riau Book - Penyedia jasa pembuatan sumur bor di Kota Pekanbaru Provinsi Riau kebanjiran pesanan dari warga yang terkena dampak…

Foto

Inhil Klaim Harga Daging Terendah di Dearah itu

Riau Book - Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan  Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau memastikan pasokan daging sapi di daerah…

Foto

Benarkah? Dicurigai ada Permainan Sebabkan Harga Sawit Anjlok

Riau Book - Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Dedek Pratama mencurigai adanya permainan yang menjadi…

Foto

Di Rohul Harga Kerupuk Lebih Mahal Dibandingkan Sawit

Riau Book - Masyarakat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, benar-benar di ambang kesulitan, bayangkan saja, untuk di  Rohul rata-rata, masyarakat…

Foto

Ayo, Sambut MEA Dengan Peningkatan Kualitas SDM

Riau Book - Agar tidak kalah dalam persaingan ekonomi global sebaiknya sambut hadirnya Asian Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi…

Foto

Waduh..., Banyak Proyek Siluman di Kemenhub

Riau Book - Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan, terkejut mengetahui banyak proyek pembangunan di sektor perhubungan yang tidak jelas alias "siluman".…

Foto

Harga Sawit Makin Hancur, Bukan Untung Malah Buntung

Riau Book - Nasib buruk dialami para petani perkebunan kelapa sawit. Harga sawit di tingkat petani akhir-akhir ini terus saja…

Foto

Dolar Naik, Ayam Potong Turun

Riau Book - Pelemahan rupiah terhadap dolar tampaknya tidak begitu berdampak terhadap kebutuhan pangan satu ini. Khusus di Pekanbaru, Riau,…

Foto

Hei.... Waspadai Agen Elpiji Bandel Rugikan Warga Dumai

Riau Book - Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Dumai Riau minta partisipasi warga untuk mengawasi dan laporkan agen elpiji…

Foto

Aha..., SBY Ajari Jokowi Atasi Krisis Global

Riau Book - Krisis global yang mengancam perekonomian Indonesia semakin mengkhawatirkan. Kekhawatiran itu juga dirasakan oleh Presiden ke-6 RI yang…

Foto

Malaysia Tanam Saham di Kampar, Buat Pabrik Herbal

Riau Book - Bupati Kampar, Riau, Jefry Noer menyambut baik kedatangan pengusaha obat Herbal asal Malaysia ke Kampar dalam rangka…

Foto

Perebutan Lahan di Riau, Perusahaan Sawit Terus Dipojokkan

RiauBook - Perang perebutan lahan di Riau kian memanas. Diduga perusahaan industri kehutanan tanaman akasia di Riau terus memeberikan tudingan…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan