Diduga Ada Korupsi Raskin, Masyarakat Laporkan ke Kejaksaan Inhil

Riau Book - Diduga ada pelaksanaan yang tidak sesuai dengan pedoman umum raskin, masyarakat laporkan pihak pengelola raskin Kecamatan Reteh ke Kejaksaan Negeri Inhil, Senin (21/10/2016) siang.

Laporan ini sesuai dengan UU No. 30/2002 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (TPK). Segenap komponen masyarakat mempunyai hak turut membantu melaporkan atas penyelewengan kepada KPK dan aparat hukum.

Dan juga sesuai dengan instruksi Mentri Dalam Negeri No.180/3935/SJ, tentang pengawasan pungutan liar dalam penyelenggaraan pemerintah, sesuai dengan poin 6 pelayanan publik dengan fokus, tentang penyaluran beras miskin.

Anawawik, selaku pelapor yang mengatasnamakan dirinya sebagai Masyarakat Pasar Kota Baru Seberida, Kecamatan Keritang, melaporkan dugaan tindak pidana korupsi tentang titik distribusi raskin di Kecamatan Reteh ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhil, dengan pagu 322.560 Kg per tahun. Dari total pagu seluruh kecamatan se-Inhil dengan Jumlah 4.961.700 Kg tahun 2016.

Anawawik mengungkapkan dugaan tersebut sesuai dengan bukti realisasi penyaluran raskin yang tidak sesuai dengan pedoman umum raskin.

Sehingga menimbulkan mark up harga tebus raskin dititik distribusi (TD) yang dilakukan pihak swasta yang ditunjukkan oleh Kecamatan yang mencapai Rp.500 sampai Rp.1.000 per kilo gram. Harga tebus raskin sampai di rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS PM) berkisaran Rp.3.000, sampai Rp 3.500,/kilo gram.

"Ini sangat jelas sekali ada indikasi pungli di lapangan yang dilakukan oleh lihak swasta," ungkap Anawawik.

Menyikapi dugaan itu, Camat Reteh H Ahmad Khosairi, S.Sos.MM saat dikonfirmasi oleh awak media mengungkapkan bahwa pihak kecamatan telah melaksanakan proses penyaluran raskin ini dengan benar sesuai dengan aturan yang ada. "Kita sudah menyalurkan sesuai dengan aturan yang ada," ungkapnya melalui sambungan telpon genggamnya.

Anawawik kembali menyangkal bahasa yang disampaikan Camat kepada awak media. Menurut Anawawik, secara tiori seperti itu, tapi fakta di lapangan sama sekali tidak ada

Menurutnya lagi, untuk Kecamatan Reteh sangat jelas realisasi raskin tidak dilaksanakan berdasarkan buku petunjuk pedoman umum raskin, sehingga proses pelaksanaan penyaluran raskin tidak memenuhi target 6R (tepat sasaran, tepat harga, tepat jumpah, tepat mutu, tepar waktu, tepat administasi).

"Pihak kecamatan yang seharusnya penanggungjawab dan mengelola raskin sebagai titik distribusi di Kecamatan menyerahkan tugas dan tanggungjawab tersebut kepihak lain (swasta) sehingga pihak swasta mendapat ruang kesempatan mengambil keuntungan dari program pemerintah, yang bertujuan memperkaya diri sendiri dan menyengsarakan masyarakat," tukasnya.

Dikatakannya lagi, pihak kecamatan selaku penanggungjawab berlaku lemah serta kurang perhatian bahkan ada indikasi pembiaran terhadap program pemerintah, sehingga proses administrasi dan laporan bukti realisasi penyaluran raskin yang tidak sesuai dengan pedoman umum raskin.

Sementara itu, H Zainal Abidin, SE yang ditunjuk oleh pihak pemerintah Kecamatan selaku titik retribusi mengatakan kalau hari ini adanya dugaan penyelewengan terhadap retrebusi penyaluran beras raskin, ia meminta kepada pihak pelapor untuk turun ke lapangan, melihat langsung fakta di lapangan tersalur atau tidak kepada masyarakat setempat.

"Coba dicek sampai atau tidak ke desa, karena kami sudah menyalurkan keseluruh desa," ucapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon genggamnya.

Kalaupun ada dugaan itu, katanya bisa dipertanyakan ke pihak desa, karena itu atas kebijakan desa, mengingat biaya transportasi, biaya bongkar muat, biaya timbang, bungkus dan susut, petugas, dana resiko dan sewa gudang, biaya tebus di Kecamatan.

Menanggapi pernyataan Zainal, Anawawik berpendapat biarlah pihak penegak hukum yang meyelesaikan sesuai dengan laporan tentang pembuktian benar atau tidaknya, "kami serahkan kepada penegak hukum, yang jelas kami sudah melaporkan atas dugaan ini," ulasnya.

Bukan hanya itu, Anawawik juga menyayangkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Inhil tidak menyalurkan dana operasional alias lepas tangan sehingga dilapangan terjadi dugaan pembengkakkan pungutan.

"Pemda lepas tangan, sehingga memberikan kesempatan adanya indikasi pungli. Sebab, bebannya dimasyarakat, masyarakat lah yang disengsarakan," ujarnya.

Anawawik menambahkan, alasannya melaporkan dan mengatas namakan sebagai masyarakat, menurutnya karena ini suatu pembelajaran bahwa masyarakat mempunyai hak untuk melaporkan segala penyimpangan yang melanggar hukum negara. (RB/Hab).



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Tuntut Pesangon, Puluhan Eks Karyawan Bumi Laksamana Jaya Demo

Riau Book - Sebanyak 40 orang eks karyawan PT. Bumi Laksamana Jaya (BLJ), Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Bengkalis, Senin…

Foto

Masih Banyak Pengendara di Pekanbaru Tidak Pakai Helm dan Melawan Arus

Riau Book - Wakasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Hendrizal Gani mengatakan memasuki hari ke enam Operasi Zebra Siak 2016 di…

Foto

Asmara Janda Berujung Maut, Sutomo Terancam Hukuman Seumur Hidup

Riau Book - Penyidik Reskrim Polres Kebumen, Jawa Tengah menerapkan Pasal 340 KUHP tentang kasus pembunuhan berencana kepada Sutomo, tersangka…

Foto

Cabuli Bocah Tetangga, Kakek 50 Tahun di Kampar Ngaku Khilaf

Riau Book - Diduga telah mencabuli seorang bocah berusia 5 tahun, seorang kakek, Hr (50) warga Tapung, Kabupaten Kampar, Riau…

Foto

Jokowi Sudah Saatnya Mengganti Jaksa Agung, Integritas Kejagung Alami Kemunduran

Riau Book- Rapor merah yang diberikan Indonesia Corruption Watch (ICW) kepada Jaksa Agung HM Prasetyo setidaknya sudah menjadi pertimbangan bagi…

Foto

Kinerja HM Prasetyo Perburuk Integritas Kejaksaan Agung

Riau Book- Setelah pemberian rapor merah atas kinerja Jaksa Agung HM Prasetyo oleh Indonesia Corruption Watch (ICW), sorotan tajam atas…

Foto

Pengemudi Mini Bus Nyaris Tabrak Polisi di Rengat Barat

Riau Book — Pengemudi mini bus nyaris menabrak anggota polisi di Jalan Lintas Timur di Desa Sungai Dawu, Rengat Barat,…

Foto

Tiga Pertimbangan Subjektif Kapolri Belum Tahan Ahok

Riau Book-Bareskrim Mabes Polri belum melakukan penahanan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pasca Gubernur DKI Jakarta nonaktif itu ditetapkan sebagai…

Foto

Pemuda BNN Inhil Resmi Dideklarasikan

Riau Book - Komitmen dalam pencegahan atas penyalahgunaan Narkoba khususnya di Inhil, organisasi Pemuda BNN Inhil resmi Dideklarasikan disalah satu…

Foto

Silaturahmi Kapolres Inhil, Pemuda BNN Inhil Diharapkan Mampu Berkolaborasi Perangi Narkoba

Riaubook.com - Pengurus Organisasi Pemuda-BNN Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), melakukan pertemuan bersama Kapolres Inhil, belum lama ini. Setiba…

Foto

Ditangkap Polisi, Pelaku Curanmor di Pekanbaru Pasrah

Riau Book - Penangkapan seorang pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial, Fa (26) di Jalan Sukajadi, Kampar, beralan…

Foto

Apes, Tengah Menunggu Pembeli, Pengedar Sabu di Mandau‎ Diciduk Polisi

Riau Book.com - Setiap kita tentu punya kenangan yang tak terlupakan. Demikian juga halnya dengan LDS (33) seorang pengedar sabu…

Foto

Polsek Langgam Ungkap Kasus Judi Togel, Dua Pelaku Diamankan

Riau Book - Untuk kesekian kalinya Polsek Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, mengamankan dua orang lelaki diduga pelaku perjudian jenis toto…

Foto

Sudah Waktunya Jaksa Agung Diganti, Jika Dipertahankan Hanya Memperburuk Citra Kejaksaan

Riau Book- Dikatakan anggota Komisi III DPR RI Muhammad Syafi'i, dengan penilaian yang dilakukan Indonesia Coruption Watch (ICW) terhadap Jaksa…

Foto

Gelapkan Sepeda Motor Majikan Buruh Galian Pasir Dipolisikan

Riaubook - Akibat 1 Unit Sepeda Motor Merek Yamaha Jee One BM 2191 IF Warna Biru putih dilarikan buruh kerjanya,…

Foto

Pejudi Kocar-kacir di Kampung Dalam Mendengar Sirine Mobil Polisi

Riau Book - Sekelompok warga yang sedang bermain judi kartu di kawasan Kampung Dalam, Senapelan, Pekanbaru kocar-kacir sesaat setelah mendengar…

Foto

Ahok Tersangka, Polisi: Mudah-mudahan tak Ada Halangan

Riau Book - Kasus dugaan penistaan agama tegrus bergulir dan Penyidik Bareskrim Polri telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubernur nonaktif DKI…

Foto

Barulang Kali Beraksi, Bandit Jalanan di Pekanbaru Dibekuk Polisi

Riau Book - Diduga berulang kali beraksi, seorang bandit jalanan berinisial, R (22) dibekuk polisi. Bersamanya diamankan barang bukti tas…

Foto

103 Pengendara Ditindak Operasi Zebra Siak di Inhil, Karyawan Swasta Mendominasi

Riau Book - Pelaksanaan Operasi Zebra Siak 2016 di Inhil sudah berjalan selama 3 hari. Selama proses pelaksanaan, Sat Lantas…

Foto

Nasib Janda Muda Berakhir Tragis di Pintu Air Irigasi

Riau Book - Seorang janda muda, Turmiyati warga asal Purwodadi, Kebumen, Jawa Tengah bernasib tragis. Jasadnya ditemukan membusuk di pintu…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan