Ekonom Riau Ungkap Kebodohan Pemerintah Soal Cost Recovery Chevron

Riau Book - Setiap pelaku usaha selalu mencari celah untuk dapat menguasai sumber daya alam yang berlimpah, termasuk cela ketika para pejabatnya gampang disuap dengan lembaran rupiah.

"Negara ini memang sudah tidak betul, jika sudah demikian pelaku usaha mana yang tidak akan memanfaatkan hal seperti ini, adalah pelaku usaha yang bodoh," kata Pengamat Ekonomi dari Universitas Islam Riau (UIR) Edyanus Herman Halim kepada pers di Pekanbaru, Kamis (6/10/2016).

Apalagi, lanjut dia, adanya mafia-mafia migas, mereka yang mau disogok dan tentu akan sangat merugikan negara.

Pernyataan Edyanus menanggapi persoalan cost recovery Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) termasuk PT Chevron Pacific Indonesia yang selama 90 tahun dilaksanakan secara tertutup tanpa diketahui publik.

"Ini adalah kesalahan pemerintah," katanya lagi.

Jadi, demikian Edyanus, zaman dahulu ketika masa Presiden Soeharto, pejabat main golf saja di biayai lewat cost recovery.

"Dan yang mengawasi cost recovery itukan pemerintah,

Chevron dan KKKS lainnya mengusulkan ke pemerintah, dan yang menyetujui adalah pemerintah, Kementerian ESDM dan BP Migas (saat ini SKK Migas). Jika demikian siapa yang salah," katanya.

Sementara itu menurut penelusuran dan mengutip data resmi SKK Migas yang dirilis awal Januari 2016, rerata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) sepanjang 2015 tercatat berada di angka US$51,21 per barel atau 85,4 persen dari asumsi APBNP yang dipatok di kisaran US$60 per barel.

Dengan realisasi tersebut, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor migas 2015 hanya menyentuh angka US$12,86 miliar atau 85,8 persen dibandingkan target PNBP migas tahun lalu yang ditargetkan mencapai US$14,99 miliar.

Kondisi tersebut miris, di saat penerimaan negara dari migas anjlok, biaya yang harus diganti pemerintah untuk eksplorasi dan produksi kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) justru mencapai US$13,9 miliar, atau lebih besar US$1,04 miliar dari PNBP migas di tahun yang sama.

Menanggapi hal tersebut, Edyanus menyatakan, penyebab minusnya pendapatan migas karena harga minyak dunia yang anjlok, terlebih beban operasi tak berkurang.

"Baru beberapa hari ini dolar menembus Rp12 ribu, sementara seluruh kebutuhan peralatan industri migas adalah impor sehingga cost-nya menjadi tinggi dan

pendapatan menjadi kecil bahkan minus," katanya.

Ia katakan, sebelumnya sudah sempat pemerintah dingatkan akan kondisi yang buruk pada industri migas, dan hal-hal demikian sudah diprediksi bakal terjadi.

"Dari dulu kami sudah meminta pemerintah untuk tidak lagi ketergantungan pada industri migas. Dari dulu kami juga sudah meminta untuk beralih ke industri kredibel, bukan lagi migas, yakni industri yang memang layak untuk dipasarkan," kata Edyanus.

Menurut dia, industri yang kredibel adalah industri yang mengikuti perkembangan.

"Masakan buat peniti saja kita tak pandai," katanya. (RB/fzr)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Setelah Mengikuti Pelatihan, Ibu Intan Ingin Memulai Usaha Siomay

Riau Book - Sejumlah ibu-bu di Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru antusias mengikuti Program Ekonomi Keluarga Multi Penghasilan (KMP)…

Foto

Duh 34 Orang Awasi 3.676 Perusahaan Riau, Menakertrans Janji Tambah

Riau Book - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) RI, Muhammad Hanif Dhakiri berjanji akan menambah tenaga penagawasan untuk memantau…

Foto

Catat, 40 Juta Kilogram Raskin sudah Didistribusikan ke Riau

Riau Book - Realisasi raskin di Riau hingga saat ini sekitar 95,45 persen atau 40.601.205 kilogram untuk pagu berjalan Januari…

Foto

Pemerintah Suntikkan Modal Rp9 Triliun untuk Empat BUMN.

Riau Boo- Komisi XI DPR RI merestui Penyertaan Modal Negara (PMN) empat perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) senilai Rp9…

Foto

DPRD Pekanbaru Kecam Lemah Pengawasan pada TV Kabel

Riau Book - Perusahaan layanan penyedia siaran televisi (TV) yang berbayar atau lebih akrab dikenal TV Kabel, kian marak tumbuhnya…

Foto

Harga Sawit Nyaris Tembus Rp2.000 per Kilogram

Riau Book - Penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) Provinsi Riau periode 5 Oktober sampai dengan 11 Oktober 2016, mengalami…

Foto

Umur 10 Tahun ke Atas, Harga TBS Sawit Riau Sepekan ke Depan hanya Rp1.946,11 Per Kg

Riau Book - Untuk sepekan ke depan harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit di Provinsi Riau telah ditetapkan. Yaitu dihargai…

Foto

Masperi Rangkap Jabatan, DPRD Riau 'Yulianti' Meingatkan Tetap Fokus Membahas RAPBD-P

Riau Book - Masperi diketahui saat ini rangkap jabatan, setelah dilantik Gubri jadi Plt Kadispenda. Yang sebelumnya telah menjabat Asisten…

Foto

Dirut : PDAM Tirta Indragiri Perlu Subsidi

Riau Book - Kurang maksimalnya pelayanan PDAM Tirta Indragiri ke masyarakat tidak terlepas dari tingginya beban biaya produksi yang berbanding…

Foto

Duh, Jengkol Sumbang Inflasi di Riau

Riau Book - Terjadi inflasi di Provinsi Riau yang mencapai 0,81 persen pada September 2016 dan salah satu penyebabnya adalah…

Foto

Legislator Riau Rancang Industri Limbah Chevron, Noviwaldy: Jangan Rugikan Daerah

Riau Book - Enam tahun jelang habisnya masa kontrak PT Chevron Pasific Indonesia (CPI), perusahaan ini memulai kegiatan pemulihan…

Foto

Ada-ada Saja, Pengujung Tahun Ada Kegiatan Pembinaan Periklanan Riau

Riau Book - Setiap di penghujung tahun tiap dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau kerap melakukan berbagai kegiatan untuk memenuhi…

Foto

Izin Pertambangan di Riau Diiventarisasi, Tapi baru 2 Kabupaten Serahkan IUP

Riau Book - Pemerintah Provinsi Riau melakukan iventarisasi terhadap izin pertambangan yang telah masuk dari kabupaten/kota di Riau.Kepala Dinas Pertambangan…

Foto

Mulai 1 Oktober, Kantong Plastik di Ritel-ritel Kembali Gratis

Riau Book-Pengusaha ritel yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) memutuskan untuk menghentikan program kantong plastik berbayar yang diberlakukan…

Foto

PDAM Tirta Indragiri Berencana Akan Mengajukan Subsidi

Riau Book - Terkait tingginya beban biaya produksi dan berbanding jauh dengan harga jual, sehingga mengakibatkan kerugian dari tahun ke…

Surati Pemprov, Dishub Bengkalis Ingin Kelola Dermaga Roro Rupat-Dumai

Riau Book - Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis sudah menyurati Dinas Perhubungan Provinsi Riau agar menyerahkan aset dan pengelolaan dermaga Roll…

300 Ranmor Pemkab Bengkalis Nunggak Pajak, Ini Penjelasan Mantan Kabag Perlengkapan

Riau Book - Sebagaimana diungkap Kepala UPT Pendapatan Bengkalis Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Riau, Heriyanto, Rabu (29/92016) lalu, bahwa sebanyak…

Foto

Harga TBS Berbeda di PKS Petani Nekat Menjual ke Luar Daerah

Riau Book - Kalangan Petani Kelapa Sawit yang berada di Kabupaten Pelalawan, Riau, mulai mengeluh. Hal ini dikarenakan anjloknya Harga…

Foto

Inilah Penyebab Inflasi di Riau

Riau Book - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau menyatakan terjadi inflasi di Kota Pekanbaru, Dumai dan Tembilahan, pada September…

Foto

Wahh..Cabai Merah dan Mobil Sebabkan Inflasi Riau..

Riau Book- Badan Pusat Statistik Riau merilis kenaikan harga cabai merah dan mobil di wilayah tersebut menyebabkan inflasi sebesar 0,81…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan