RIAU BOOK- Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kepulauan Meranti kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak). Sidak dilakukan ke sejumlah kedai kopi untuk dalam rangka mengecek apakah terdapat pegawai yang nongkrong di kedai kopi pada saat jam kerja.
Sidak yang dilakukan, Kamis (9/6) melibatkan sejumlah SKPD, di antaranya Satpol PP, Inspektorat, dan SKPD lainnya. Walaupun Ramadan, namun sidak hanya mencari pegawai yang tidak masuk kantor lalu keluyuran di kedai kopi pada jam kerja.
Sidah dimulai dengan mendatangi sejumlah kedai kopi yang ada di sepanjang Jalan Sei Juling. Di sana berjejeran kedai kopi yang buka. Dari sana sidak dilanjutkan ke kedai kopi yang berada di Jalan Merbau Selatpanjang.
Dari beberapa kedai kopi tersebut didapati tujuh orang pegawai, di mana 5 orang di antaranya berstatus PNS. Sementara dua lagi merupakan pegawai honorer yang bertugas di Sekretariat Daerah.
"Dari lima orang PNS, tiga di antaranya merupakan pegawai di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD). Sementara dua lagi, SKPD lain. Kita akan menyurati Kepala SKPD masing-masing untuk diambil tindakan," sebut Kepala BKPP, Drs Revirianto usai sidak.
Secara kebetulan pegawai yang sempat ditangkap sedang nongkrong di kedai kopi pada jam kerja adalah beragama Islam. Sehingga mereka juga dipastikan tidak berpuasa. Sebab di meja masing-masing didapati gelas-gelas minuman bekas minum para pegawai tersebut.
Walaupun hanya mendapatkan sebanyak 7 orang pegawai, namun diduga pegawai yang nongkrong dikedai kopi lebih banyak lagi. Sebab di kedai kopi yang berada di Jalan Merbau terlihat banyak gelas bekas minuman yang ditinggal begitu saja. Bahkan satu unit kunci sepeda motor berhasil diamankan juga.
"Kita juga mendapati satu kunci sepeda motor yang sudah kita serahkan kepada Satpol PP. Kita menduga kunci sepeda motor tersebut milik pegawai yang telah kabur lebih dulu," terang Revi.
Ditegaskannya tim penanganan kasus-kasus PNS yang melakukan sidak kemarin bukan mencari pegawai yang tidak berpuasa, namun mencari pegawai yang nongkrong di kedai kopi saat jam kerja.
"Karena soal puasa bukan urusan kita, tetapi antara manusia dengan Tuhan. Kita hanya mencari pegawai yang tidak masuk kantor pada jam kerja," tegasnya.
Menurutnya sidk tersebut bentuk komitmen yang dilakukan oleh BKPP dalam meningkatkan kedisiplinan para pegawai di lingkungan Pemkab Meranti. "Ini akan berkelanjutan sesuai komitmen kita," ujarnya.
Ditambahkan Kabid Pembinaan Pegawai, Rika SSos bahwa sebagai aparatur harus memberikan contoh dengan baik kepada masyarakat. Jika pada jam kantor berada dikedai kopi dan terlihat pula tidak puasa, bagaimana masyarakat menilai pemerintah.
"Yang mau kita harapkan adalah memberikan pelajaran. PNS harus menjadi panutan dan contoh ditengah masyarakat. Kalau memang mental pegawai buruk, kita akan lakukan pembinaan," kata Rika.(RB)
| Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…