RIAU BOOK- Ru'yatul hilal (melihat bulan secara langsung) dari ketinggian menara 99 meter, Ahad (5/6).Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau dan Pengurus Masjid Agung Madani Islamic Centre (MAMIC) Pasirpengaraian.
Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bahagian dari sidang itsbat yang dipimpin oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin (LHS) bersama MUI dan pimpinan ormas Islam pusat di Jakarta, di mana hasil dari ru'yatul hilal ini dilaporkan kepada Kemenag RI, sebagai masukan dalam rangka penetapan 1
Ramadan.
Dikatakannya, kegiatan ru'yatul hilal di Provinsi Riau dilaksanakan di dua tempat, yakni Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis dengan dipimpin oleh Pjs Kakanwil Kemenag Provinisi Riau Drs H Mahyuddin MA, dan di Pasirpengaraian yang dipimpin oleh Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA. Menurut Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan
Perencanaan Kanwil Kemenag Provinsi Riau ini, kegiatan ru'yatul hilal di Pasirpengaraian baru kali ini dilakukan dan insya Allah kegiatan ini akan dilakukan empat kali setiap tahun, untuk keperluan penetapan 1 Ramadan, 1 Syawal, 10 Zulhijjah, dan 1 Muharram.
Ahmad Supardi Hasibuan mengatakan, bahwa posisi bulan pada saat ini tidak dapat dilihat secara langsung dengan menggunakan teleskop canggih. Sebab posisi bulan berdasarkan hitungan Kemenag berada pada posisi 3,6 derajat. Dikatakannya, hilal baru dapat dilihat pada posisi 7 derajat, sedangkan jika berada di bawah itu maka tidak dapat dilihat. Mengingat bahwa posisi bulan sudah 3,6 derajat, maka 1 Ramadhan jatuh pada, Senin (6/6) sesuai keputusan sidang Itsbat di Jakarta. Hal ini menggunakan imkanur ru'yah (memungkinkan untuk dilihat).
Ketua Harian MAMIC Mirzal Hamzah SE menyatakan, bahwa pihaknya sangat senang dengan kegiatan ini, sebab hal ini membuktikan bahwa menara 99 meter MAMIC ini sudah bermanfaat bagi umat, bukan hanya untuk kegiatan rekreatif belaka, tetapi sudah diperlukan terkait dengan kepentingan ibadah secara langsung.
Ketua Badan Hisab Ru'yat UIN Suska Riau Marzuki MA mengatakan bahwa dipilihnya Rohul ini sebagai tempat ru'yatul hilal, karena memang MAMIC ini memenuhi sarana prasarana yang cukup lengkap, khususnya menera yang tinggi, sehingga sangat memungkinkan untuk melakukan
ru'yatul hilal.(RB)
| Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…