RIAU BOOK- Ribuan masyarakat Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Sabtu (4/6) menggelar syukuran atas dilantiknya anak Kemenakan Suku Melayu Tambusai Kuala Mahato Kelmi Amri SH sebagai Ketua DPRD Rohul, sisa masa jabatan 2016-2019 pada 18 April lalu.
Syukuran tersebut dirangkai dengan kegiatan menyambut masuknya Ramadan 1437 H yang dipusatkan di gedung pertemuan desa setempat.
Dalama acara tersebut dihadiri Datuk Bendaharo, ninik mamak, anak kemenakan Suku Melayu Tambusai Kuala Mahato, anggota DPRD Rohul H Porkot Hasibuan SH, Camat Tambusai Utara Gorneng SSos, Upika dan Perangkat Desa Mahato.
Kelmi Amri yang diberinya amanah menjadi Ketua DPRD Rohul ternyata menjadi kebanggaan tersendiri masyarakat Tambusai dan Tambusai Utara khususnya masyarakat Desa Mahato yang berada di ujung Kecamatan Tambusai Utara itu, sebagai tempat kelahiran dari politisi Partai Demokrat Rohul itu.
Ketua Panitia Kegiatan Syukuran Ir Mahyudin dalam sambutannya, mewakili masyarakat Desa Mahato merasa senang dan bangga, putra Desa Mahato menjadi Ketua DPRD Rohul. ''Kami bangga mempunyai Kelmi, karena dia merupakan putra pertama dari Mahato yang menjadi Ketua DPRD Rohul. Tentunya dia dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan di Rokan Hulu, khususnya Desa Mahato bisa berjalan dengan baik dan lebih maju lagi dari pada saat ini,'' tuturnya.
Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Mahato yang menggelar acara syukuran atas dirinya, sekaligus menyambut masuknya Ramadan.
Dia menceritakan dengan singkat perjalanan karirnya mulai dari aktifis hingga menjadi Ketua DPRD Rohul, tentunya banyak lika-liku, namun dengan kepercayaan dan dukungan dari semua kalangan akhirnya dia bisa menduduki kursi pimpinan DPRD Rohul.
Sebagai penyambung lidah masyarakat, Kelmi akan berusaha maksimal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat kepada pemerintah apa yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat.
''Saya berpesan kepada masyarakat, untuk menghindari perselisihan antarsesama, sehingga tidak terjadi konflik Sosial di tengah-tengah masyarakat yang saat ini sering terjadi di daerah kita ini,'' tuturnya.
Dia ingin mengubah pola pikir masyarakat untuk tidak lagi menjadikan anaknya sebagai PNS, namun bagaimana orientasi orang tua sekarang menjadikan anaknya wirausahawan dan membuat lapangan kerja baru.
''Saya mengajak masyarakat Rokan Hulu khususnya Desa Mahato untuk membangkitkan kembali nilai dan semangat Kegotong-royongan sebagai ideologi bangsa Indonesia yang saat ini mulai berkurang. Dengan Gotong royong dapat menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan kemasyarakatan,'' tuturnya.
Dia meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba. Sebab Saat ini Rokan Hulu dalam kondisi darurat narkoba. Sehingga perlu dilakukan upaya-upaya serius sehingga terciptanya generasi emas Rohul yang bebas dari narkoba.(RB)



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…