RIAU BOOK- Kapolsek Tandun tidak main-main dengan narkoba. Untuk menghindari penyalahgunaan dan peredaran narkoba kini masyarakat Kecamatan Tandun, Sabtu (29/5) memiliki organisasi Gerakan Antinarkoba (Grant). Organisasi ini akan berperan dalam memberantas peredaran narkoba di Kecamatan Tandun.
Hadir dalam acara yang digelar di Gedung Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Tandun tersebut, Kapolsek Tandun AKP Artisal, Camat Tandun H T Habrazil, Ketua LKA Tandun H Zulhaimar, Wakil Ketua DPRD Rohul, H Zulkarnain, perwakilan Danramil para kepala desa dan siswa/i SMA dan SMK Tandun.
Ketua panitia, Samsul Ssiregar dalam kesempatan itu menyampaikan, kegiatan ini terlaksana tidak lepas dari dukungan Camat Tandun dan ketua LKA. Kapolsek Tandun, AKP Artisal dalam sambutanya menyampaikan mengenai jumlah kasus narkoba yang ditangani Polsek Tandun.
Menurutnya, sejak 1,5 tahun, dia menjabat Kapolsek Tandun ternyata kasus narkoba belum bisa diberantas. Justru dari persoalan itu muncul niatnya untuk membentuk sebuah organisasi dengan tujuan bisa menghambat dan memberantas peredaran narkoba di Kecamatan Tandun. "Hari ini kita membentuk sebuah organisasi bernama Grant. Tugas pengurus, untuk mencari informasi dan menyampaikan kepada aparat hukum," katanya.
Artisal menegaskan, kalau ada anggota (polisi) bermain, agar pengurus Grant melaporkan. "Silakan dilaporkan. Saya akan proses. Saya sendiri bila melakukan itu, saya siap diproses. Karena saya yakin kalau personel Polsek Tandun ini juga ada bermain dan itu sudah saya laporkan ke atasan untuk ditindak," tegasnya.
Pada kesempatan itu juga diputar video tentang bahaya narkoba. Artisal juga melakukan ekspose tentang keberhasilan Polsek Tandun selama selama 2015 menangani 4 kasus dan mulai Januari hingga Mei 2016 telah menangani 6 kasus.
"Masih banyak pemakai atau pengedar narkoba yang bermain di wilayah Tandun ini. Saya sarankan kepada yang hadir untuk mengingatkan orang-orang tersebut," pinta Artisal.
Camat Tandun, T Habrizal menambahkan, ini menjadi perhatian kita bersama, karena semua lini sudah terlibat. "Setelah tebentuknya organisasi ini, agar tidak ada lagi kasus narkoba di Tandun," pinta T Habrizal. Camat Tandun dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada
Kapolsek Tandun karena pemberantasan narkoba ini merupakan tugas bersama. "Setelah terbentuk hendaknya bisa berjalan maksimal. Bagi yang terpilih, semoga bisa menjalankan amanah itu dengan baik," jelasnya.
Tokoh masyarakat Tandun, H Zulkarnain yang juga wakil ketua DPRD Rohul mengaku sudah lama menunggu adanya organisasi tersebut. Justru itu ia sangat berterimakasih kepada Kapolsek Tandun karena telah mengagas berdirinya Grant. "Kegiatan ini juga sudah berjalan di Kabupaten Rokan Hulu dan sekarang tengah diupayakan Perda Anti Narkoba," katanya.
Ketua LKA Kecamatan Tandun, H Zulhaimar menyampaikan, kegiatan ini adalah upaya yang kuat dari Kapolsek Tandun. Dia mengakui dan menegaskan tidak akan melindungi tersangka kasus narkoba. selaku tokoh masyarakat, H Zulhaimar juga mengaku siap mendampingi polisi untuk memberantas narkoba.
Dari hasil pemilihan, Ketua Umum Grant Tandun, Kapolsek Tandun, Ketua Harian, H Sawir dan wakil Ketua masing-masing Kades. Sementara Sekretaris, Taufik. Namun untuk mengisi jabatan lainya, Grant memiliki anggota 2 orang dari masing-masing RT se Kecamatan Tandun.(RB)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…