RIAU BOOK- Warga Kecamatan Rambah khususnya Pasirpengaraian sangat mendambakan pelayanan yang memuaskan dari PT Telkom terhadap program indihome fiber optic untuk mendapatkan promo tarif bulanan yang murah.Sebab, program indihome dengan triple play yang diluncurkan Plasa Telkom Pasirpengaraian, belum seluruhnya dinikmati pelanggan speedy. Layanan triple play tersebut di antaranya Telepon Rumah 1.000 menit gratis lokal/SLJJ, internet dengan kecepatan 1-5 Mbps dan Interacttive TV.
Hanya saja, untuk layanan Interacttive TV, pelanggan speedy Plasa Telkom Pasirpengaraian belum menikmati.Dengan alasan teknisi, Optical Distribution Point (ODP) nya belum diaktifkan.
Kepala Plasa Telkom Pasirpengaraian Syahrizal, Rabu (25/5), menyebutkan, pihaknya saat ini hanya melayani Paket promo, Reguler dan Paket Gold. Di mana untuk program indihome Fiber Optik dengan layanan triple play, dibenarkanya khusus untuk interactive TV belum dapat direalisasikan, kecuali layanan Telepon Rumah 1.000 menit gratis lokal/SLJJ, internet dengan kecepatan 1-5 Mbps. Dia beralasan, pembangunan jaringan Fiber Optik yang telah dimulai awal tahun 2015 mulai dari Jalan Diponegoro, Jalan Riau Ujung serta Jalan Tuanku Tambusai Pasirpengaraian hingga Dalu-dalu Kecamatan Tambusai sudah tuntas dibangun pihak ketiga akhir tahun lalu.
Hanya saja jaringan Fiber Optik tersebut, lanjut Syahrizal, diawal tahun 2016 baru sebatas digunakan untuk jaringan seluler Telkomsel atau Base Terminal Station (BTS), tetapi belum bisa difungsikan untuk melayani masyarakat (indihome).
Karena untuk mengaktifkan ODP, bukan kewenangan Plasa Telkom Pasirpengaraian.''Jaringan Fiber Optik yang sudah dibangun itu, hanya aktif untuk base terminal station atau jaringan seluler.Belum difungsikan 100 persen untuk program indihome.Jadi layanan paket promo triple play yang kita berikan kepada pelanggan, belum seluruhnya dinikmati pelanggan speedy.Karena ODP untuk masyarakat umum belum diaktifkan''tuturnya.
Syahrizal berlasan, terminal ODP yang sudah terpasang di jaringan fiber optik tersebut, belum diaktifkan oleh PT PT Telkom Witel (wilayah telekomunikasi) Ridar (Riau Daratan) di Pekanbaru. ''Saya sudah secara lisan dan tertulis menyampaikan kepada PT Telkom Witel Ridar untuk segera mengaktifkan ODP yang berada diwilayah Plasa Telkom Pasirpengaraian, tapi belum dikabulkan, dengan alasan data teknis belum ada.Ibarat berdagang, barang yang kita jual itu disimpan didalam gudang, tidak dipajang,'' tuturnya dengan nada kesal.
Disebutkannya, data teknis yang belum dimiliki, sehingga belum dapat diaktifkannya ODP yang ada di Pasirpengaraian, tidak menjadi sebuah alasan. ''Sebenarnya kalau PT Witel Ridar ingin mengaktifkan ODP, bisa saja meminta data teknik ke pihak ketiga yang melaksanakan pekerjaan pembangunan jaringan fiber optik,'' jelasnya.(RB)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…