RIAU BOOK- Curiga atas pembongkaran BBM milik agen penyalur minyak subsidi (APMS) milik H Juanda yang beroperasi di Desa Tanjung Samak mengalihkan tempat bongkar bahan bakar minyak yang semula di Desa Tanjung Samak ke Desa Teluk Samak. Padahal dia belum mengantongi izin dari pihak Pertamina. Sehingga pihak kepolisian sempat menahan minyaknya. Namun, karena belum melakukan tindakan mengarah pidana, akhirnya minyak tersebut dilepaskan kembali.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kadisperindagkop UKM), Syamsuar Ramli menegaskan, pihak APMS H Juanda belum memiliki izin bongkar BBM di tempat yang baru dari Pertamina. Namun, pihak Disperindag bersama pihak kepolisian sempat mendatangani tempat pindah bongkar BBM dari Desa Tanjung Samak ke Desa Teluk Samak.
"Kejadian ini sekitar dua pekan lalu. Memang sempat ditahan oleh pihak kepolisian," sebut Syamsuar.
Menurutnya saat ini pihak Disperindag menegaskan kepada pemilik APMS agar tetap membongkar di tempat yang lama yakni di Desa Tanjung Samak. Sehingga minyak subsidi yang dikelola H Juanda bisa terdistribusi kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya.
"Kalau di tempat yang baru di Teluk Samak, sangat jauh dari pengawasan, jauh dari pemukiman dan kondisi jalannya tidak layak," ujarnya menggambarkan.
Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Aditya Warman membenarkan pihaknya sempat menangkap minyak subsidi yang penyalurannya dilakukan oleh APMS milik H Juanda di wilayah Kecamatan Rangsang. Namun, karena pihak APMS tidak jadi melakukan tindakan pidana, akhirnya minyak tersebut dilepaskan kembali.
"Karena awalnya pihak APMS akan menyalurkan minyak bersubsidi itu di Desa Teluk Samak yang belum mengantoni izin dari Pertamina. Tetapi setelah kita amankan akhirnya minyak tersebut disalurkan di tempat semula yakni Desa Tanjung Samak. Kita berhasil mencegah APMS melakukan tindakan pidana," sebutnya.
Dengan kejadian tersebut APMS milik H Juanda yang beroperasi di Desa Tanjung Samak Kecamatan Rangsang itu tidak boleh membongkar BBM di tempat lain. Sebab belum mengantoni izin perubahan lokasi bongkar.
H Juanda, pemilik APMS saat dikonfirmasi, belum menjawab. Bahkan pria yang tinggal di Dumai itu saat dikonfirmasi melalui pesan singkat juga tidak menjawab.(RB)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…