RIAU BOOK- Setelah disahkannya Ranperda tentang rencana induk pelestarian budaya Melayu, Bupati Siak Syamsuar punya harapan besar untuk menjadikan Siak sebagai Kota Pusaka Dunia. Setelah disahkannya Ranperda rencana induk pelestarian budaya Melayu.Serta Ranperda enyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan, dan enam Ranperda tentang perubahan retribusi daerah yaitu, retribusi izin gangguan, retribusi izin mendirikan bangunan (IMB), rertibusi pelayanan persampahan kebersihan, retribusi parkir di tepi jalan umum, retribusi pelayanan pasar dan retribusi penjualan produk usaha daerah.
Sebelum pengesahan Ranperda dalam rapat paripurna dewan, juru bicara dua Pansus A dan B telah menyampaikan pandangannya, hingga akhinya disahkan. Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Siak Indra Gunawan SE dihadiri, Waki Ketua Sutarno dan Hendriyadi Pangaribuan, Kejari Siak Zondri SH, Wakil Bupati Drs H Alfedri MSi, kepala dinas, badan, kantor di lingkungan Pemkab Siak di Gedung DPRD Panglima Ghimbam, Rabu (25/5).
Syamsuar mengatakan, dengan disahkannya peraturan daerah tentang rencana induk pelestarian budaya Melayu Siak diharapkan kepada seluruh komponen masyarakat untuk menumbuhkembangkan pelestarian kebudayaan Melayu dan meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian budaya Melayu.
Ini dilakukan, kebudayaan Melayu merupakan aset penting untuk menjadikan Siak Sri Indrapura sebagai Kota Pusaka Dunia dan pengembangan pariwisata di Siak, di samping itu kita semua mengetahui bahwa bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Begitu juga dengan perpustakaan. Untuk menyediakan layanan bagi masyarakat secara optimal dalam meningkatkan wawasan dan ilmu.
"Meningkatkan minat baca masyarakat serta memberikan jaminan hak bagi masyarakat untuk memperoleh layanan perpustakaan dengan baik dan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Siak," ujar dia.
Adanya peraturan ini diharapkan dapat mendorong pembudayaan kegemaran membaca, meperluas wawasan ilmu pengetahuan guna mencerdaskan kehidupan masyarakat Kabupaten Siak menuju masyarakat yang sejahtera lahir dan batin.
Menyangkut dengan perubahan Ranperda Retribusi, orang nomor satu di Siak ini minta kepada SKPD teknis terkait untuk segera mempersiapkan segala hal yang diperlukan guna mendukung pemberlakuan.
"Lakukan sosialisasi internal secara intensif, khususnya kepada aparatur teknis agar memahami dan melaksanakan ketentuan yang ada dalam peraturan daerah tersebut sebaik mungkin," pinta Syamsuar.(RB)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…