Kampar Sejahterakan Petani Agar Tak Beralih Profesi

RiauBook - Pemerintah Kabupaten Kampar mewujudkan berbagai program untuk menyejahterakan kelompok petani agar tidak beralih profesi seperti yang dilakukan kebanyak petani di berbagai dearah lain di Riau.

"Petani di Kampar malah menghasilkan uang yang berlimpah, lebih besar penghasilan mereka dibandingkan gaji bupati," kata Bupati Kampar Jefry Noer kepada pers di Bangkinang, Selasa (7/4/2015).

Pemkab Kampar selama ini mengintegrasikan berbagai program peningkatan kesejahteraan para petani di kawasan Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Karya Nyata, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu.

Sebelumnya Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Mawardi Arsyad mengatakan, di berbagai wilayah di Riau saat ini banyak petani yang meninggalkan usaha taninya dan beralih ke profesi ke yang lain, karena bertani dianggap tidak mendatangkan prospek menjanjikan. "Hal ini menyebabkan jumlah rumah tangga petani Riau tiap tahunnya mengalami penyusutan," katanya.

Ia mengatakan, dalam setahun penyusutan jumlah Rumah Tangga Petani Riau tersebut mencapai 1,75 persen dari tahun sebelumnya.

Ia menyebutkan, makin banyaknya petani Riau meninggalkan usaha taninya karena mereka menilai prospek di bidang pertanian tidak begitu bagus dan hasil uang yang sangat rendah.

Rendahnya penghasilan dari usaha tani ini akan sangat dirasakan oleh para petani kecil yang memiliki luas tanah yang sangat terbatas yakni di bawah 0,3 hektare. "Mereka inilah yang banyak meninggalkan usahanya dan beralih ke usaha lain," ujarnya.

Akibat kondisi ini, menurut Mawardi, produksi beras di Riau setiap tahunnya mengalami penurunan. Jika tahun 2013 lalu produksi padi Riau sempat mencapai 250 ribu ton, namun pada tahun 2014 turun menjadi 200 ribu ton.

Padahal, lanjut dia, kebutuhan beras Riau setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Saat ini kebutuhan beras Riau telah mencapai 900 ribu ton. "Ini artinya Riau masih masih kekurangan sebanyak 700 ribu ton beras lagi," jelasnya.

Sementara itu, saat ini Pemerintah Dearah Kampar terus menjalankan program mendukung dunia pertanian, baik padi, sayuran hingga lainnya.

Bahkan sekarang ada program yang dinamakan Desa dan Rumah Tangga Mandiri Pangan Energi. Program tersebut merupakan program terbaru Pemdakab Kampar yang masuk dalam 3 Zero "plus" target swasembada pangan dan energi yang mengedepankan pemanfaatan lahan sempit untuk menghasilkan berbagai kebutuhan rumah tangga yang lebih dari cukup.

Di atas lahan seribu meter persegi itu, setiap rumah tangga dapat memelihara empat ekor sapi bila sapinya merupakan sapi Brahmana, namun bila yang dipelihara sapi Bali maka jumlahnya bisa enam ekor, dan untuk lahan seluas 1.500 meter persegi, maka akan bisa lebih banyak lagi.

Kemudian, dibangun pula lokasi untuk pemeliharaan ayam petelor dengan hasil lebih kurang 50 butir telor per hari. Selanjutnya juga ada kolam untuk perikanan. Sementara untuk tanaman, rumah tangga mandiri dapat menanam berbagai jenis sayuran yang menjadi kebutuhan pokok, mulai dari bawang, jamur, cabai, dan lainnya.

Selanjutnya dari sapi yang dipelihara tersebut, juga akan menghasilkan lebih kurang 40 liter urine per hari yang akan diolah menjadi biourine dimana harganya bisa mencapai Rp25 ribu per liter. Bio urine dapat digunakan untuk pupuk perkebunan berkualitas tinggi, begitu juga dengan kotoran padat yang dihasilkan sapi-sapi tersebut juga dapat menghasilkan biogas sebagai alternatif bahan bakar.

Jefry Noer mengatakan, melalui program ini masyarakat benar-benar akan sejahtera jika serius melaksanakannya. Karena hasilnya tidak main-main, bisa membuat masyarakat yang tadinya miskin menjadi jutawan dan tidak kebingungan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

"Mau masak tinggal beli garam, dan bumbu-bumbu saja. Mau bawang, cabai dan sayuran, tinggal dipanen di halaman rumah. Untuk masak, sudah ada biogas dan ikan yang dipelihara sendiri," katanya.

Jefry merincikan, jika program ini dijalankan dengan baik dan serius, maka hasilnya juga lebih dari memuaskan. Seperti bio urine hasil dari kotoran cair sapi yang dipelihara, per bulannya dapat menghasilkan lebih seribu liter.

"Anggap saja yang jadi atau berhasil diolah itu 250 liter, artinya sudah menghasilkan uang lebih dari Rp6 juta. Belum lagi dari hasil pertanian dan perikanan yang jika serius dijalankan juga akan mendatangkan uang," katanya.

Pada program ini, Jefry Noer memberikan pembelajaran bagi masyarakat, bahwa banyak yang dapat dimanfaatkan dari lahan yang sempit. Bahkan inovasi yang dikedepankan memberikan pelajaran bahwa ternyata limbah ternak memiliki harga jual yang melebihi harga dari hewan peliharaan itu.

"Dalam program ini, semuanya dibalik. Jika selama ini masyarakat menganggap sapi sebagai hewan ternak yang berharga, ternyata limbah atau kotorannya jauh lebih berharga. Bahkan air kencingnya bisa lebih mahal dari susu yang dihasilkan, bahkan lebih mahal dari minyak," katanya. (mc)

foto

Terkait

Foto

Bupati Herliyan Kumpulkan Kades, Lurah dan Camat

Rabu, Bupati Rakor Kades/Lurah, BPD dan Camat RiauBook – Bupati Bengkalis Herliyan Saleh besok direncanakan membuka rapat koordinasi (rakor) Kepala…

Foto

Alumni P4S Harus Berperan Majukan Kampar

RiauBook - Bupati Kampar Jefry Noer memberi motivasi ekonomi kepada para peserta pendidikan dan latihan di Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan…

Foto

Pekanbaru Diguyur Investasi Rp 1,8 Triliun

RiauBook - Pemerintah Kota Pekanbaru mencatat nilai investasi yang masuk ke daerah itu selama triwulan I tahun 2015 sebesar Rp1,8…

Foto

PNS Banyak Menumpuk di Istansi 'Basah'

RiauBook - Pemprov Riau tidak akan mengusulkan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini, karena jumlah pegawai sudah mencukupi…

Foto

Baru Bengkalis yang Berani Undang Saya

RiauBook - Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh mengatakan, kejujuran merupakan salah satu faktor utama untuk mencegah terjadinya korupsi. Dan, nilai-nilai…

Foto

Andi Rachman Akui Kinerja Pemprov Belum Memuaskan

RiauBook - Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Riau tahun 2014 hanya sebesar Rp63 persen. Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Gubernur…

Foto

Mudah-mudahan Raih Opini WTP

RiauBook - Bertempat di ruang rapat lantai II gedung utama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Riau, Pekanbaru,…

Foto

Distan Pekanbaru Tanam Jagung 500 Ha

RiauBook - Dinas Pertanian (Distan) Kota Pekanbaru pada 2015 ini akan melakukan penanaman jagung pada lahan seluas 500 hektare di…

Foto

Herliyan Sebar Kotak Pengaduan hingga Pelosok Desa

RiauBook - Bertempat di ruang Sriwijaya Lantai II Kantor Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN dan RB),…

Foto

Herliyan Minta Pegawai Tingkatkan Kualitas Pelayanan

RiauBook - Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh meresmikan gedung baru Kantor Camat Pinggir, Kamis siang (26/3/2015). Peresmian gedung seluas 800…

Foto

Wardan: Saya Bangga Disebut Bupati Kelapa

RiauBook - Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan mengaku tidak malu jika masyarakat memberinya gelar sebagai seorang "Bupati Kelapa", karena keterlibatan…

Foto

Herliyan Siap Bangunkan Tower Bersama

RiauBook – Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu laman terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Sebagaimana daerah yang berjiran…

Foto

110 Ribu Warga di Inhil Belum Nikmati Listrik PLN

RiauBook - Masih Satu dari total 20 kecamatan yang terdapat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga kini belum teraliri listrik…

Foto

"Kami Bertekad Tak Buang Air Besar Sembarangan Lagi"

RiauBook - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tahun ini menargetkan pembangunan ratusan kakus atau toilet percontohan, untuk memerangi budaya buang air…

Foto

Pemkab Meranti Kucurkan Rp 90 Miliar Bangun Desa

RiauBook - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyiapkan anggaran hingga Rp90,9 miliar, untuk peningkatan infrastruktur di pedesaan. Bupati Meranti Irwan Nasir…

Foto

Bengkalis Disebut Kabupaten Istimewa

RiauBook - Bengkalis disebut istimewa, karena merupakan satu-satunya kabupaten di Indonesia yang berani mengucurkan dana untuk desa dalam jumlah besar.…

Foto

Herliyan Minta Seluruh Posyandu Diberdayakan

RiauBook - Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh minta Dinas Kesehatan dan seluruh Camat beserta seluruh pihak terkait lainnya untuk mengaktikan…

Foto

Herliyan Ajak PNS Pelopor Taat Pajak

RiauBook – Bupati Bengkalis Herliyan Saleh mengajak seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis sebagai pelopor taat…

Foto

Pendirian PKS di Kampar Positif untuk Semua Pihak

RiauBook - Pabrik kelapa sawit (PKS) di Kampar yang diharapkan menghasilkan hingga 45 produk turunan siap jual seperti minyak goreng,…

Foto

Pakar: P4S Kampar Patuh Dicontoh

RiauBook - Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Karya Nyata di Kabupaten Kampar adalah salah satu siasat terbaik untuk percepatan…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan