Sejumlah Pejabat Tinggi BNI 46 Bakal Terseret Penyaluran Kredit ke PTPN V

Riau Book -Dugaan korupsi penyaluran kredit Rp 54 miliar dari Bank Negara Indonesia 46 Cabang Pekanbaru kepada Koperasi Karyawan PT Perkebunan Nusantara IV dinyatakan bakal menjerat sejumlah petinggi dari kedua instansi tersebut.

Hal itu diketahui berdasarkan petunjuk dari jaksa peneliti di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Mukhzan dikonfirmasi melalui jaksa peneliti, Syafril tak menampik hal tersebut. "Kalau dilihat dari berkas yang diserahkan penyidik, kasus ini bakal banyak tersangkanya," katanya, Minggu (24/1/2016).

Menurut Syafril, pihak-pihak yang bakal terseret kasus ini mulai dari petinggi koperasi karyawan PTPN V hingga sejumlah petinggi di BNI 46 Pekanbaru.

"Bahkan, kepala cabang yang masih menjabat saat kredit ini disalurkan bisa kena," sebut Syafril.

Sebelumnya dalam kasus ini, relation officer BNI 46 berinisial MP telah ditetapkan menjadi tersangka. Berkasnya sudah diteliti Kejati Riau dan masih terdapat kekurangan sehingga dikembalikan.

"Ada kekurangan dari berkas, sehingga dikembalkan dengan petunjuk. Salah satu petunjuk mengenai calon-calon tersangka," ungkap Syafril.

Terpisah, Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo menyebutkan, kasus ini terjadi tahun 2008. Kala itu, Kopkar PTPN V mengajukan kredit senilai Rp54 miliar kepada BNI 46 Pekanbaru. Agunannya adalah gaji karyawan, dengan asumsi pemotongan gaji dilakukan setiap tahun untuk melunasi kredit.

"Dalam prosesnya, ada mark-up gaji karyawan. Misalnya, gaji sebenarnya adalah Rp2 juta, kemudian dinaikkan dalam berkas pengajuan Rp4 juta. Begitu pengajuan diterima, BNI menaikkan lagi Rp10 juta untuk memuluskan kredit," kata Guntur.

Pengajuan ini, tidak pernah diketahui anggota Kopkar PTPN V. Karyawan juga tidak menerima kredit yang diajukan, begitu juga dengan pemotongan gaji yang dilakukan.

Dalam penyelidikan yang dilakukan, Polda menemukan bahwa Kopkar PTPN V mengalihkan kredit untuk membeli sekitar 700 hektar lahan di Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi dan Rokan Hulu.

"Setelah semua lahan dibeli dan ditanami, kemudian dijual lagi. Sebagian uang penjualan dilakukan untuk mengangsur kredit, sebagian lagi untuk yang lain. Seharusnya, pembayaran dilakukan dengan pemotongan gaji karena bunyi kreditnya begitu, bukan dengan menjual aset," ujar Guntur.

"Sementara tanah yang dibeli juga bermasalah. Surat hanya berupa SKT dan terjadi saling klaim antara warga setempat. Hal ini menjadi kasus lain pula yang tengah diselidiki jajarannya," pungkas Guntur.

foto

Terkait

Foto

Hasil Monitoring, DPRD Riau Segera Laporkan 30 Perusahaan Berikut ke Pihak Berwajib

Riau Book - Panitia Khusus (Pansus) Monitoring Perizinan Perusahaan DPRD Riau segera melaporkan 30 perusahaan yang diduga melakukan pelanggaran. Perusahaan-perusahaan…

Foto

Bunga Utang Terus Bertambah, Riau Hentikan Upaya Hukum Stadion Utama

Riau Book - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepertinya sudah 'lelah' dan akan menerima putusan Mahkamah Agung (MA) untuk melakukan pembayaran…

Foto

Spanduk dan Baliho Iklan Rokok di Bengkalis Banyak Tak Berizin

Riau Book - Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bengkalis untuk kesekian kalinya melakukan penertiban spanduk dan baliho tak…

Foto

Setelah Kotak Infak, Giliran Amplifier Surau dan Masjid Disantap Maling di Bengkalis

Riau Book - Setelah beberapa kali kotak infak musala jadi sasaran, kini si pencuri mulai mengembangkan 'sayap usaha'. Karena kotak…

Foto

Sudah Sering Bolak-balik, Kapan Korupsi Chiller Genset Sport Center Rumbai Selesai

Riau Book -Jaksa Peneliti dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru masih meneliti berkas perkara tersangka Andri Putra, tersangka korupsi pengadaan barang koneksi…

Foto

Jangan Gunakan Dokumen Palsu Buat SIM, Polisi Sudah Diajari Mengetahuinya

Riau Book -Untuk menghindari adanya KTP palsu yang digunakan warga membuat surat izin mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)…

Foto

Dituduh Selingkuh dengan Ayahnya, Desri Bacok Ibu Kandung

Riau Book -Seorang wanita berparas cantik, Desri (27) terpaksa berurusan dengan polisi karena tega membacok ibu kandungnya sendiri. Pelaku tidak…

Foto

Niatnya Mau Rayain Ultah di Karaoke, Bandar Ekstasi dan Belasan Kawannya Malah Dikarung Polisi

Riau Book -Niat WI, seorang wanita yang diduga sebagai bandar ekstasi merayakan ulang tahun di sebuah room karaoke ternama di…

Foto

Masih Banyak Kekurangan Penyidik, Kejati Mentahkan Berkas Kredit Fiktif BNI ke Kopkar PTPN V

Riau Book -Jaksa peniliti di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau mengembalikan berkas tersangka dugaan korupsi kredit fiktif Rp54 miliar berinisial M.…

Foto

Anggaran Lanjutan Pembangunan Siak IV Dihentikan, Kejati Nilai Pemprov dan DPRD Lakukan Kesalahan

Riau Book -Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menilai tidak dianggarkannya kembali anggaran Jembatan Siak IV oleh Pemerintah dan DPRD Provinsi Riau…

Foto

Kalapas: Keberadaan Napi Kabur ke Luar Rohul Sudah Tercium

Riau Book - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus melakukan koordinasi dengan Jajaran…

Foto

Warga Rambah Samo Ngaku Dianiaya Oknum Polisi di Depan Satreskrim Polres Rohul

Riau Book - Warga Rambah Utama, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mengaku dianiaya oknum yang merupakan polisi. Untuk…

Foto

Majelis Hakim Sudah Ditetapkan, Tengku Azmun Jaafar Diadili 27 Januari

Riau Book -Tersangka dugaan korupsi pengadaan lahan Bhakti Praja untuk kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Tengku Azmun Jaafar dijadwalkan menjalani…

Foto

Setujui Revisi, Pimpinan KPK Berharap Dapat Garap Korupsi di Tubuh TNI

Riau Book -Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menilai bahwa revisi undang-undang diperlukan agar KPK dapat memiliki kewenangan untuk…

Foto

Gara-gara Ditampar dan Chip Game Point Blank, Rizky Gorok Temannya dari Belakang

Riau Book -Pelaku pembunuhan sadis terhadap Rizki Ramadhan, Rizky Sean Setiawan dibekuk Tim Opsnal Polsek Tampan. Sebelumnya, Rizky Ramadhan ditemukan…

Foto

Pimpinan Gafatar Bisa Terancam Sanksi Penistaan Agama

Riau Book -Pimpinan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) terancam sanksi pidana penistaan agama. Hal itu diungkapkan Direktur Sosial Budaya Badan Intelijen…

Foto

Pamit Bekerja, Mantan Anggota Gafatar Pekanbaru Dinyatakan Hilang di Pontianak

Riau Book -Seorang warga Pekanbaru, David Zarkasih dilaporkan hilang oleh keluarganya di Kalimantan Barat. Pria yang pamit bekerja ke Pulau…

Foto

Batu Cincin Sepi Peminat, Pengrajin Batu di Pekanbaru Nyambi Jualan Sabu-sabu

Riau Book -Minat warga terhadap batu akik tidak seperti beberapa bulan lalu. Hal ini membuat pengrajin usaha yang sempat boming…

Foto

Polda Riau Limpahkan Tiga Kasus Korupsi Bengkalis ke Kejati

Riau Book -Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau melimpahkan tiga berkas dugan korupsi di Kabupaten Bengkalis, Kamis (21/1/2016). Turut…

Foto

Kalah Praperadilan, Kejati Bakal Proses M Hafaz Hingga ke Penjara

Riau Book -Niat Muhammad Hafaz, mantan Direktur Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sarimadu Bangkinang, Kampar, lepas dari status tersangka kredit fiktif…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan