RIAUBOOK.COM - Jalan Lintas Siak-Sungai Pakning yang merupakan tanggungjawab Provinsi beberapa hari lalu dilakukan perbaikan, namun belum satu pekan dikerjakan, jalan tersebu kembali rusak.
Pantauan dilapangan, Senin (14/1/18) pagi, tepatnya di simpang antara Kampung Rempak dan Kampung Laksamana Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak, Riau, tempelan aspal sudah mulai pecah dan retak.
Hal ini sangat disayangkan, karena anggaran yang banyak itu, terkesan sia-sia karena tidak dikerjakan dengan baik.
Terdapat beberapa titik yang dilakukan perbaikan, mulai dari Simpang Rempak sampai ke tugu perbatasan Siak-Bengkalis.
Penghulu Kampung Rempak Salman Alfarisi saat dikonfirmasi mengatakan, jalan tersebut baru dikerjakan seminggu yang lalu oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau , menggunakan dana swakelola.
"Pada tahap I kemarin, sekitar bulan Oktober, mereka juga melakukan pekerjaan perbaikan, namun tidak bertahan lama jalan tersebut juga rusak kembali. Kemudian sekarang ini mereka lanjutkan pengerjaannya, dengan pekerjaan tersisa ini kita juga melihat baru saja dilakukan perbaikan sudah rusak kembali," kata Salman.
Salman juga mengatakan, seharusnya pihak terkait mengerjakan perbaikan jalan itu dilakukan dengan baik, agar jalan itu bertahan lama, bukan sebaliknya dengan dikerjakan asal-asal jadi, hasilnya pun sebentar sudah rusak.
"Alangkah baiknya, anggara tersebut bisa dikerjakan dengan sebaik mungkin, karena anggaran itu harus dipertanggungjawabkan," terangnya lagi.
Salman mengaku kecewa dengan pekerjaan yang dilakukan itu, ia berharap, untuk kedepannya perbaikan yang dilakukan harus dikerjakan dengan baik, mengingat jalan tersebut banyak dilintasi kenderaan.
"Setiap waktu, jalan ini banyak dilintasi kenderaan, sementara banyak jalan yang rusak. Tentu ini membahayakan keselamatan pengendara," terang Salman.
Salman mengatakan, sore kemarin ada salah seorang warganya mengalami kecelakaan di jalan tersebut, sehingga harus dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siak.
"Jalan tersebut juga tidak didukung dengan lampu penerangan jalan, jadi lobang yang terdapat dijalan tidak terlihat oleh pengendara," kata Salman.
Sementara itu UPT Wilayah 3 Dinas PUPR Provinsi Riau Jhon Safarius saat dihubungi melalui telepon selularnya mengatakan, terkait jalan yang rusak itu akan mengcek kembali.
"Pekerjaannya sudah selesai, dan hanya seperti itu saja, karena pengerjaan ini hanya perawatan," kata Jhon.
"Saya baru semalam baru pulang dari lokasi pengerjaan, saya tidak melihat jalan tersebut rusak," kata Jhon lagi.
Ia mengaku, pekerjaan tersebut hanya dikerjakan sesuai dengan perintah atasannya. Ia mengatakan, pekerjaan perbaikan akan dikerjakan menggunakan anggaran baru.
Ia berkilah, cepat rusaknya jalan tersebut karena banyak dilewati mobil-mobil muatan besar, sehingga ketahanan jalan tidak kuat menahan beban kenderaan tersebut.
"Coba dilihat saat sore hari, banyak mobil-mobil besar seperti mobil CPO, truk sawit dan mobil besar lainnya melintas, tentu jalan ini tidak akan kuat menahan beban seberat itu," katanya.
Saat ditanya, berapa anggaran yang digunakan untuk melakukan perbaikan tersebut, Jhon mengaku tidak mengetahui.
"Kalau anggarannya, kami tidak tahu, karena kami hanya pekerja," akuinya.
Terlihat, dua kenderaan milik PUPR masih terparkir di simpang Jalan Imam Sulung Rempak. Jhon mengatakan, kenderaan tersebut menunggu alat untuk dibawa pulang.
Pengerjaan perbaikan jalan Lintas Sungai Pakning-Siak ini menggunakan anggaran swakelola PUPR Provinsi Riau tahun 2018. (RB/Agus)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…