RIAUBOOK.COM - Sore petang tadi ratusan mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Riau melakukan unjuk rasa di kantor Kejati Riau untuk menuntut penuntasan kasus dugaan korupsi proyek RTH Pekanbaru yang merugikan negara senilai Rp1,2 miliar.
Kasus korupsi yang lagi menjadi sorotan nasional ini sampai sekarang ramai dibicarakan masyarakat. Pasalnya, tugu yang menjadi penanda perlawanan antikorupsi malah dikorupsi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Berikut ini pernyataan sikap resmi dari KAMMI Riau yang diperoleh Riaubook.com melalui pesan WhatsApp dari Koordinator lapangan aksi, Abdul Khoir, Sabtu (2/12/2017) :
Riau Darurat Korupsi
Provinsi Riau tak henti hentinya diterpa badai kasus Korupsi. Mulai dari Kasus Korupsi yg berskala besar yang melibatkan elite politik hingga kasus kasus yang berskala kecil yang juga melibatkan banyak pihak termasuk para PNS.
Kasus Korupsi yang muncul seolah-olah menyiratkan bahwa Riau adalah ladang subur bagi para Koruptor. Jargon Riau Berintegritas. Menghulu Budaya Melayu, Menghilir Riau Berintegritas seolah hanya menjadi simbol belaka.
Baru Baru ini Kejati Riau menetapkan 18 orang sebagai tersangka dalam proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Integritas yang diresmikan Komisi Pemberantasan Korupsi. Proyek ini menelan dana APBD Rp 8 miliar, dengan nilai kerugian negara Rp 1,2 miliar. 18 tersangka tersebut adalah terdiri atas 5 dari pihak swasta dan 13 orang dari kalangan PNS.
Dan dalam sepekan ini sudah 3 Orang yang ditahan dari dakwaan 18 orang yg di tetapkan tersangka oleh Kejati Riau, termasuk menyeret nama Dwi Agus Sumarno yang dulunya merupakan sebagai Dinas Cipta Karya dan Bina Marga yang kini menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Riau. Kita lihat saja, kedepan apakah akan bertambah lagi nama nama tersangka yang akan ditahan.
Proyek RTH Taman Integritas yang diresmikan saat Riau menjadi tuan rumah Hari Antikorupsi Indonesia pada akhir 2016, merupakan proyek di Dinas Cipta Karya dan Bina Marga yang kini menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Riau.
Terbukanya kasus korupsi Taman Integritas ini menambah daftar panjang catatan kelam perjalan Korupsi di Provinsi Riau. Saat ini, kita tengah benar-benar diuji integritasnya! Kita Kaum muda yang akan mendapatkan tanggung jawab keberlanjutan masa depan untuk menjawab apakah kemerdekaan kita puluhan tahun yang lalu masih relevan untuk dirayakan? Atau akan menjadi kutukan karena kemerdekaan itu pada akhirnya hanya melahirkan negara yang menyediakan kekayaan, kesuburan dan keindahan alam yang seharusnya diorientasikan untuk kehidupan warga Negara, hanya dikuasai oleh segelintir orang dengan mengangkangi keadilan dan hukum.
Oleh karena itu, Kami dari KAMMI Wilayah Riau menyatakan sikap, yang kami beri nama dengan "5 Resolusi KAMMI Riau Ber-Integritas, adalah:
1. Segera Tangkap Semua Koruptor Taman Intergritas jika memang terbukti bersalah.
2. Menuntut dan mendukung Kejati Riau untuk membongkar dan mengusut tuntas kasus Korupsi Taman Integritas sampai ke akar-akarnya.
3. Para Koruptor yang terlibat dalam Tindakan Pidana Korupsi Harus segera Turun dari Jabatannya.
4. Menuntut Gubernur Riau supaya berpihak dan mendukung upaya Kejati Riau dalam menuntaskan kasus Taman Integritas secara tegas.
5. Mengajak rekan-rekan mahasiswa dan masyarakat di Provinsi Riau untuk turut bergabung dan merapatkan barisan untuk bersama-sama mengawal Kasus Korupsi tersebut dan segala Kasus Korupsi yang ada di Riau.
Demikian tuntutan ini kami sampaikan. (RB/yopi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…