RIAUBOOK.COM - Alvin Fitrihadi, pengurus DPP Laskar Muda Melayu Riau (LM2R) akan diberangkatkan ke Kota Semarang pada acara Future Leader Summit (FLS) oleh Lembaga Nusantara Muda.
Organisasi Nasional Nusantara Muda yang didirikan 2011 silam berafiliansi mengembangkan ide-ide atau gagasan cerdas dari dari anak muda yang peka terhadap persoalan nasional.
"Kegiatan ini selama dua hari, yaitu, Sabtu dan Minggu, 09-10 September 2017 mendatang," kata Alvin lewat rilis yang diterima RiauBook.com, Sabtu 5/8/2017) siang.
Kata dia, kegiatan ini adalah bentuk pempublikasian potensi-potensi, Ikon-ikon, hingga penumbuhan bakat generasi muda se Indonesia.
Agenda pertemuan pemuda/i terpilih dari 25.512 orang pendaftar hanya 240 orang dari seluruh indonesia dengan membahas persoalan sosial nasional.
Alvin Fitrihadi dengan penuh semangat menyatakan kesiapannya dalam mensosialisasikan ikon yang ada di Negeri Lancang Kuning ini, seperti Candi Muara Takus di Kampar, makanan khas sagu di Kepulauan Meranti, wisata bono di Pelalawan dan istana kerajaan di Siak serta ikon lainnya di Riau.
Kata dia, sudah saatnya semua pihak mengambil peran untuk mengembangkan pemikiran serta gagasan untuk memajukan Riau, termasuk di sektor pariwisata.
"Mesti di viralkan dan tugas kitalah selaku pengemban estetapet kepemimpian kedepannya yang siap memajukan Riau tercinta ini, gemilang, terbilang dan cemerlang," katanya menambahkan.
Ketua Umum DPP LM2R-Provinsi Riau Jefrizal Centai turut mengapresiasi anggotanya yang punya bakat dan semangat yang kuat untuk membesarkan Negeri dan nama baik keorganisasian di kencah nasional.
"Even-even ini mesti didukung oleh semua kalangan dan suport moral maupun moril adalah hal mendasar dalam kesuksesan agenda tersebut.
Sehubungan surat pendelegasian dan lainnya sudah rampung, hanya menunggu hari H lagi," katanya.
Ia menambahkan, penjawantahan nilai-nilai kebudayaan Negeri, kritis terhadap persoalan bangsa dan berpartisipasi dalam pembagunan negeri yang bermartabat dan berwibawa adalah tugas bersama, hal ini tidak bisa dengan perpecahan bahkan terkontaminasi "politik kotor" ataupun jiwa-jiwa kerdil serta semangat yang tipis.
"Mesti kerja keras, kemampuan mengeluarkan Ide-ide kreatif, gagasan yang super, nilai-nilai kebudayaan dan relegius yang berkualitas," katanya lagi.
Dan ini, lanjutnya, adalah pondasi yang tidak bisa dilepaskan, guna menggapai impian masa depan yang bisa digunakan demi kemajuan negeri melayu ini.
Sebagai Organisasi yang lahir dari Rahim pergerakan dan semangat generasi muda Riau, menurut dia adalah hal yang wajar, melakukan apa yang tidak mampu dikerjakan organisasi lain, berfikir apa yang belum terfikirkan lembaga-lembaga lain, karena potensial dan kreativitas adalah ciri khas Pengurus Laskar Muda Melayu Riau (LM2R).
Ketua umum menambahkan, Alvin Fitrihadi adalah Kabid Kepemudaan dan Olah raga DPP LM2R, merupakan posisi strategis dalam memajukan organisasi tersebut, melalui keilmuan dan nalar kritis yang ia miliki.
"Maka tumbuhkembangkanlah bakat dan potensi itu sebagai bentuk keberadaan dan eksistensi Laskar Muda melayu Riau tetap di hati rakyat Provinsi Riau tercinta," Jefrizal Centai mengalhiri. (RB/rls)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…