Opini

Bangsa Cakap Indonesia

Jika kita diminta untuk membicarakan tentang Negara "Indonesia" apa yang terlintas dalam benak pikiran kita. Tentunya pertama kalinya ketika kita diminta untuk membicarakan Indonesia hal yang sering muncul adalah suatu negara yang indah dan kaya raya akan suku budayanya, adat istiadat, kekayaan alam yang melimpah dengan dilengkapi keindahan yang dimilikinya yaitu sungai-sungai yang jernih, pengunungan yang tinggih semampai, dataran rendah maupun tinggi yang subur yang cocok untuk bercocok tanam serta pantai-pantai dengan lautan biru yang terhampar luas disetiap pulau yang ada di Indonesia.

Sebagai bukti kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia sebagaimana kita semua ketahui, yang tercatat didalam buku sejarah bahwa begitu banyak rempah-rempah yang dimiliki oleh negara ini. Kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia membuat negara-negara asing tertarik serta tergiur untuk menguasainya sehingga negara asing menjajah tanah air Indonesia. Kurang lebih tiga setengah abad Belanda dan tiga setengah tahun Jepang telah menjajah, merebut kekayaan serta sempat menguasai negara Indonesia ini, akan tetapi perjuangan pahlawan pada zaman dahulu tidak membiarkan begitu saja negara dan bangsa dijajah oleh negara asing. Para pahlawan telah berhasil merampas itu semua dan mengembalikan kembali negara kepada rakyat Indonesia.

Wahai pemuda-pemudi bangsa yang hidup hari ini seharusnya kita bersyukur bisa menikmati hasil dari perjuangan pahlawan yang telah merebut kembali negara dari kaum penjajah, mereka rela mati memperjuangkan dirinya hingga ikhlas menumpahkan darahnya demi tanah air tercinta Indonesia.

Yang menjadi pertanyaan "bagaimana kita sebagai pemuda-pemudi harapan bangsa saat ini?". Apa yang telah kita lakukan dan bagaimana perjuangan yang harus kita lakukan untuk melanjutkan serta menghargai jasa para pahlawan? Mari sama-sama kita renungkan. Tidak dapat dipungkiri bahwa generasi pada saat ini adalah generasi yang dapat dikatakan sebagai generasi yang buruk. Mengapa demikian? apa kalian para pemuda-pemudi marah ketika dibilang sebagai generasi yang buruk?

Wahai pemuda-pemudi kenapa mesti marah dengan itu semua jika pada kenyataanya itu benar, tak sadarkah kalian dengan yang telah kalian lakukan saat ini.

Penulis sendiri juga menyadari dan menerima jika genarasi saat ini dikatakan sebagai generasi yang buruk. Ya, kenapa tidak dan harus marah? Kita semua tahu fakta yang ada telah buktinya bahwa pada saat ini banyaknya perilaku yang terjadi dikalangan pemuda-pemudi diantaranya permainan judi berkedok game social media (Cyber Gambling), kekerasan dan pelecehan melalui internet (Cyber Bullying), pornografi melalui internet serta video asusila dengan gambar-gambar bugil dan tidak senonoh (Porn) , penculikan dengan kenalan di social media (Cyber Stalking), serta informasi tidak benar di internet (hoax) dan penipuan transaksi online (Cyber Fraud). Diperkuat dengan data dan fakta (Kominfo, 2016) bahwa total populasi manusia didunia lebih kurang 259.1 Juta jiwa, pengguna aktif internet 88.1 Juta jiwa, dan pengguna aktif media sosial 79.0 Juta Jiwa.

Generasi pemuda sekarang sibuk dengan dunia nya sendiri dan bersifat individualis. Mereka hanya lebih aktif dengan media sosial yang ada, serta senang dengan informasi yang tidak benar (hoax) dan beberapa tindakan yang lainnya seperti yang dijelaskan sebelumnya. Secara tidak langsung meskipun Indonesia sudah lama merdeka, akan tetapi pada saat ini kita masih dijajah tanpa kita sadari. Yang menjadi pertanyaan "siapakah yang menjajah ?", banyak yang tidak menyadari bahwa pada saat ini kita masih dijajah oleh diri kita sendiri termasuk generasi pemuda telah menjajah negara Indonesia.

Lalu, apa yang seharusnya yang kita lakukan agar kita tidak menjajah negara kita sendiri?, apa kamu sebagai pemuda akan diam saja terkait hal ini. Penulis percaya tentunya kita semua terutama para generasi muda yang hidup pada saat ini tidak akan diam saja tanpa melakukan sesuatu. Untuk itu kita sebagai generasi muda marilah sama-sama menjadi agen perubahan (agen of change), kepalkan tangan dan berteriak "BANGSA CAKAP INDONESIA" untuk terus berjuang demi tanah air Indonesia seperti yang telah dilakukan oleh para pahlawan dimasa penjajahan.

Pemuda sebagai agen of change memiliki artian bahwasanya dia terbuka dengan segala perubahan yang terjadi ditengah masyarakat sekaligus menjadai subjek dan objek perubahan itu sendiri. Dengan kata lain generasi pemuda adalah aktor, sutradara dalam sebuah pergelaran, tidak hanya itu pemuda merupakan suatu aset negara agar bisa maju berkembang dan berkembang.

Peran pemuda sebagai agent of change, iron stock dan sosial control mengharuskan pemuda untuk melek dan peduli dengan lingkungan, sehingga dia akan mudah menyadari segala permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Karena bagaimanapun, hanya pemuda yang sadar dengan keadaan yang mampu dan layak mengusung perubahan. Sejarah yang telah mengukirkan banyak cerita tentang bagaimana peran pemuda dalam perubahan kondisi bangsa dan negaranya mulai dari zaman kenabian, zaman kolonialme hingga zaman reformasi.

Untuk itu marilah kita sebagai pemuda bangsa Indonesia mewujudkan "Bangsa Cakap Indonesia" . Menjadi bangsa CAKAP adalah bangsa yang Cerdas, Kreatif dan Produktif. Pertama, kita sebagai pemuda harus cerdas dalam memanfaatkan internet/lingkungan secara baik dalam arti tepat guna, aman sesuai etika, budaya, dan norma yang berlaku. Kedua, pemuda yang kreatif dalam menciptakan karya baru yang berpotensi memberikan manfaat dan nilai tambah. Ketiga, menjadi pemuda produktif kita harus mendapatkan atau memberikan manfaat yang maksimal dari penggunaan teknologi dan internet, untuk diri sendiri dan orang lain.

Jika ketiga hal tersebut diwujudkan oleh pemuda Indonesia maka Indonesia akan bebas dari penjajahan saat ini, serta generasi pemudanya bukanlah generasi pemuda yang buruk akan tetapi melainkan pemuda telah berhasil menghargai perjuangan para pahlawan dan dikenal sebagai generasi BANGSA CAKAP INDONESIA.

Sebagaimana presiden pertama Ir. Soekarno pernah mengatakan "berikanlah saya 10 pemuda maka saya akan bisa mengunjangkan dunia". Sepuluh pemuda saja bisa mengungcangkan dunia apalagi semua generasi pemuda yang hidup pada saat ini pastinya akan memberikan dan menjadikan negara Indonesia ini lebih baik.

Selain itu yang harus kita tanamkan pada diri kita sebagai pemuda adalah jangan pernah tanyakan apa yang telah diberikan oleh negara Indonesia untukmu, akan tetapi tanyakanlah pada dirimu sendiri apa yang telah kamu berikan untuk negara Indonesia hingga saat ini. Dan ingatlah sebagaimana hadits Rasullulah juga mengatakan untuk kita "kita sebagai manusia harus mencintai tanah air". (RB/yopi)

*Oleh Liya Fitrayana, penulis adalah mahasiswi jurusan Psikologi UIN Suska Riau. Aktif di organisasi Bem dan komunitas sosial.

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Bangkit Pemuda Indonesia

Dirgahayu Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke 44. Mengelola anak muda adalah PR besar kabinet Jokowi, anak muda saat ini…

Foto

Nasihat Hukum untuk Presiden PKS

Rasanya perlu memberikan pemahaman kepada presiden PKS Sohibuliman tentang negara hukum. Sebab pernyataan yang bersangkutan tentang status saya di partai…

Foto

Demokrasi Kita Terancam

Kelak, Kita akan menyimpulkan bahwa kompleksitas demokrasi ini memerlukan akumulasi kearifan. Bukan tangan besi atau tirani. Kearifan itu buah dari…

Foto

Setya Novanto Tersangka, Hadiah atau Musibah?

Ketika Fokus saat ini terkuras dengan Pro-Kontra kasus diterbitkannya Peraturan Pemerntah Pengganti Undang-Undang (PERPU) tentang Ormas oleh Pemerintah, rakyat dikejutkan…

Foto

Konferprov PWI Riau; Asa Peningkatan Kualitas dan Kesejahteraan Wartawan

Perhelatan Konferensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (Konferprov PWI) Riau telah usai. Pesta demokrasi wartawan Riau yang berlangsung di Pangkalan Kerinci,…

Foto

'Mati Suri' Pembangunan Daerah

Pemotongan anggaran kembali menghantui daerah dalam penyusunan APBD Perubahan 2017. Kondisi ini terjadi salah satunya karena kebijakan pemerintah pusat yang…

Foto

Surat Terbuka untuk Para Guru Besar Pendukung KPK

RIAUBOOK.COM - Ingin mengirim surat terbuka kepada Guru Besar KPK sebut saja demikian namanya. Sebagian mereka memakai Forum Rektor :Para…

Foto

Kembali Beraktivitas dengan Semangat Fitri

Setelah merayakan suasana Idul Fitri 1438 H, kini tiba saatnya kita semua menjalankan aktivitas keseharian seperti biasa.Berdasarkan Keputusan Presiden RI,…

Foto

KPK, Supermen dan Mitos Orang Pacaran

RIAUBOOK.COM - Lebih baik kita percayakan. Bahwa jika lembaga negara dibedah akan banyak peluang perbaikan kita lakukan.Jangan percaya lagi doktrin…

Foto

Pemberantasan Korupsi Harus Bersanding dengan Perlindungan Hak-hak Sipil

RIAUBOOK.COM - Saya cicil sedikit tulisan kecil soal Indonesia, Korea Selatan dan Korea secara umum. Setelah itu saya akan menceritakan…

Foto

Mukjizat Terbesar

RIAUBOOK.COM - Alquran sebagai mukjizat terbesar melewati tantangan para penyair, ahli retorika dan sastrawan Arab, seperti Musailamah, Lubaid bin Rabiah…

Foto

Sepandai-pandai Sembunyikan Kotoran Akan Bau Juga

RIAUBOOK.COM - Soal terbukanya borok KPK adalah hitungan hari. sepandai-pandai sembunyikan kotoran pasti bau juga. Lebih baik KPK dari awal…

Foto

Triliunan Kasus di Depan Mata Tak Tampak, OTT Recehan di Seberang Lautan Tampak

RIAUBOOK.COM - Setiap DPR RI akan membuat pansus angket maka pasti sebuah skandal besar akan terungkap. Itulah yang terjadi pada…

Foto

Cerita Fiksi KPK

RIAUBOOK.COM - Kita lagi menunggu cerita 14 anggota DPR yang katanya mengembalikan uang ektp. Siapa mereka ya? Kenapa dilindungi ya?Kenapa…

Foto

Rahasia Malam Seribu Bulan

RIAUBOOK.COM - Ramadhan adalah bulan yang sarat keutamaan. Salah satu keutamaannya adalah adanya malam kemuliaan atau yang disebut dengan malam…

Foto

Menjadi Umat Terbaik

RIAUBOOK.COM - Secara teologis, kita semua yakin bahwa umat Islam adalah umat yang terbaik karena Allah SWT menyebutkannya dalam surah…

Foto

Yang tidak Mau Terbuka Pasti Punya Agenda Rahasia

RIAUBOOK.COM - Cek kosong kepada KPK jangan lagi diberikan. Sebab KPK pun bisa jadi tempat para pelindung korupsi. Bukti-bukti saya…

Foto

Dicari Segera Pemimpin yang Kuat Lagi Baik

RIAUBOOK.COM - Setuju dengan pak Fadlizon (wakil ketua DPR RI), bahwa Indonesia perlu orang kuat. Orang kuat yang baik. Kalau…

Foto

Ramadhan Luruskan Fitrah

RIAUBOOK.COM - Islam adalah agama fitrah karena segala ajarannya selaras dengan tabiat manusia sehingga Islam pada dasarnya mudah. Sumber ketidakbahagiaan…

Foto

KPK dan OTT Recehan

RIAUBOOK.COM - Pada malam ketika kita bisa merenung. Kita wajib memikirkan substansi. Negara adalah entitas rasional. Dan saya senang karena…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan