Riau Book - Kondisi proyek pembangunan Intake di Sungai Jurong yang asal jadi membuat Bupati Bengkalis Amril Mukminin kecewa, Kamis (3/11/2016).
Amril meminta PDAM Tirta Dharma Bengkalis dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkalis untuk membuat tim khusus untuk mengaudit hasil pekerjaan itu.
Sementara saat ini proyek bernilai Rp 11 milyar tersebut tengah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Sementara menunggu hasil audit dari BPK, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkalis melakukan langkah-langkah konkrit agar proyek pengelohan air bersih untuk melayani kecamatan Mandau, bisa difungsikan untuk kemaslahatan masyarakat.
"Apapun hasil dari BPK nanti akan kita terima, begitu juga dengan tim khusus yang dibentuk. Hasilnya akan kita sinergikan, jika memang salah tetap akan di proses sesuai dengan hukum yang ada," tegas suami Kasmarni itu.
Lebih lanjut Bupati Amril Mukminin menginginkan agar kehadiran proyek intake air baku Sungai Jurong ini, dalam jangka panjang bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat. Â
Mengingat, seiring pertumbuhan penduduk, kebutuhan air bersih untuk Kota Duri dan kecamatan Mandau, sangat mendesak.
"Kita menginginkan sarana ini bisa dimanfaatkan untuk jangka panjang. Tapi kondisinya saat ini belum bisa dimanfaatkan, makanya kami minta dibentuk tim khusus untuk mengiventarisir proyek ini hingga tuntas, sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya. (Doang)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…