Riau Book - Perbaikan bresting dolphin dermaga I Air Putih, Bengkalis sejak 21 Oktober lalu membuat penyeberangan berjadwal roll on roll off (Roro) terganggu bahkan terhenti. Sebab, dermaga II Air Putih yang baru selesai dibangun dan pemekaiannya diresmikan Bupati Bengkalis Amril Mukminin, tak bisa berfungsi karena tergantung air pasang.
Akibatnya, sejak 21 Oktober antrian kenderaan roda dua dan mobil serta penumpang di dermaga Air Putih (Bengkalis) dan di dermaga Sungai Selari (Sungai Pakning) terjadi siang dan malam. Mereka harus antri jam-jam untuk bisa menyeberangan dengan armada roll on roll off (Roro)
Situasi ini dimanfaatkan pemilik kapal pompong untuk menyeberangan penumpang dan sepeda motor dari Pelabuhan Cargo Bengkalis (Warga menamakannya pelabuhan BLJ) ke Sungai Selari, Sungai Pakning.
Tarifnyapun selangit. Satu orang ongkosnya Rp30 ribu. Sedangkan sepeda motor Rp100 ribu. Selain itu, pemilik sepeda motor harus merogoh kocek agi Rp 20 ribu untuk upah bongkar sesampai di Sungai Selari. Demikian juga sebaliknya.
Safaruddin pemilik kapal pompong kepada wartawan di Pelabuhan Cargo mengatakan, ongkos penumpang dan sepeda motor tersebut harus dibagi lagi untuk pemuda (agen tak resmi) yang mengisi pompongnya.
"Dari 30 ribu (ongkos penumpang) saya dapat 20 ribu. Sementara sepeda motor saya dapat 80 ribu, sisanya mereka (agen tak resmi)," kata Safaruddin.
Kendati terbilang mahal, warga Bengkalis yang mau ke Sungai Pakning dan sebaliknya terpaksa memakai jasa penyebeangan pompong, karena kalau ingin naik Roro harus menunggu 10-12 jam.
Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bengkalis, melalui Kepala Tata Usaha KSOP, Syafrizal ketika dikonfirmasi tentang izin berlayar kapal pompong tersebut mengatakan, tak ada izin.
Untuk itu, pihaknya akan mengecek tentang aktivitas penyeberangan orang dengan pompong dari Bengkalis-Sungai Pakning tersebut.
"Tak ada izin, itu (penyeberangan pompong) illegal. Kita pun belum tahu ada aktivitas kapal pompong digunakan untuk mengangkut orang dan sepeda motor dari Bengkalis ke Sungai Pakning dan sebaliknya," kata Syafrizal kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu siang.
Pantauan dilapangan, Rabu siang terlihat ada tiga buah kapal pompong yang membuka rute penyeberangan Bengkalis-Suangai Pakning di Pelabuhan Cargo. (Doang)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…