Menhan: Kita akan Bebaskan Sandera dari Abu Sayyaf, Jika Perlu Laksanakan Operasi Militer

Riau Book-Pemerintah akan melakukan segala cara demi membebaskan tujuh WNI yang disandera kelompok bersenjata di Filipina. Bahkan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan, operasi militer mungkin saja dilakukan jika kondisinya memaksa.

"Kami lakukan operasi militer kalau terpaksa," kata Ryamizard di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Namun pemerintah masih mengupayakan cara lain untuk menghindari jatuhnya korban jiwa. Sebab dalam operasi militer, kata Ryamizard, pasti terjadi baku tembak antara militer dengan kelompok penyandera. Padahal menurutnya, keselamatan sandera adalah hal utama.

"Kami tidak ingin sandera mati, jadi kita upayakan yang terbaik," ujarnya seperti dilansir dari CNNIndonesia.

Ryamizard juga mengaku sudah meminta Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk menyiapkan upaya pembebasan sandera. Kerja sama dengan Filipina akan dilakukan seperti pembebasan sandera sebelumnya.

Dia menyampaikan, untuk menyelamatkan sandera di negara lain harus seizin pemerintah setempat. Karena itu, dia akan berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan Filipina. Bahkan jika diperlukan, Ryamizard menyatakan siap berangkat ke Filipina sore ini.

"Setelah ini saya akan telepon Menteri Pertahanan Filipina. Bila perlu ke sana, di sana nanti negosiasi," katanya.

Saat ini posisi sandera belum bisa dipastikan keberadaannya. Tim yang dibentuk pemerintah, yaitu Crisis Center, masih melakukan investigasi hingga beberapa hari ke depan. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Crisis Center memiliki lima tugas utama dalam perkara ini.

Di antaranya, mengindentifikasi masalah ini secara tajam, serta mencari siapa yang melakukan penyanderaan dan di mana lokasinya. Selain itu, tim tersebut juga diminta mencari tahu kaitan penyanderaan kali ini dengan yang sebelumnya.

"Mereka mencari keterangan-keterangan lain untuk menghasilkan opsi-opsi apa yang akan kita lakukan," kata Luhut.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menegaskan, Pemerintah Indonesia mengecam keras terulangnya penyanderaan terhadap WNI oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan. "Kejadian yang ketiga kalinya ini sangat tidak dapat ditoleransi," tegas Retno.

Retno juga menyampaikan, Indonesia akan melakukan semua cara yang memungkinkan untuk membebaskan para sandera. Keselamatan ketujuh WNI merupakan prioritas.

Kelompok bersenjata di Filipina melakukan penyanderaan terhadap ABK WNI dari kapal bendera Indonesia tugboat Charles 001 dan kapal tongkang Robby 152 di Laut Sulu Filipina Selatan. Penyanderaan terjadi pada 20 Juni 2016.

Menurut Retno, penyanderaan itu dilakukan dalam dua tahap. Pertama, sekitar pukul 11.30 (waktu setempat), berikutnya sekitar pukul 12.45 (waktu setempat). Penyanderaan dilakukan oleh dua kelompok bersenjata yang berbeda.

Pada saat terjadi penyanderaan, kapal membawa 13 orang ABK WNI; tujuh orang disandera dan enam lainnya dibebaskan. Retno mengatakan, saat ini keenam ABK yang dibebaskan dalam perjalanan membawa kapal TB Charles 001/ TK Robby 152 menuju ke Samarinda.(ria)

foto

Terkait

Foto

Jika Maju Lewat Parpol, Ahok Diprediksi Ditinggalkan Pendukung

Riau Book- Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz melihat, ada sejumlah kerugian yang akan dialami bakal calon…

Foto

PKS Pertanyakan Langkah Mendagri Batalkan 72 Perda Pendidikan

Riau Book- Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hadi Mulyadi meminta agar Menteri Dalam Negeri Tjahjo…

Foto

Soal Bantargebang, Pemprov DKI Siap Hadapi Gugatan Yusril

Riau Book - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan siap menghadapi gugatan dari pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, PT…

Foto

Rakyat Inggris Ingin Mengucapkan Selamat Tinggal pada Uni Eropa

Riau Book- British people has spoken — rakyat Inggris sudah punya kehendak bahwa nasib mereka ingin ditentukan sendiri dengan memutuskan…

Foto

Guru Besar UI: Soal Natuna, China Telah Ingkari ZEE

Riau Book-Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana mengatakan klaim China atas Traditional Fishing Ground yang didasarkan Sembilan…

Foto

Menko Polhukam Benarkan Tujuh WNI Disandera Abu Sayyaf

Riau Book-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan membenarkan adanya kabar penyanderaan warga negara Indonesia oleh kelompok…

Foto

Jokowi Serukan Perketat Penjagaan Laut Natuna

Riau Book- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menginstruksikan kepada Tentara Nasional Indonesia dan Badan Keamanan Laut untuk memperketat penjagaan laut.…

Foto

Balon Pilkada Ujian Kopetensi, Tak Hadir Dianggap Gugur

Riau Book- Plt Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat (PD) Provinsi Riau, Achmad, Kamis Pagi (23/06) langsung melakukan pemantauan…

Foto

Mantan Ketua JI: Menyerahlan Santoso!

Riau Book-Mantan Ketua Mantiqi (wilayah kekuasaan) III Jamaah Islamiyah (JI) Mohamad Nasir alias Nasir Abas menyerukan kepada seluruh kelompok sipil…

Foto

TNI Bangun Pangkalan Pangkalan Militer di Natuna

Riau Book- Tentara Nasional Indonesia tak hanya membangun pangkalan militer di Natuna —kepulauan kaya minyak bumi dan gas di barat…

Foto

Jokowi Rapat Terbatas di Kapal Perang Imam Bonjol Natuna

Riau Book- Presiden Joko Widodo dijadwalkan terbang ke perairan Natuna, Kamis (23/6/2016) pagi. Berdasarkan agenda resmi Istana, Presiden terbang ke…

Foto

Ahok: Saya Rasa Anak Muda Tak Mungkin Terima Rp30 Miliar

Riau Book - Relawan "Teman Ahok" tidak menerima aliran dana sebesar Rp 30 miliar dari pengembang reklamasi Teluk Jakarta, demikian…

Foto

Budi Gunawan Geser Bang Yos Jadi Kepala Badan Intelijen Negara

Riau Book- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai bijaksana jika menempatkan Komjen Pol Budi Gunawan (BG) sebagai Kepala Badan Intelijen Negara…

Foto

Menteri Susi: Menteri Cina Mana Janjimu, Hukum 9 Kapal Pencuri Ikan

Riau Book-Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan menagih janji pemerintah China untuk menghukum anak buah kapal mereka yang membawa…

Foto

PKS Rohul Santuni Anak Yatim

RIAU BOOK- Sedikitnya 200 kader dan simpatisan PKS Rokan Hulu menghadiri Iftor Jama'i bersama masyarakat di markas dakwah PKS Rokan…

Foto

Ini Susunan Pengurus Partai Golkar Riau, Dipimpin Arsyadjuliandi Rachman

Riau Book - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Setya Novanto melantik secara resmi pengurus Dewan Pimpinan Daerah…

Foto

Setyo Novanto Optimis Golkar Menangi Pilpres 2019

Riau Book- Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya (Golkar) Setya Novanto resmi melantik Arsadjuliandi Rahman sebagai Ketua DPD Golkar Provinsi…

Foto

PKS Merasa Lebih Baik Tanpa Fahri Hamzah

RIAU BOOK- Al Muzzammil Yusuf, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menjelaskan partai tidak bisa lagi membenarkan sikap Fahri Hamzah…

Foto

Inggris Keluar Uni Eropa, Kehilangan Jutaan Buruh Migran

RIAU BOOK-Jika Inggris keluar dari Uni Eropa.Hampir semua pekerja, termasuk di Inggris, butuh kopi yang biasa dibeli di kedai-kedai untuk…

Foto

Kata Amril, Semoga Golkar Semakin Dekat dengan Rakyat

Riau Book- Sebagai seorang kader Partai Golongan Karya (Golkar), Bupati Bengkalis Amril Mukminin berkesempatan menghadiri pelantikan ketua Dewan Pimpinan Daerah…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan