RIAU BOOK- Kadiseperindagkop Wan Bukhori mengakui, jelang Ramadan, harga bahan pokok mengalami kenaikan. Akan tetapi, kenaikan ini disebabkan beberapa faktor. Dari penelusuran di lapangan, penyebab utama kenaikan bahan pokok, karena Kabupaten Siak masih ketergantungan dari luar.
Adapun harga bahan pokok yang mengalami kenaikan, seperti, gula. Hal ini disebabkan karena petani di Jawa belum panen, sehingga pemerintah melakukan impor. Selain itu, cabai, beras, daging sapi, ayam, telur, mengalami kenaikan juga. "Naiknya sedikit, tak melonjak," kata Wan Bukhori, Jumat (27/5). Kenaikan ini tak bisa dihindari, karena mengacu pada hukum pasar, suplai dan permintaan. Ditambah lagi panen keperluan bahan pokok tak serentak. Walau naik, mantan Kadispendukcapil Siak ini memastikan stok barang tersedia dan mencukupi untuk keperluan masyarakat. Kenaikan yang terjadi di pasaran masih dalam batas yang wajar. Sebab kondisi belum stabil. Sekiranya sudah stabil harga kembali normal lagi.
"Saya sudah dialog dengan pedagang, kenaikan ini mau tak mau harus dilakukan. Sebab stok barang mulai berkurang akibat panen lambat," kata dia.
Bahkan, kenaikan ini bukan berasal dari pedagang tapi dari distributor yang menyalurkan. Ia juga mengingatkan walau kondisinya seperti itu, agar pedagang jangan menaikkan terlalu tinggi, sebab akan menyusahkan masyarakat dan pedagang sendiri, karena barangnya tak laku nantinya.
Apakah Disperindagkop tak melakukan operasi pasar? Dijelaskan dia, keinginan itu ada bagi warga miskin, sebagaimana biasanya menjelang Ramadan dilakukan. Akan tetapi, saat ini masih menunggu data validasi jumlah warga miskin.(RB)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita
Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…