Penting, Tanpa Sadar Banyak Orang Tua Melakukan Kebiasaan yang Bahayakan Anak, Apa Itu?

Riau Book - Sadar ataupun tidak sadar, banyak orang tua melakukan sejumlah kebiasaan yang menurut mereka baik tapi justru sesungguhnya malah menyelakakan si buah hati.

Kebiasaab apa saja itu?

Memberi makanan padat terlalu cepat.

Kebiasaan memberikan makanan padat terlalu cepat bagi bayi berusia di bawah 6 bulan merupakan kebiasaan yang sudah lama ada dan tersebar di mana-mana.

Seringkali hal ini malah sudah diturunkan dari generasi ke generasi. Ada yang beralasan supaya bayi cepat besar atau biar cepat kenyang.

Kenyataannya, bayi belum memiliki saluran cerna yang mampu mencerna makanan padat sebelum berusia 4 bulan.

jarang ada kejadian, bayi mengalami diare atau sembelit setelah diberikan makanan padat terlalu dini. Dalam kasus yang ekstrem, bahkan pernah terjadi bayi mengalami sumbatan pada usus dan harus dioperasi sebagai akibatnya.

Selain itu, pemberian makanan padat yang terlalu dini juga berisiko menyebabkan anak mengalami obesitas di kemudian hari.

Menyuapkan makanan secara paksa saat anak tidak mau makan.

Bukan cerita baru kalau ada orangtua yang kadang "mencekoki" anak yang sulit makan. Biasanya, karena si anak tidak mau makan atau makannya terlalu lama.

Mencekok di sini, maksudnya adalah memaksa anak memakan/meminum yang diberikan oleh orang tuanya. Ada pula yang mencekok anak dengan memberikan jamu yang diharap akan membuat anak senang makan.

Kadang bila anak memberontak, bahkan ada yang sampai juga dipegangi badannya agar makanan dapat dimasukkan ke dalam mulut anak.

Sesungguhnya, tindakan ini sangat berbahaya bagi kesehatan. Pemberian makanan atau minuman secara paksa, atau ketika anak sedang menangis dan berontak, memiliki risiko terjadinya aspirasi (masuknya) makanan/minuman ke saluran napas atau tersedak. Kedua hal ini dapat berakibat fatal bagi anak, apalagi bila masih bayi.

Mengunyah dan meniup-niup makanan sebelum diberikan ke anak.

Ada beberapa orangtua yang punya kebiasaan mengunyahkan makanan sebelum diberikan kepada bayinya. Tujuannya, agar lebih mudah ditelan oleh sang bayi atau anak.

Makanan yang akan diberikan ini dimasukkan ke dalam mulut orangtua, dikunyah sampai lumat, lalu dikeluarkan lagi dari mulut dan diberikan pada bayi/anak.

Dari sisi kebersihan, hal ini tidak dapat dibenarkan. Bagaimanapun rongga mulut seseorang mengandung berbagai kuman, yang bila diberikan pada bayi justru dapat menyebarkan penyakit.

Selain itu, ada pula yang bila akan menyuapkan makanan pada anak, makanannya ditiup-tiup dahulu. Nah, jangan salah, dengan ditiup-tiup, berbagai kuman yang ada di rongga mulut dapat terlontar pula ke makanan tersebut.

Membuat sufor dengan air hangat dari dispenser.

Tak jarang orangtua melarutkan susu formula menggunakan air hangat dari dispenser. Dengan asumsi, air hangat sudah cukup untuk melarutkan susu secara merata, maka tidak usah sampai mendidih.

Sebenarnya, membuat sufor yang benar adalah dengan menyediakan air panas yang sampai mendidih, lalu diamkan beberapa saat sekitar 15—20 menit sampai suhu turun, namun masih di atas 700C. Setelah itu, masukkan air panas tersebut ke dalam botol susu, lalu masukkan bubuk sufor sesuai takaran, dan aduk/kocok perlahan sampai merata.

Mengapa air dari dispenser menjadi masalah? Air panas yang dihasilkan dari dispenser sering kali tidak mencapai suhu di atas 700C.

bubuk sufor sesungguhnya tidaklah steril. Bila dilarutkan dengan air bersuhu di bawah 700C, maka masih ada kemungkinan terdapat bakteri dalam bubuk sufor yang tidak mati.

Memberikan madu pada bayi di bawah 1 tahun.

Madu memang diketahui memiliki berbagai khasiat bagi kesehatan. Karenanya, tak jarang ada orangtua yang memberikan madu pada bayinya dengan maksud agar semakin sehat.

Namun, sesungguhnya pemberian madu bagi bayi berusia di bawah 1 tahun tidak dianjurkan. Ini karena memiliki risiko masuknya spora dari kuman Clostridium botulinum dan dapat berakibat gangguan saraf yang berat.

pada usia di bawah 1 tahun, saluran cerna belum sempurna sehingga tidak dapat "menahan"dampak dari spora ini.

Sakit flu namun tetap mencium-cium anak.

Sakit flu bisa menyerang siapa saja. Masalahnya, bila Mama atau Papa yang terkena, kadang dapat menjadi sumber penularan pada bayi/anak. Bagi sebagian besar orang dewasa, sakit flu ringan—dengan gejala batuk pilek—sering kali tidak memberikan dampak berarti bagi aktivitas sehari-hari.

Di sisi lain, orangtua tentu ingin sekali selalu berdekatan dan menciumi anaknya yang lucu dan menggemaskan. Padahal, hal ini termasuk kebiasaan orangtua yang berisiko pada anak.

Nah, bila kebiasaan menciumi anak ini tidak dibatasi ketika sedang flu, tak jarang justru menyebabkan anak tertular. Jangan lupa, penularan penyakit flu adalah melalui percikan ludah/bersin yang terhirup oleh orang lain.

Salah satu cara mengatasinya sebenarnya tidak sulit, yaitu selama sakit dan berdekatan dengan anak, selalu menggunakan masker untuk menutup mulut dan hidung, agar tidak menjadi sumber penularan bagi si kecil.

Orangtua perokok menggendong dan cium si kecil.

Tidak sedikit papa yang merokok. Masalahnya, tak jarang para papa ini setelah pulang bekerja dan masih bau rokok, ketika tiba di rumah ingin segera mencium sang buah hati.

Alhasil, udara napas yang dikeluarkan masih mengandung zat dari asap rokok.

Meski tidak merokok di depan anak, dampaknya tetap ada. Kalau masih tercium bau rokok dari napas atau dari pakaian, sudah cukup membuat bayi/anak mengalami reaksi hipersensitif terhadap bau tersebut.

Hasilnya, tak jarang didapatkan kasus anak sering batuk-batuk ketika berdekatan dengan papanya yang perokok.

Malas cuci tangan sebelum menyiapkan dan memberikan makan.

Menyiapkan makanan bagi anak memang terkadang merepotkan. Tak jarang para mama lupa atau malah malas mencuci tangan hingga bersih dahulu sebelum memberikan makan pada anaknya.

Ketika tangan Mamayang tidak bersih ikut memegang makanan atau alat makannya, kuman yang ada di tangan dapat pula berpindah ke tubuh anak dan menjadikannya sakit. (RB/kpc)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai |

foto

Terkait

Foto

Laporkan Jika Keluarga Anda Jadi Korban Dokter Tak Bertanggung Jawab

Riau Book - Masyarakat dituntut untuk mengetahui pelayanan kesehatan yang bermutu meski pada kenyataannya, selama ini masih banyak warga miskin…

Foto

Sudah Tahu? Ternyata Semangka dan Ubi Bisa Tingkatkan Gairah Seks

Riau Book - Bagi siapapu yang telah hidup berpasangan, seks adalah kebutuhan yang tidak lepas sehingga harus diketahui pula bagaimana…

Foto

Enam Senyawa Penyebab Bau Kaus Kaki Hilang dengan Beberapa Tahap pencucian

RIAU BOOK- Ada apa dengan bau kaus kaki? Meskipun sudah dicuci dan dibersihkan, kadang bau kaus kaki masih tidak segar,…

Foto

Jaga Kesehatan Paru-paru dan Jantung dengan Tes Rockport

Riau Book- Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir melalui semua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas terus menggelar kegiatan tes Rockport bagi…

Foto

Awas Ini Bisa Buat Hancur, Jangan Gunakan Kosmetik Ini Pada Wajah

Riau Book - Banyak wanita melakukan berbagai cara untuk mendapatkan Wajah canti, salah satu berinovasi dengan menggunakan kosmetik yang sesungguhnya…

Foto

Awas! Ini Bahaya Seks Oral

Riau Book - Banyak pasangan selalu berfantasi dalam bercinta, salah satunya seperti adegan di film biru, yakni sels oral. …

Foto

Mengapa Bayi Dilarang Bepergian Sebelum 40 Hari, Ini Jawabnnya

Riau Book- Dianjurkan sebelum berusia 40 hari bayi tidak dibawa bepergian ke tempat umum, kecuali untuk pemeriksaan kesehatan dan imunisasi.…

Foto

Tahukah? Miskin Itu Sehat, Bukan Menderita

Riau Book - Banyak orang berebut untuk mencari kekayaan, namun setelah di dapat mereka lupa bahwa hidup berlebihan atau foya…

Foto

Ini Inovasi BNN dan Rumah Sakit di Pekanbaru Tekan Pengguna Narkoba

Riau Book - Peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di sejumlah wilayah kabupaten/kota di Riau kian parah seiring menjamurkan tempat-tempat hiburan…

Foto

Waspada Demam Berdarah, 19 Kelurahan di Dumai Disebar Bubuk Abate

Riau Book - Pihak Dinas Kesehatan Kota Dumai, Riau, membagikan 1,45 ton bubuk abate kepada masyarakat yang tersebar di 19…

Foto

Inilah Obat Cantik yang Sempurna, Tanpa Zat Kimia, Tanpa Efek Samping

Riau Book - Kecantikan alami wanita diera perkembangan teknologi yang kian pesat saat ini sudah sangat jarang ditemui, sebagian besar…

Foto

Awas, Celana Dalam Jenis Ini Bisa Buat Wanita Mandul

Riau Book - Siapa bilang resiko mandul hanya disebabkan faktor keturunan dan pola makan saja, malahan celana dalam berbahan katun…

Foto

Kalau Ingin Sehat Jangan Lakukan 5 Kebiasaan Ini Usai Bekerja

Riau Book - Banyak orang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun banyak yang lupa bagaimana menjaga kesehatan. Daftar kesalahan…

Foto

Plt Gubernur Riau Berharap Anak-anak Lebih Bergairah

Riau Book - Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengharapkan bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah langit-langit dapat membangkitkan…

Foto

Hasil Penelitian, Ternyata Wanita Setiap Hari Memikirkan Seks

Riau Book - Pria mana yang menyangka, ternyata kebutuhan seks wanita nyaris menyerupa kebutuhan seks pria, nggak percaya?Sebuah penelitian di…

Foto

Ternyata, Ponsel Tidak Menyebabkan Kanker Otak

Riau Book - Beberapa tahun terakhir, banyak informasi dari para ilmuwan yang mengatakan bahaya radiasi ponsel dapat memicu pertumbuhan tumor…

Foto

Ketahui Kebutuhan Seks Pasangan Anda Lewat Zodiak Berikut

Riau Book - Tidak banyak yang tahu, bahwa zodiak ternyata bisa mengungkap banyak hal, termasuk tentang kepribadian seksual, fetish, dan…

Foto

Jangan Simpan Sikat Gigi dan Pisau Cukur di Kamar Mandi, Ini Alasannya

Riau Book - Banyak orang lupa akan kesehatan yang lebih baik, terutama tent:ang kesehatan di dalam kamar mandi yang bisa…

Foto

Ternyata, Kesehatan Sangat Mempengaruhi Ekonomi

Riau Book- Ternyata manfaat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tidak hanya bagi kesehatan, tetapi berpengaruh terhadap ekonomi.Seperti yang disampaikan…

Foto

Ini Cara Agar Anak Anda Tidak Jadi Pelaku Pemerkosaan

Riau Book - Kejahatan seks termasuk perkosaan seperti Pembunuhan YY, yaitu perkosaan pada anak di bawah umur, yang dilakukan oleh…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan