Inilah Sederetan Alumni HMI yang Terjerat Korupsi

Riau Book - Saut Situmorang sebelumnya dikecam atas pernyataan menuding banyak kader HMI yang setelah menjabat justru masuk dalam pusaran kejahatan korupsi, dan akibatnya pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut diseruduk oleh massa organisasi tertua itu.

Untuk menelusuri kebenaran atas pernyataan pimpinan KPK tersebut, redaksi riaubook.com mencoba melakukan penelusuran.

Dari data yang berhasil dihimpun, terdapat sejumlah alumni HMI tergerus arus liar korupsi sebegai tersangka/terdakwa/terpidana, mereka di antaranya yakni, Abdullah Puteh (mantan Ketua Umum HMI Cabang Bandung), Wa Ode Nurhayati (alumni HMI Papua), Zulkarnaen Djabar (mantan Ketua Umum HMI Cabang Ciputat), Haris Andi Surrahman (alumni HMI Makassar), Andi Alfian Mallarangeng (alumni HMI Yogyakarta), dan Anas Urbaningrum (mantan Ketua Umum PB HMI), serta satu lagi dari Riau adalah mantan Ketua Umum Pengurus Majelis Wilayah KAHMI Riau dan mantan Ketua DPRD Provinsi Riau, Johar Firdaus.

1. Abdullah Puteh

Puteh

Dia dijerat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Gubernur Aceh periode 2000-2005 terbukti melakukan korupsi terkait pengadaan 1 (satu) unit pesawat helikopter type MI-2, VIP Cabin, versi sipil tahun 2000-2001 dari pabrik Mil Moscow Helicopter Plant Rusia, senilai USD 1,250,000 atau setara Rp. 12,5 Miliar. Politisi Partai Golkar ini sudah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara pada 11 April 2005.

Mantan Anggota Majelis Pekerja Kongres PB HMI (1973-1975) ini akhirnya diputuskan bebas bersyarat pada 18 November 2009 setelah membayar uang ganti kasus senilai Rp 500 juta.

2. Wa Ode Nurhayati

Nurhayati

Dia merupakan terdakwa kasus dugaan suap pengurusan Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) tahun 2011 dan tidak pidana pencucian uang (TPPU). Kasus ini ditangani KPK.

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis 18 Oktober 2012 politisi mantan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR dari fraksi PAN ini divonis divonis 6 tahun karena terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap sebesar Rp 6,25 miliar dari tiga pengusaha dan pidana pencucian uang. Saat ini, kasus alumni STIA Karya Dharma, Merauke ini tengah masuk tahapan banding di pengadilan tingkat II.

3. Haris Andi Surrahman

Pria ini ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Kamis 22 November 2012. Kader Partai Golkar ini diduga melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau pasal 13 UU tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukuk Pidana (KUHP). Haris merupakan perantara bagi Wa Ode Nurhayati dan pemberi suap. Kasusnya saat ini masih dalam tahapan penyidikan untuk melengkapi berkas agar secepatnya bisa disidangkan di Pengadilan Tipikor

Menariknya dalam kasus DPID ini, saat sidang Wa Ode Nurhayati di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Nurhayati dan Haris dalam pemberian kesaksian saling bersahutan, perkenalan mereka karena sama-sama dari HMI. Apalagi saksi lain yakni Syarif Achmad juga membenarkan perkenalan karena HMI itu. Penulis yang hadir dalam persidangan kasus DPID Nurhayati, ibarat mendapat siraman cairan besi panas. Apalagi ada sejumlah uang yang diduga merupakan hasil TPPU Nurhayati turut mengalir ke beberapa kader HMI.

4. Zulkarnaen Djabar

Djabar

Kasus yang menjerat Zulkarnaen Djabar lebih mengerikan lagi. Alumni IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (sekarang UIN Jakarta) ini bahkan melakukan korupsi yang menjadi unsur penting dalam kehidupan umat muslim di manapun mereka berada, Al-Quran.

Setelah melalui reli panjang dari Jumat 29 Juni 2012 (penetapan tersangka oleh KPK), proses kasus yang juga menjerat anaknya, Dendy Prasetya Putra Zulkarnaen ini akhirnya divonis hakim pada Kamis 30 Mei 2013 di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Hakim menilai, mantan anggota Komisi VIII DPR ini dan anaknya telah mencidersi umat Islam dan dapat menghambat umat Islam dalam memenuhi kebutuhan beribadah dengan pemenuhan Al-Quran. Zulkarnaen 15 tahun penjara dan anaknya divonis divonis 8 tahun terkait pengadaan Al-Quran 2011-2012 dan laboratorium MTs tahun 2011 pada Kementerian Agama (Kemenag).

Selain vonis penjara, dua terdakwa itu masing-masing dikenakan denda Rp300 juta subsider satu bulan kurungan penjara. Majelis juga menjatuhkan pidana uang pengganti sebesar Rp 5,740 miliar untuk masing-masing. Dengan ketentuan apabila Terdakwa I dan Terdakwa II tidak membayar dalam kurun waktu bulan setelah putusan ini berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dilelang untuk dikembalikan ke negara. Apabila harta itu tidak mencukupi maka ayah anak itu dipidina penjara masing-masaing penjara selama dua tahun. Zulkarnaen yang merupakan mantan Bendahara Umum Partai Golkar ini sudah menyampaikan keinginan bandingnya.

Sandi komunikasi kasus suap Alquran ini bahkan cukup mencenggangkan. Karena menggunakan kata-kata yang lekat dengan telinga umat Islam Indonesia. Sandi-sandi yang digunakan yakni, santri (utusan/perantara), murtad (penyimpangan dari kesepkatan), imam (pejabat Kemenag), kiai (pejabat Kemenag), bahkan pengajian (pelelangan proyek).

5. Andi Alfian Mallarangeng

Andi

Alumni FISIPOL Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta tahun 1986 ini, dijerat KPK dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Sport Center pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Penetepannya sebagai tersangka saat ia masih menjabat Menpora pada Kabinet Indonesia Bersatu II. Selaku pengguna anggaran (PA) Kemenpora diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi terkait pembangunan/pengadaan/peningkatan sarana dan prasarana olah raga di Hambalang tahun anggaran 2010-2012. Penetapan disampaikan KPK secara resmi Jumat 7 Desember 2012. Kasusnya masih dalam tahapan penyidikan dan melengkapi berkas agar segera disidangkan.

6. Anas Urbaningrum

Anas

Terakhir yang cukup fenomenal dan menyita perhatian publik tentu saja Anas Urbaningrum. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini diduga menerima hadiah atau janji (suap) terkait pengurusan anggaran proyek Hambalang dan atau proyek-proyek lainnya. dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR 2009-2014. Sebagai mantan anggota DPR, Mantan Ketua Umum PB HMI ini disangka melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b dan atau pasal 11 UU tentang Pemberantasan Tipikor.

Banyak manuver yang terjadi pasca penetapan ini. Kebocoran draft surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) yang menyeret Ketua KPK Abraham Samad dan sekretarisnya (sudah dipecat karena terbukti sebagai pembocor) Wiwin Suwandi.

Kasus Anas ini bahkan menjadi perhatian publik terutama di kalangan HMI dan KAHMI. Sebagian di antaranya bahkan mendukung Anas dan menganggapnya hanya menjadi "korban" dalam kontalasi politik di Partai Demokrat. Ada juga yang memperkirakan Anas dapat lolos dari jeratan hukum seperti mantan Ketua DPR fraksi Partai Golkar Akbar Tandjung.

7. Akbar Tanjung

Akbar

Mantan Ketua Umum PB HMI Akbar Tanjung yang saat itu menjabat Ketua Umum Partai Golkar sempat menjadi tersangka di Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus korupsi dana Bulog senilai Rp 40 miliar.

Kasus ini diputus bersalah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Tapi, Mahkamah Agung (MA) memutus Akbar tidak bersalah dalam kasus yang populer disebut Buloggate II itu.

Di era reformasi dan kehadiran KPK, ada juga alumni lain HMI lainnya yang sempat disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi. Mereka yakni; Tamsil Linrung (Pimpinan Kolektif Nasional KAHMI periode 2009-2012 dan Anggota Banggar DPR fraksi PKS) yang disebut-sebut terlibat kasus DPID, Bambang Soesatyo (Presidium Nasional KAHMI 2012-2017 dan anggota Komisi III DPR fraksi Golkar) dan Azis Syamsuddin (alumni HMI Jakarta dan dan anggota Komisi III DPR fraksi Golkar) yang disebut-sebut terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Mabes Polri.

8. Johar Firdaus

Johar

Berikutnya, M Johar Firdaus (Ketua Umum Pengurus Majelis Wilayah KAHMI Riau dan Ketua DPRD Provinsi Riau) disebut-sebut dalam kasus dugaan suap revisi Perda PON Riau 2012 dan dugaan suap APBDP 2015.

Tapi terakhir, Johar malah harus berurusan dengan KPK setelah hasil pengembangan menemukan bukti keterlibatan Johar dalam suap APBD Riau.

Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama Bupati Rokan Hulu (Rohul), Suparman.

Ada juga Priyo Budi Santoso (alumni HMI Yogyakarta dan Wakil Ketua DPR fraksi Golkar), yang sempat disebut-sebut terlibat kasus dugaan korupsi Al-Quran. Serta M Fachruddin (Ketua Umum PB HMI 1999-2002 dan mantan Staf Ahli Menpora) yang disebut-sebut ikut serta dengan tersangka Hambalang Deddy Kusdinar (mantan Pejabat Pembuat Komitmen/Pimpro Hambalang) mengantarkan uang miliaran rupiah kepada Andi Zulkarnain Mallarangeng (Choel Mallarangeng).

Para alumni HMI yang sempat disebut-sebut terlibat korupsi itu sudah membantah keterlibatan mereka dalam berbagai kesempatan. Artinya, sampai saat ini tidak boleh ada justifikasi apapun terhadap keterlibatan mereka, sebelum ada bukti-bukti dan fakta-fakta hukum yang ditemukan penegak hukum dan pengadilan.

Menariknya, Koordinator Presidium Kahmi Mahfud MD dalam berbagai kesempatan menegaskan Kahmi tidak akan mendukung koruptor. Sekalipun orang itu adalah alumni HMI. Karena dukungan itu merupakan pengkhianatan.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini bahkan menyatakan akan mendukung penegakan hukum yang dilakukan KPK, Kejaksaan Agung (Kejagung), dan Polri. Khusunya dalam pemberantasan korupsi.

Sering Demo Korupsi

Demo

HMI merupakan salah satu organisasi mahasiswa yang kerap melaksanakan aksi demonstrasi, khususnya di Pekanbaru, Riau berkaitan dengan indikasi kasus-kasus korupsi.

Berbagai aksi unjuk rasa anti korupsi telah digencarkan organisasi ini. Mulai dari indikasi korupsi suap pengesahan APBD Perubahan 2014 dan APBD 2015 Riau, dugaan korupsi kehutanan, penurunan harga sembako dana lainnya.

Namun saat ini HMI sedang berada dalam dilema. Organisasi yang kerap menyuarakan dan berada pada garis pendukung pemberantasan korupsi justru menerima dana fantastis dari APBD Riau senilai Rp3 miliar untuk menyelenggarakan Kongres HMI.

Dana sebesar itu dikabarkan jauh lebih banyak dibandingkan dana untuk kepentingan publik dalam mengatasi persoalan kebakaran lahan gambut penyebab bencana asap yang hanya dialokasi sebesar kurang dari Rp2 miliar. (RB/fzr)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Setelah Diperiksa KPK Ahok Tersenyum, Mengapa?

Riau Book - Fakta unik muncul dari paras wajah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang keluar dari…

Foto

Tebus Cincin Pacar yang Tergadai, Pemuda Begal Motor

Riau Book- Rasa cinta yang begitu besar kepada kekasihnya membuat Saddam Husein (25), warga Jalan Tuba 4, Lorong Pembangunan 3,…

Foto

Ini Komentar Suparman Usai Diperiksa KPK

Riau Book- Bupati Rokan Hulu Suparman yang menjadi tersangka kasus dugaan pemberian suap terkait pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Foto

Memburu Kelompok Santoso di Penggunungan Poso, Operasi Tinombala Diperpanjang

Riau Book- Tim operasi Tinombala diperpanjang hingga 60 hari ke depan. Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar…

Foto

Tujuh Pembunuh dan Pemerkosa YN Divonis 10 Tahun, JPU Ngaku Puas

Riau Book- Majelis hakim memutuskan vonis 10 tahun penjara terhadap tujuh pelaku pemerkosa dan pembunuh Yn. Ketujuh pelaku itu berstatus…

Foto

Kekerasan Anak dan Perempuan Menyita Perhatian Publik, Pemerintah Siapkan Perppu

Riau Book- Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan, pemerintah akan menyiapkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) untuk…

Foto

Tiga perampok Bersenjata Todong Karyawan Ponsel di Pekanbaru

Riau Book- Diperkirakan tiga kawanan perampok bersenjata beraksi di Toko Ponsel Sukses Jaya kecamatan Tampan, Pekanbaru. Salah satu pelaku menodong,…

Foto

Operator SPBU Harus Memiliki Kehalian dalam Memadamkan Api, Begini Pembekalannya

Riau Book- Kepala pemasaran pertamina cabang sumbar-riau, Ardyan Adhitia, mengatakan pihaknya terus memberikan pelatihan tentang pengendalian dan memadamkan api bagi…

Foto

Ini Kronologi Penyeludupan Sabu dalam Kepala Ikan di Rutan Rohil

Riau Book- Beragam cara dilakukan para pelaku untuk menyeludupkan narkoba hingga sampai kepada pelanggannya. Seperti yang terjadi wilayah Cabang Rumah…

Foto

Digebuk Massa, Pelaku Pembunuhan Sadis di Mandau, Meregang Nyawa di Bukit Kapur

Riau Book- Kasus pembunuhan sadis di Desa Pamesi, Mandau, Bengkalis 5 Mei 2016 lalu terungkap sudah. HR (39) yang diduga…

Foto

Korban Kekerasan, Mayat Bocah Ditemukan Masih Mengenakan Segaram Sekolah

Riau Book- Diduga korban kekerasan, seorang bocah berusia 10 tahun yang sempat hilang dari rumah akhirnya ditemukan warga di Labuan…

Foto

Bandar Narkoba diamankan Bersama Tujuh Paket Sabu

Riau Book- Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku menangkap dua pengedar narkoba di Kota Ambon, RF dan Y, warga Jalan AY…

Foto

Polisi Bongkar Komplotan Spesialis Rumah Kosong, Satu Residivis Begal

Riau Book- Polisi membongkar komplotan spesialis pencurian di rumah kosong yang kerap beroperasi di wilayah Pantura. Dari empat tersangka yang…

Foto

Ahok Tak Takut KPK, Ini Alasannya

Riau Book - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini Selasa (10/5/2016) menjadwalkan ppemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki…

Foto

Polisi Bakar Mesin Penambang Emas Ilegal di Kuansing

Riau Book- Polres Kuantan Singingi (Kuansing) Riau, membakar enam mesin genset yang beroperasi dalam aktivitas penambangan emas tanpa izin alias…

Foto

Ini Sanksi PNS yang Melakukan Kekerasan Terhadap Mahasiswa di Riau

Riau Book- Pada acara dialog bersama dan konferensi pers yang dihadiri oleh pihak Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov), SKPD Universitas Riau…

Foto

Warga Binaan Lapas Pekanbaru Ikuti Ujian Nasional dengan Tertib dan Lancar

Riau Book- Pemandangan tidak biasanya terlihat dari sudut aula pusat kegiatan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Pekanbaru. Sepuluh…

Foto

Tiga Hari Hilang di Sungai Siak, Mayat Pemulung ditemukan Mengapung

Riau Book- Diperkirakan tiga hari hilang di perairan Sungai Siak, Pekanbaru, Riau, mayat seorang pemulung, Nazarudin Nur (70) ditemukan mengapung.…

Foto

Ahok Diperiksa KPK Terkait Suap

Riau Book - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami dugaan suap dalam pembahasan dua rancangan peraturan daerah (raperda) terkait…

Foto

Berpura-pura Rental Mobil Malah Bawa Kabur, Akhirnya Ketangkap

Riau Book - Sebuah kendaraan roda empat merek Toyota Avanza BM 1026 CE milik Eko (45) seorang pengusaha rental warga…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan