Corona atau Difteri?

RIAUBOOK.COM - Lebih dua tahun ini penduduk dunia hidup mencekam setelah wabah virus corona 19 dilaporkan secara gencar menjangkiti sebagian penduduk bumi dengan begitu cepat.

Namun tahukah? ada satu penyakit yang mirip dengan virus corona 19, sama cepat penularannya dan dampaknya juga bisa hingga pada kematian. Penyakit itu adalah difteri.

Penyakit difteri sudah ada jauh sebelum corona 19, namun kehadirannya tidak seheboh virus yang 'diledakkan' di Tiongkok dan AS itu.

Difteri merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Disebabkan oleh infeksi bakteriCorynebacterium diphteriae, kondisi ini umumnya ditularkan dari manusia ke manusia melalui sekret dari saluran pernapasan. Ya, Anda bisa tertular penyakit difteri meski hanya terpapar oleh percikan liur (droplet) yang keluar saat penderita batuk atau bersin.

Lebih parah dari itu, beberapa penelitian melaporkan bahwa difteri juga dapat menyebar melalui kontak dengan lesi kulit yang terbuka pada penderita.

Bahkan, melakukan kontak dengan objek yang terpapar bakteriC. diphteriaejuga disinyalir mampu menularkan penyakit tersebut.

Saat bakteri difteri mulai menginvasi, gejala biasanya akan muncul dalam 2–4 hari. Gejala tersebut sangat rentan berujung pada komplikasi, karena dilatari oleh racun yang dikeluarkan oleh bakteri penyebab difteri. Adapun beberapa komplikasi yang sering terjadi, yaitu:

Sistem pernapasan

Racun yang dihasilkan bakteri penyebabdifteriakan menyebabkan kematian jaringan, termasuk jaringan dalam sistem pernapasan. Akibatnya, jaringan mati tersebut akan membentuk lapisan tebal berwarna abu-abu yang dikenal denganpseudomembran.

Adanyapseudomembranmenutupi saluran pernapasan, sehingga menyebabkan kesulitan bernapas.

Tak berhenti di situ, bagian kecil daripseudomembrandapat terlepas lalu masuk lebih dalam hingga ke paru-paru. Alhasil, timbul reaksi peradangan luas pada paru-paru. Lebih lanjut, muncul risiko hilangnya sebagian atau seluruh fungsi normal paru-paru, di mana kejadian ini dikenal dengangagal napas.

Jantung

Racun yang berasal dari bakteri penyebab difteri dapat mencapai jantung dan menyebabkan peradangan pada otot jantung. Kondisi ini dikenal dengan sebutan miokarditis.

Padamiokarditis, irama jantung menjadi tidak teratur. Ada kemungkinan kondisi ini menetap secara permanen, bahkan setelah penderita sembuh dari difteri.

Pada keadaan yang lebih serius, miokarditis menyebabkan jantung menjadi lemah untuk memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga dapat menimbulkangagal jantung.

Saraf

Bakteri difteri dapat menyebabkan kerusakan pada saraf. Komplikasi yang terjadi bergantung pada saraf yang terkena.

Jika yang terkena adalah saraf di area mulut dan kerongkongan, maka penderita akan kesulitan menelan ataupun berbicara. Berkaitan dengan kondisi ini, penderita mungkin akan mengalami aspirasi (tersedak) yang berpotensi menyebabkan kematian.

Apabila yang terkena adalah saraf kranial, keluhan yang timbul adalah penglihatan kabur, mata juling, dan sebagainya.

Jika yang terkena adalah otot diafragma (otot yang memisahkan dada dan perut), penderitanya tidak dapat bernapas mandiri sehingga membutuhkan bantuan alat (ventilator). Kondisi ini berpotensi menyebabkan kematian.

Apabila yang terkena adalah otot pada kandung kemih, penderita akan menjadi sering berkemih, hanya mengeluarkan sedikit urine saat berkemih, atau sulit mengontrol keinginan berkemih (mengompol).

Jika yang terkena adalah otot pada anggota gerak, penderita akan benar-benar kesulitan untuk bergerak.

Difteri adalah kondisi yang mengkhawatirkan, karena sangat mungkin menyebabkan kematian. Diperkirakan bahwa 10–15% kasus difteri berujung pada keadaan fatal. Hal ini diduga berkaitan dengan komplikasi, khususnya sumbatan saluran napas oleh pseudomembran dan masalah pada jantung.

Oleh karena itu, jangan biarkan bakteri penyebab penyakit difteri hingga menjangkiti Anda ataupun keluarga tercinta. Segera dapatkan vaksin difteri di pusat kesehatan terdekat, dan lakukan vaksinasi ulang sesuai dengan jadwal yang disarankan.

Jika Anda merasakan gejala yang berkaitan dengan penyakit difteri, segera berobat ke dokter. Semakin dini dideteksi dan diatasi, semakin besar pula kemungkinan untuk terhindar dari komplikasi difteri.

(NB/ RVS)

foto

Terkait

Foto

Baru Saja Dilantik, Jenderal Andika Mutasi Danjen Kopassus

RIAUBOOK.COM - Jenderal Andika Perkasa baru saja dilantik menjadi Panglima TNI beberapa hari lalu, kini dia memutasi perwira tinggi, salah…

Foto

Wow, Upah Minimum Buruh Riau Tembus Rp2,9 Juta

RIAUBOOK.COM - Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau sudah ditetapkan oleh Gubernur Riau Syamsuar pada, Jumat (19/11/2021) dengan nilai mencapai Rp2,9 juta,…

Foto

Proses Transisi Energi Jokowi Tersandung Proyek 35.000 MW

RIAUBOOK.COM - Pengarahan Presiden Jokowi di depan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) yang…

Foto

Sejumlah Negara di Dunia Masih Terserang Corona, Berikut Datanya

RIAUBOOK.COM - Kasus penularan virus corona penyebab Covid-19 masih melanda seluruh dunia, dilaporkan penambahan kasus infeksi virus corona juga masih…

Foto

Ribuan Orang Tewas, Kartel Narkoba Meksiko Gantung 9 Jasad Saingan

RIAUBOOK.COM - Kabar mengerikan datang dari Meksiko, sebuah negara dengan tingkat kekejaman luar biasa akibat maraknya perdagangan barang haram narkoba.…

Foto

Prabowo Siap Perang? Ini Deretan Alutsista Yang Dibelinya

RIAUBOOK.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto membeli sejumlah alat utama sistem pertahanan (alutsista) dari dalam maupun luar negeri. Apakah…

Foto

Yang Lagi Butuh Kerja, Silahkan Pilih Pekerjaan Ini Gajinya Paling Besar

RIAUBOOK.COM - Ada yang tahu apa saja pekerjaan yang gajinya besar? Kerja apa saja yang gajinya tinggi? Pekerjaan apa yang…

Foto

BSSN Dorong TNI Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber

RIAUBOOK.COM - TNI didorong untuk membentuk Computer Security Incident Response Team (CSIRT) atau Tim Tanggap Insiden Siber untuk meningkatkan keamanan…

Foto

'Banjir' Kontes Ikan Cupang Usai Pandemi Covid-19

RIAUBOOK.COM - Pecinta atau penghobi cupang hias (betta fish) mulai ramai menyalurkan hobinya dengan menggelar ajang pertunjukan (kontes) kecantikan dan…

Foto

Hukum Mati Koruptor? Jangan Sekadar Jargon Politik!

RIAUBOOK.COM - Ide hukuman mati bagi para koruptor yang diusulkan pemerintah hingga penegak hukum kerap hanya sebatas jargon politik, demikian…

Foto

Hukuman Mati Koruptor? Segera!

RIAUBOOK.COM - Penerapan sanksi pidana mati terhadap pelaku tindak pidana korupsi harus segera diterapkan meski sejauh imi masih memiliki beberapa…

Foto

Jokowi Ingin Makmurkan Dunia, 'Indonesia Bisa'

RIAUBOOK.COM - Indonesia patut bersyukur dipercaya sebagai Presidensi G20 2022 dan ini akan dioptimalkan untuk kemakmuran dunia, demikian Presiden Joko…

Foto

Jenderal Andika Panglima TNI yang Baru

RIAUBOOK.COM - Jenderal Andika dilantik menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Rabu (17/11/2021)…

Foto

Anggota Komisi Fatwa MUI Ditangkap Densus, Ini Keterangan Resminya

RIAUBOOK.COM - Petinggi Majelis Ulama Indonesia (MUI) merilis keterangan tertulis terkait penangkapan anggota Komisi Fatwa berinisial ZA oleh Tim Densus…

Foto

Upah Minimum Riau Naik, Tapi Cuma...

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi Riau menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan penetapan upah minimum berdasarkan formula perhitungan dalam Peraturan Pemerintah (PP)…

Foto

Pahami Frasa-frasa Janggal Dalam Media Mainstream

BAHASA merupakan suatu alat komunikasi yang canggih untuk mempersatukan bangsa yang besar, dan negara ini diakui sebagai bangsa yang besar…

Foto

Hati-hati Bagi Isteri, Marahi Suami Bisa Dipenjara Seperti Kasus Ini

RIAUBOOK.COM - Kehidupan rumah tangga tak selamanya berjalan baik, terkadang antara suami dan isteri terjadi selisih paham yang mengakibatkan cekcok,…

Foto

Filipina Luncurkan Adidas Edisi Wayang Kulit, Katanya Itu Warisan Budaya Malaysia

RIAUBOOK.COM - Kabar buruk bagi budaya Indonesia, akun Instagram Adidas Filipina meluncurkan produk sepatu terbaru mereka yang bertema wayang kulit,…

Foto

Asep Ruhiat, Pengacara Kondang Calon Ketua Peradi Pekanbaru

RIAUBOOK.COM - Asep Ruhiat, pengacara kondang dan ternama telah resmi sebagai Bakal Calon Ketua Peradi Pekanbaru. Musyawarah Cabang Dewan…

Foto

Pengendara Sumbang PAD Rp136 Miliar, Untuk Apa Saja Uangnya Ya...

RIAUBOOK.COM - Program penghapusan sanksi administrasi atau denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Provinsi Riau memberi dampak positif bagi Pendapatan Asli…

Pendidikan