Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump.

Rabu, 11 Januari 2017 - 22:59 WIB 1580000

Abbas Surati Trump Agar Batalkan Pemindahan Kedubes ke al-Quds

Share ke BBM

Riau Book- Presiden Palestina Mahmoud Abbas melalui pesan meminta presiden AS terpilih Donald Trump, agar membatalkan rencana pemindahan kedutaannya ke ibu kota al-Quds. Pasalanya, pemindahan kedubes AS ke al-Quds adalah dukungan terhadap aneksasi al-Quds ke wilayah Otoritas Israel.

"Hal itu merupakan pelanggaran terhadap UU internasional, serta dapat merusak resolusi damai antara Israel dan Palestina," kata Abbas seperti dilansir ramallahnews, kemarin.

Selain itu, Abbas juga mengajukan permintaan kepada pemimpin dan organisasi internasional untuk mencegah pemindahan kedutaan AS ke al-Quds, serta memaksa Israel agar mematuhi hukum internasional.

Rencana Donald Trump memindahkan Kedutaan AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, memperlihatkan lobi Yahudi di bawah pemerintahan Trump masih kuat. Direktur Pusat Kajian Timur Tengah Universitas Indonesia, Abdul Muta'ali mengatakan, rencana pemindahan ini secara kasat mata merupakan perselingkuhan perdamaian antara AS dan Israel ini sebagai bukti nyata.

"Sekaligus ini menjadi bukti bahwa lobi Yahudi sebetulnya ada di belakang kemenangan Trump. Tanpa dukungan mereka agak mustahil ia menang," kata dia kepada Republika, belum lama ini.

Ia mengungkapkan, sebetulnya ada yang lebih menarik dari Diplomasi Presiden AS terpilih Donald Trump ini. Trump adalah bukti silent majority masyarat AS yg mengingatkan superioritas dan preman jalanan.

Benang merahnya dapat diambil bahwa Trump tidak serta merta berencana memidahkan kedubes AS untuk Israel ke Yerussalem tanpa perhitungan. Kebijakan ini pasti akan mendapat dukungan luas masyarakat AS yang telah memilihnya menjadi presiden. "Tanpa dukungan mereka agak mustahil ia menang. Dan tak ada makan siang gratis," ujarnya.

Trump berencana memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke ibukota baru yang diklaim Israel secara sepihak, Yerusalem timur. Walaupun dunia internasional tidak mengakui klaim sepihak Israel ini, namun AS dibawah presiden yang baru secara vulgar mendukung kebijakan negara zionis tersebut.(ria/rpc)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Ridho

Berita Terkini

604 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Rohul Dikukuhkan

Rabu, 11 Januari 2017 - 19:13 WIB

PAI Non PNS Terima SK dari Kemenag Siak

Rabu, 11 Januari 2017 - 18:50 WIB

Pejabat yang Terlantarkan Mobil Dinas Non Job

Rabu, 11 Januari 2017 - 18:36 WIB

Pidato Terakhir Barack Obama Mengharukan

Rabu, 11 Januari 2017 - 12:53 WIB

Jokowi Teken Inpres Gerakan Nasional Revolusi Mental

Rabu, 11 Januari 2017 - 12:22 WIB

Syamsuar Minta Kades Optimalkan Dana Desa

Selasa, 10 Januari 2017 - 23:11 WIB

288 Mahasiswa Unri Terima Beasiswa Pemprov Riau

Selasa, 10 Januari 2017 - 19:17 WIB

Dokumen DOB Diterima DPRD Pelalawan

Senin, 09 Januari 2017 - 23:50 WIB

Gempa Painan Juga Dirasakan di Padang Hingga Solok

Senin, 09 Januari 2017 - 23:15 WIB

Pelaku Jambret Tabrak Pengendara Lain Hingga Jatuh

Senin, 09 Januari 2017 - 22:48 WIB

3 Pj Kades di Sabak Auh Dilantik, Ini Pesan Camat

Senin, 09 Januari 2017 - 13:28 WIB

Biksu Budha Bubarkan Acara Maulid Nabi SAW di Myanmar

Senin, 09 Januari 2017 - 12:36 WIB

Astaga, Warga NYC Naik Kereta Tanpa Celana

Senin, 09 Januari 2017 - 12:25 WIB

Uji Kelayakan dan Kepatutan KIP dan KPID Riau Ditunda

Senin, 09 Januari 2017 - 10:53 WIB

Prabowo: Anak Proklamator Kok Dituduh Makar?

Minggu, 08 Januari 2017 - 21:28 WIB

Ini Peraturan Baru untuk Haji dan Umrah

Minggu, 08 Januari 2017 - 21:17 WIB

Trump Prioritaskan Pemindahan Kedubes ke Yerusalem

Minggu, 08 Januari 2017 - 20:25 WIB

Bendera OPM Berkibar di KJRI Melbourne, Australia Bungkam

Minggu, 08 Januari 2017 - 20:13 WIB

Belasan Orang Tewas Terkena Ledakan Bom Mobil di Baghdad

Minggu, 08 Januari 2017 - 20:10 WIB