Kepada Prajurit Paskhas Jokowi Berpesan Prajurit TNI untuk Mewaspadai Adu Domba

Riau Book- Pasca aksi Demo 4 November, ketika ratusan ribu bahkan jutaan rakyat Indonesia mendesak pemerintah memproses hukum kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Presiden Joko Widodo (Jokowi) seakan memperlihatkan superioritasnya sebagai kepala negara, melakukan safari ke pasukan-pasuka elit.


Selasa (15/11/2016) Jokowi menyambangi pasukan elit angkatan udara, Komando Korps Pasukan Khas (Mako Korps Paskhkas) TNI AU di Lanud Sulaiman Bandung, Jawa Barat. Safari ini adalah yang keempat dilakukannya, setelah sebelumnya Presiden Jokowi mendatangi tiga markas pasukan elit Indonesia, yaitu Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD di Cijantung; Markas Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri di Kelapa Dua, Depok; dan Markas Korps Marinir TNI AL di Cilandak Timur, Jakarta Selatan.

Di Mako Korps Paskhas, Presiden menekankan pentingnya loyalitas kepada negara Indonesia. Jokowi juga menginstruksikan prajurit yang mengenakan baret jingga itu untuk tak menolerir tindakan yang memecah belah bangsa Indonesia baik melalui provokasi dan politisasi.

"Berdirilah tegak di atas semua golongan, mengatasi kepentingan pribadi dan kelompok, untuk kejayaan Indonesia, untuk kejayaan Merah Putih. Jangan pernah mundur dari ancaman mereka yang ingin memecah belah bangsa kita, mengadu domba bangsa," ujar Jokowi melalui keterangan resmi, Selasa (15/11).

Di hadapan prajurit Paskhas TNI AU, Jokowi juga menegaskan kunjungannya ke markas TNI dan Polri untuk memberikan rasa tenteram dan aman kepada masyarakat. Khususnya, pascademo besar 4 November lalu.

"Saya datang ke markas-markas di TNI dan Polri ini untuk memberikan rasa tenteram bagi masyarakat. Karena pasukan semuanya pada posisi siap mengamankan negara. Jadi justru menentramkan. Negara aman, sangat aman," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Sebelum meninggalkan Markas Komando Kopaskhas, ia mengingatkan pasukan dengan mengutip pesan Presiden Soekarno, yakni bekerja tanpa pamrih dan tanpa menghitung untung dan rugi menjaga keberlangsungan bangsa.

Jokowi meninggalkan pesan kepada mereka melalui sebuah papan putih bertuliskan, "Tetaplah bangga menjadi Pasukan Baret Jingga, bekerjalah tanpa menghitung untung dan rugi, untuk kejayaan NKRI."

Dihadapan pasukan Kopassus, Brimob, dan Marinir, sebelumnya Jokowi menekankan tiga poin, yaitu legitimasi (legitimacy), keamanan (security), dan kebhinekaan (diversity) Indonesia.

Psywar Jokowi

Menurut Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjdjaran, kedatangan Jokowi ke markas pasukan elit Indonesia memiliki tiga makna.

Pertama, untuk menepis info yang sedang disebar oknum-oknum tertentu bahwa TNI-Polri tidak mendukung Jokowi.

"Ini bentuk psywar (perang urat syaraf) dan memberi sinyal. Menegaskan Jokowi solid mengontrol TNI Polri," kata Muradi.

Kedua, Jokowi ingin menunjukan kekuatan dan ketegasan dirinya baik dari sisi politik, keamanan, dan pertahanan.

Ketiga, Jokowi ingin menyampaikan pesan bahwa ia memiliki kekuasaan penuh atas TNI dan Polri. Artinya, tidak ada pihak lain yang bisa menggunakan kedua institusi itu untuk kepentingan pribadi.

"Penegasan secara politik bahwa dia bukan pemimpin yang diasumsikan pihak-pihak anti Jokowi, yaitu lemah dan tidak punya ketegasan. Dia mau membantah itu. Kunjungan itu juga penegasan Jokowi dalam mengontrol TNI dan Polisi," katanya.

Menurut Muradi, pesan ini penting dikeluarkan untuk mengingatkan para TNI dan Polri untuk tidak bertindak di luar tugas dan kewajibannya, apalagi masuk terlibat dalam politik praktis. (ria/cnni)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Masih Ada Dokumen Tambahan yang Dicari Polisi, Katanya untuk Melengkapi Perkara Ahok

Riau Book- Setelah tak bisa menghadirkan ahli tafsir dari Mesir yang mendadak sakit, saat ini penyidik Polisi masih mencari dokumen…

Foto

Penyitiran Al Maidah 51, Kata Ahok Dirinya Yakin tak Salah

Riau Book- Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan dirinya yakin tak salah, dalam kasus penistaan agama…

Foto

Hasil Gelar Perkara Ahok Rabu Diumumkan, Mabes Polri Masih Rahasiakan Waktu dan Tempat

Riau Book-Kesimpulan kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur non aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan diumukan Rabu…

Foto

Pelaku Teror Rumah Ibadah, Seperti Mengail di Air Keruh

Riau Book- Ketua DPR RI Ade Komaruddin, menyebutkan pelaku teror rumah ibadah, baik itu di Gereja Oikumene Samarinda dan Vihara…

Foto

Gelar Perkara Penistaan Agama Berlangsung Tertutup, Tanpa Sorotan Media

Riau Book-Gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan terhadap calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama masih berlangsung di…

Foto

Komisi III Pantau Gelar Perkara Kasus Ahok dari Jauh

Riau Book-Komisi III DPR sepakat tidak menghadiri gelar perkara penyelidikan kasus dugaan ‎penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).…

Foto

Edwar Sanger Ajak Karang Taruna Sukseskan Pilkada Pekanbaru 2017

Riau Book - Pelaksana tugas (Plt) Walikota Pekanbaru, Edwar Sanger mengajak Karang Taruna Pekanbaru untuk sama-sama membangun Kota Pekanbaru dan…

Foto

Warga Diminta tak Terprovokasi Pengalihan Isu Bom Samarinda

Riau Book- Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Tengku Zulkarnain meminta masyarakat tidak terprovokasi isu di media sosial yang ramai membicarakan…

Foto

28 Muslim Rohingya Tewas Ditembaki Militer Myanmar

Riau Book- Sebanyak 28 orang muslim Rohingya tewas setelah ditembak pasukan militer Myanmar, akhir pekan lalu di Utara Rakhine, menyusul…

Foto

Ulama Besar Mesir Panggil Pulang Syeikh Amr Wardani, Wanti-wanti Jangan Campuri Urusan Indonesia

Riau Book- Ulama besar Mesir, Grand Syekh Al Azhar Profesor Dr Ahmad Thayyib sudah memanggil Syekh Amr Wardani, ahli tafsir…

Foto

Untuk Kasus Ahok, Terpaksa 'Diimpor' Ahli Tafsir dari Mesir

Riau Book- Sungguh menyedihkan, dalam kasus penistaan Al Quran oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, terpaksa diimpor saksi ahli seorang…

Foto

Fadli Zon Sayangkan Polisi Datangkan Ahli Tafsir Mesir dalam Kasus Penistaan Al Quran

Riau Book- Tindakan polisi yang mendatangkan ahli tafsir dari Mesir dalam kasus penistaan Al Quran disayangkan oleh sejumlah tokoh masyarakat.…

Foto

Masya Allah, 481 Advokat Kawal Fatwa MUI terkait Penistaan Agama

Riau Book- Meski Ahok didampingi 100 pengacara yang mendampinginya dalam kasus penistaan Agama, membuat semangat juang advokat muslim…

Foto

MUI Khawatir Demo Lebih Besar Kembali Terjadi, Jika Ahok Lolos dari Hukum

Riau Book- Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah tegas mengatakan sikap, pernyataan yang dilontarkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah jelas…

Foto

Gempa Selandia Baru, Korban Sementara Dua Orang Tewas

Riau Book-Perdana Menteri Selandia Baru, John Key mengatakan jumlah korban yang tewas sementara akibat gempa yang terjadi di Selandia Baru…

Foto

Jalan Lintas Riau-Sumbar Longsor, Jalan Ditutup Sementara

Riau Book- Jalan lintas Riau-Sumatera Barat sempat ditutup sementara, setelah terjadi longsor di tiga titik. Namun, setelah alat berat dari…

Foto

Menerapkan Strategi Baru Anti Islamofobia di New York, Pasca Trump Terpilih

Riau Book- Pemerintah New York akan menerapkan strategi baru dalam mengatasi Islamofobia di kota tersebut, terutama setelah Donald Trump memenangkan…

Foto

Tiga Juta Orang Bakal Dideportasi dari AS, Program Utama Trump Setelah Jadi Presiden

Riau Book-Sejalan dengan rencana pembangungan di sepanjang perbatasan dengan Meksiko, sebanyak tiga juta orang akan dideportasi dari Amerika Serikat. Mereka…

Foto

MUI Enggan Tanggapi Kritik Gus Mus

Riau Book- Majelis Ulama Indonesia (MUI) enggan menanggapi kritik yang disampaikan mantan Rois Syuriah Nahdlatul Ulama (NU) KH Mustofa Bisri…

Foto

Selandia Baru Diguncang Gempa, Waspada Tsunami!

Riau Book- Sirene tanda peringatan Tsunami langsung berbunyi dan New Zealand emergency juga memberikan peringatan terjadinya tsunami, setelah Selandia Baru,…

Populer

Pendidikan