Orang Makassar

Riau Book - Jangan pernah mencurigai isi pembicaraan dari orang-orang Makassar yang sedang berkumpul rame-rame. Mereka tidak akan pernah serius. Orang Makassar itu, pabila beramai-ramai dan sepaham, hanya akan duduk dan makan-makan. Bila ramai dan tak sepaham, mereka akan tawuran…. eh, tentu saja yang ini kesimpulan sesat. Orang Makassar begitu pandai berkawan.

Tahu kan, orang Makassar itu siapa? Bukan suku Makassar belaka — seperti saya yang orang Toraja - tapi mereka yang pernah tinggal di Makassar dan lantas berkawan di kota itu. Tak sulit mengenali mereka. Jika berbicara, huruf vokalnya panjang-panjang. "Jaaaangan mi… aaaayolah. Buuuukan. Di maaaana ko…"

Tapi benar, orang Makassar sungguh pandai berkawan, dan pandai mengingat teman. Ke mana pun kaki melangkah, mereka saling mencari. Jika tak menemukan kawan lama di satu kota, mereka mencari warung coto Makassar, makanan khas dengan isi jeroan sapi — yang kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang orang Makassar itu, sejenis makanan hewan. Jika tak ke warung coto, mereka ke kedai kopi: warung kopi ala Makassar.

Dan kembali ke kalimat semula, orang Makassar bila berkumpul hanya akan makan-makan. Bercanda dan saling mencela. Tentu juga membual. Bukan pemandangan aneh, seorang dari mereka terbiasa bicara tentang angka-angka miliaran rupiah, aset properti, tanah, kontrak-kontrak pengadaan barang di sejumlah instansi dll. Setelah itu, ia beranjak pulang, bertanya ke penjaga kafe tentang jalur bis dalam kota. Ia bahkan tak punya kendaraan sendiri.

Di Jakarta, tak sulit bertemu orang Makassar. Datang sajalah ke Kafe Phoenam di Jl. Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat. Kami terbiasa mengantar rindu ke sana, rindu berjumpa kawan lama, rindu bercerita tentang kampung halaman, rindu membual dengan huruf vokal yang panjang.

Kafe Phoenam ini telah berdiri sejak seabad lalu di Kota Makassar, lalu anak-anak pemiliknya membuka cabang di Jakarta. Di Phoenam Menteng ada kakak beradik Albert dan Afu. Ada belasan pelayan kafe, tapi Albert selalu ikut duduk di meja pengunjung. Ia berpindah dari meja ke meja, ikut larut dalam celoteh dan mendengar banyak bualan. Dia juga punya banyak cerita, dari batu akik sampai keluhan tentang dirinya sendiri. Sampai-sampai, seorang kawan, Husain Abdullah pernah mengatakan: "Kalau Albert duduk di mejaku, saya ndak mau bayar. Soalnya, kitalah yang hibur dia…."

Hanya di Phoenam-lah, orang-orang Makassar bisa memesan kopi pukul 11 siang di hari Jumat, meminumnya separuh gelas lalu beranjak pergi dengan pesan: "Ini kopiku jangan diangkat dulu ya. Belum habis. Setelah sholat Jumat saya kembali." Dan ia tak kembali. Tapi kasir Phoenam punya daya ingat fotografis yang rumit. Nama dan wajah pemesan kopi separuh gelas tetap abadi, setidaknya di atas kuitansi.

Demikianlah kawan-kawan, ini bukan tinjauan sosiologi tentang orang Makassar. Anggap saja sebuah kesimpulan: orang Makassar, bila berkumpul rame-rame, hanya makan-makan. Tak ada yang serius. (RB/habir)

(dikutip dari FB Bang Tomi Lebang https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10204580424165201&id=1072002562)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Si Petir Dainichi

Riau Book - Inilah Showa yang disebut Mamoru Kodama sebagai "harta karun industri koi". Wajah koi ini berenang di…

Foto

China, Made In China

Riau Book - Mereka memang suka meniru. Menempuh jalan yang sama. Bahkan menjiplak mentah-mentah. Tapi dengan sedikit ubahan, dan menguasai…

Foto

Jalan di Inhil Ini Rawan Kecelakaan, Warga Pinta Pihak Terkait Untuk Memperhatikan

Riau Book - Di simpang tiga Jalan Baharudin Jusuf tepatnya di ujung Jalan Kembang Tembilahan, di sudut belakang Kantor Bupati…

Foto

Islam, Keberagaman, dan Ahok

Oleh: Dahnil Anzar Simanjuntak(Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah)Seorang pria paruh baya mendatangi saya setelah menyampaikan tabligh di salah satu…

Foto

Tak Harus Bilang Cantik

Riau Book - Media sosial menjadikan setiap orang kini adalah penulis. Segala gaya tulisan tersaji seperti aneka hidangan di meja…

Foto

Pungli !

Riau Book - Pada hari ulang tahunnya yang ke-lima-puluh, 20 September 1977, Laksamana Soedomo menerima hadiah kejutan dan dianggapnya begitu…

Foto

Pungli Birokrasi dan Gaya Hidup

Oleh: Bagus Santoso, anggota DPRD Provinsi Riau.Guncangan pungli begitu dahsyatnya. Meluas dan melebar ke penjuru sudut negeri. Selama ini pungli…

Foto

Pesta Jakarta

Riau Book - Sylviana Murni menawarkan buah-buahan di atas meja kepada Ahok. Senyum sang mantan None Jakarta tersungging manis. Ahok…

Foto

Gedung Sebelumnya yang Diperuntukkan untuk Unisi akan Difungsikan

Riau Book - Gedung tinggi yang terletak di Jalan Swarna Bumi Tembilahan, sebelumnya diperuntukkan untuk UNISI menjadi wacana baru tentang…

Foto

Rekanan !

Riau Book - M. Sanusi, bekas ketua komisi di DPRD DKI, punya banyak mobil, di antaranya sedan Audi A5 dan…

Foto

2 Tahun di Sisa Kepemimpinan, Bupati Inhil HM Wardan Rencanakan Buka Isolasi

Riau Book - Jalur transportasi darat memang masih menjadi masalah utama di Indragiri Hilir (Inhil). Seperti masih banyaknya desa yang…

Foto

Simalakama Biaya Pilkada

Oleh : Bagus SantosoTahapan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak kabupaten/ kota tahap kedua sudah dimulai. Di provinsi Riau…

Foto

Agama Tersakiti Ketika Hukum dan Agama Dipolitisasi

Kehidupan politik di Indonesia saat ini diibaratkan sebuah bola salju , seperti yang kita ketahui ada 1001 permasalahan yang di…

Foto

Wow !!! Becak Akan Diganti Bemo atau Kendaraan Bermesin, di Inhil

Riau Book - Kendaraan becak yang sudah lama menghiasi jalan Kota Tembilahan sebagai alternatif transportasi menyita perhatian Dewan Perwakilan Rakyat…

Foto

Xiaomi, China Sudah Jauh "Berlari" !

Riau Book - Tiga hari lagi, 25 Oktober 2016, salah satu raksasa teknologi China, Xiaomi, hendak meluncurkan produk telepon genggam…

Foto

Lebih Besar Pasak dari Tiang

Oleh: Bagus Santoso(Anggota DPRD Provinsi Riau, Fraksi PAN)Perda RAPBDP Provinsi Riau tahun 2016 akhirnya resmi " diketuk palu" pada angka…

Foto

Dua Tahun Jokowi, Indonesia yang Selalu Mengejutkan

Riau Book - Dua tahun sudah Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla berkuasa. Dua tahun pula mereka bertahta…

Foto

Tempe Bacem

Riau Book - Citra itu bukan sulap-menyulap. Tak ujug-ujug berubah menjadi bukan dirimu sendiri. Lama dikenal gampang marah, meledak-ledak,…

Foto

Tragedi Bencana Asap, jangan Ada Perayaan Berulang Duka

Pesan tegas dari Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayor Jenderal Lodewyk Pusung: "Saya marah, bubarkan Satgas Karlahut (Kebakaran Hutan dan…

Foto

Nasib Jembatan Siak 4

Oleh: Bagus Santoso(Anggota DPRD Provinsi Riau, Fraksi PAN)Angka 4 untuk menamai jembatan yang menghubungkan jalan Sudirman - Rumbai . Nama…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan